14:00 . Perak Kejurnas dari Fauzan untuk Jatim   |   13:00 . Fauzan, Atlet Bojonegoro Sabet Perak   |   12:00 . Pengisian Kekosongan Kepala SD Tunggu Persyaratan dan SK Bupati   |   11:00 . Konter di Cengungklung Terbakar   |   10:00 . Pipa PDAM di Dander dan Purwosari Bocor, Distribusi Air Terganggu   |   09:00 . Diduga Korsleting Listrik, Toko Ponsel di Cengungklung Terbakar   |   08:00 . Akibat Bakar Sampah, Rumpun Bambu di Balen Kembali Terbakar   |   07:00 . Konsumsi Makanan Manis Berlebihan Ikut Memicu Hipertensi   |   20:00 . Tembakau Virginia dan Jawa Lebih Dipilih Petani Bojonegoro   |   19:00 . Usai Laksanakan Rukun Haji, Sebagian Jemaah Laksanakan Thawaf Ifadloh   |   18:00 . Unsur Pimpinan Ditentukan DPP, DPC Demokrat Tunggu Keputusan   |   17:00 . Rumah dan Lahan Hutan Dominasi Kebakaran di Bojonegoro   |   16:00 . Akibat Bakar Sampah, Rumpun Bambu 0,2 Hektar Terbakar   |   15:00 . Ringankan Kekeringan, Banom NU Bersinergi Distribusikan Air Bersih   |   14:00 . Pertamina Memberikan Sinyal Groundbreaking Kilang   |  
Tue, 20 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 06 February 2019 16:00

Polemik Buku Tematik K-13

Disdikda Belum Terima Laporan

Disdikda Belum Terima Laporan

Reporter : M Safuan 

blokBojonegoro.com - Dalam buku pelajaran tematik terpadu kurikulum 2013 kelas V SD/MI, terdapat materi yang disinyalir bisa berakibat buruk jiha salah dipahami. Dalam buku yang diterbitkan Kemendikbud RI 2017 itu, terdapat salah satu tema yang isinya menyudutkan salah satu Ormas yang ada di Indonesia dengan penjelasan termasuk organisasi radikal. 

Terkait penjelasan yang ada pada tema 7 berjudul Peristiwa dalam Kehidupan, halaman 45 itu pihak Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro mengaku belum mengetahuinya.

"Saya belum mengetahui dan mengecek adanya materi yang menyinggung salah satu organisasi Islam yang dalam perjuangan dinyatakan radikal dalam isi buku tersebut," kata Plt Kasi Kurikulum SD, Disdik Bojonegoro, Bambang Agus Riyanto.

Selain itu, menurut Yanto sapaan akrabnya, pihaknya saat ini juga belum menerima aduan terkait isi materi tersebut, kalaupun ada laporan nantinya akan mengecek lebih dulu sekaligus memahami isi materi itu, dan setelah itu baru bisa mengambil sikap.

"Saat ini belum tahu apa isinya, Kalau pun untuk mencabut buku itu, pastinya nunggu intruksi dari Pusat," cakap Yanto kepada blokBojonegoro.com.

Yanto menambahkan, biasanya kalaupun ada permasalahan terkait isi materi, guru Mapel pastinya akan melaporkan ke Disdikda, namun hingga kini belum ada laporan. 

"Kemungkinan guru belum sampai menyampaikan pelajaran itu kepada siswa. Terlebih, saat ini Disdikda tengah mempersiapkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN)," beber Yanto.

Seperti diketahui, buku tematik K-13 itu mendapatkan perhatian Katib Syuriyah PCNU Jombang Ahmad Samsul Rijal yang menilai pendeskripsian atau penggambaran model perjuangan kelompok, khususnya NU seperti dalam buku tersebut tidaklah tepat karena digambarkan layaknya organisasi radikal.[saf/lis]

Tag : disdikda, nu, buku ajar

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat