17:00 . Menumbuhkan Partisipasi Pemilu   |   16:00 . Diduga Kelelahan, 4 Penyelenggara Pemilu Meninggal Dunia   |   15:00 . Buka Diklat Dasar KSR, Wakil Rektor 3 Ingin Seluruh Peserta Lolos Bersertifikat   |   14:00 . Diantar Masyarakat, Cakades Margomulyo Mulai Mendaftar   |   13:00 . EMCL Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan di Gayam   |   12:00 . Tinggal Satu Desa, Hitung Suara Di PPK Kecamatan Dander   |   11:00 . 34 Peserta, Tunjukkan Kemampuan Berbahasa Inggris dalam Speech Contest   |   10:00 . Diduga Darah Rendah, Pria ini Meninggal Saat Gali Lubang Septic Tank   |   09:00 . Kelola Keuangan Daerah, Pemprov Launching EKD   |   07:00 . 7 Tanda Anda Akan Diterima Kerja Setelah Interview   |   21:00 . Ketua FTBM Harap Pemkab Adakan Festival Hari Membaca   |   20:00 . Masih Lesu, Budaya Literasi di Bojonegoro Harus Digalakkan   |   19:00 . VIRAL..! PENTOL WAYAHE WAYAHE SAAT PEMILU   |   18:00 . Kampung Dekat Kali Brantas ini Menjadi Lebih Indah   |   17:00 . Kembangkan Pertanian Bojonegoro, Hara Gandeng Ponpes   |  
Wed, 24 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 06 February 2019 20:00

Hidup Sebatang Kara, Nenek Ini Tetap Semangat Bekerja

Hidup Sebatang Kara, Nenek Ini Tetap Semangat Bekerja

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Cuaca yang tidak begitu mendukung, di tambah lagi aroma bawang merah yang begitu menyengat di hidung, memaksa para tenaga batil (membersihkan bawang merah) menyeka mata berkali-kali dan menahan perih bak orang yang lagi bersedih.

Saat musim panen bawang merah seperti saat ini, tenaga para batil tentu sangat dibutuhkan. Kebanyakan mereka adalah ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Salah satunya adalah Dakirah.

Wanita 75 tahun ini masih tetap bersemangat membersihkan ujung bawang merah. Meskipun keringat menetes di keningnya yang sudah keriput.

Tanganya memang tak lihai lagi menggenggam pisau seperti yang lain, bahkan sering terluka, saat memisahkan bawang merah dari akar dan ujungnya yang kering.

Wanita lanjut usia itu mengaku dalam sehari bisa mengumpulkan bawang merah yang sudah dibersihkan paling banyak seberat 50 kilogram, itu berarti dalam sehari ia mendapatkan upah Rp25.000. Pasalnya upah setiap 1 kilogram bawang merah yang sudah bersih Rp500.

"Hidup itu harus dijalani, kalau tidak dijalani kita tidak hidup," tutur wanita 75 tahun warga Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Selain itu, Dakirah bercerita, hidupnya sekarang sebatang kara sejak ditinggal untuk selama-lamanya oleh suami tercinta.

Semenjak itu pula ia hidup sendiri dan akhir-akhir ini tidur di rumah keponakannya yang kebetulan bersebelahan dengan rumah Mbah Mo (bos bawang merah tempatnya sekarang bekerja).

"Meskipun hidup sendiri sebatang kara Mbah Rah (Dakirah) tidak dapat bantuan dari pemerintah," beber Musry'ah yang juga menjadi tenaga batil bersama Dakirah.

Teman-temanya sesama tenaga batil pun banyak yang empati melihat kehidupan Dakirah sehari-hari. Bahkan kalau tidak ada bawang merah seperti sekarang ini, Dakirah menjual tempe di pasar.

Dengan modal Rp80 ribu, wanita lanjut usia itu membeli tempe milik orang yang kemudian dijual lagi dengan untung yang tidak seberapa. Saat di wawancarai bB sebutan blokBojonegoro.com, Dakirah tidak mengaku pendapatanya sehari berapa.

"Yaa... yang penting bisa buat beli lauk," jawab Dakirah sambil senyum mengakhiri percakapan. [aim/mu]

Tag : BATIL, bawang, profil, nenek

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more