09:00 . Di Desa Karangdayu, Ada Sentra Pengasapan Ikan   |   08:00 . Petani Kalitidu Menyemai Refugia   |   07:00 . Ketahui Tanda Si Dia Memang Jodoh Ariska Puspita Anggraini   |   19:00 . Tahap I, Berkas Perkara Masih Dipelajari JPU   |   18:00 . Pemkab Siapkan Big Planning Peningkatan Penerimaan PAD   |   17:00 . Jamin Akses Pemasaran Produk UMKM di Bojonegoro   |   16:00 . Serapan Jagung Bulog Juga untuk Peternak   |   15:00 . Cempro Jawa Timur Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin   |   14:00 . Kemenag: Biaya ONH Tahun Ini Tak Naik   |   13:00 . Refugia, Si Cantik Pengendali OPT   |   12:00 . 22 Grup Ikuti SMA Muda Drumband Carnival   |   11:00 . Singgung Generasi Melenial, Siapkan Generasi Produktif   |   10:00 . Dinkes Sosialisasikan Pemberantasan Sarang Nyamuk 2 Minggu Sekali   |   09:00 . Sempat Grogi, Septian Telpon Orang Tua Sebelum Tanding   |   08:00 . Siswa SMAN 1 Sugihwaras ini Juara 2 Pencak Silat Asia Eropa   |  
Mon, 18 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 06 February 2019 09:00

Ada Kejar Paket, Disdik Klaim Angka Putus Sekolah Turun

Ada Kejar Paket, Disdik Klaim Angka Putus Sekolah Turun

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Warga Bojonegoro yang putus sekolah dari tahun ke tahun mengalami penurunan, hal tersebut seiring adanya Gerakan Ayo Sekolah (GAS) beberapa tahun lalu yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

Program itu mengajak anak putus sekolah untuk kembali belajar yakni dengan mengenyam pendidikan melalui Paket Kesetaraan.

"Tahun ajaran 2018/2019 Warga Belajar (WB) Paket dari semua jenjang ada sekitar 8.328 orang, jumlah itu terdiri dari paket C, B dan A," kata Kabid Paud dan Dikmas, Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Nandar.

Nandar mengungkapkan, dari jumlah itu pihaknya mengklaim terus mengalami penurunan, pasalnya setiap tahun warga yang lulus jumlahnya juga ada ribuan untuk paket kesetaraan C diikuti paket B, sedang untuklulusan kesetaraan paket A hanya ada ratusan.

"Jadi dengan jumlah lulusan itu, jumlah warga yang putus sekolah bisa dibilang terus berkurang," katanya.

Rinciannya menurut Nandar, untuk warga yang masih menjadi peserta paket kesetaraan yakni untuk paket C ada 5.650 orang, sedangkan untuk paket B 2.340 orang dan untuk paketA 338 orang.

Dengan data yang ada saat ini, Disdik mengklaim bahwa warga Bojonegoro sadar akan pentingnya mengenyam pendidikan, meski dulu pernah putus sekolah tapi kini melanjutkan belajar melalui pendidikan paket kesetaraan.

"Dengan begitu warga Bojonegoro juga memperoleh hak yang sama untuk pendidikan," tutup Nandar. [saf/mu]

Tag : angka putus sekolah, putus sekolah, kejar paket, paket kesetaraan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more