07:00 . Lihatlah, Bagaimana Stres pada Orangtua Bisa Sangat Melukai Anak   |   19:00 . 2 Orang Positif Covid-19 dari 2 Kecamatan Dinyatakan Sembuh   |   18:00 . Kabar Baik, Total 12 Pasien Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   15:00 . Masa Pandemi Covid-19, Penjualan Sepeda Motor Anjlok   |   14:00 . Meraup Rupiah dari Cairan Ajaib Kelinci   |   13:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Growok   |   12:00 . Kapolda Jatim: Surabaya Tiru Bojonegoro Perangi Covid-19   |   11:00 . Meski Sudah Ada Aplikasi Online, Dispendukcapil Tetap Layani Manual   |   10:00 . Panen Ale Pinggir Bengawan Solo   |   09:00 . Ini Jadwal PPDB Online Tingkat SMP   |   08:00 . Semangat Raup Rupiah dari Anyaman Bambu   |   07:00 . 3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Bayi Demam   |   22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |   21:00 . Sehari Sebelum Kecelakaan, Korban Buat Status Alam Kubur   |   20:00 . Tambahan 2 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |  
Fri, 05 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 06 February 2019 11:00

Makin Parah, Jalan PUK Kanor Membahayakan

Makin Parah, Jalan PUK Kanor Membahayakan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Kerusakan yang terjadi di jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Kanor, tepat di perbatasan Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo dan Desa Tejo Kecamatan Kanor, kondisinya makin parah dan tentu membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas.

Salah satu pengguna jalan, Agung Saputra, warga asal Desa Piyak Kecamatan Kanor mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama, ia pun mengaku resah dengan banyaknya lubang besar yang ada di jalan PUK tersebut.

Pasalnya jalan itu sangat ramai dilintasi warga dari berbagai Desa yang berada di wilayah Kanor dan sekitarnya, sehingga membuat warga yang melintas harus pelan dan ekstra hati-hati saat melewati jalan tersebut.

"Saya pernah hampir jatuh karena banyaknya lubang, dan ramainya kendaraan yang lewat terkadang membuat pengendara pecah konsentrasi," ucapnya, Rabu (6/2/2019).

Hal senada juga dikatakan Atik. Ia pun merasa resah dengan banyaknya lubang jalan, serta minimnya penerangan lampu saat malam hari.

Karena ia pedagang sayur yang setiap menjelang subuh sudah harus pergi ke pasar Sumberrejo untuk membeli barang-barang dagangannya.

"Setiap hari saya membawa barang bawaan banyak, dan melintasi jalan dengan kondisi yang rusak parah dan penerangan lampu minim. Jadi saya selalu ekstra hati-hati ketika melintasi jalan tersebut," ungkapnya.

Ia juga berharap agar pemerintah segera memperbaiki setiap ada jalan rusak, agar tidak ada masyarakat yang menjadi korban.

"Semoga cepat diperbaiki, karena ini juga sedang musim hujan dikhawatirkan jalan akan rusak lebih parah lagi," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com. [lin/mu]

Tag : jalan rusak, lubang, jalan berlubang, jalan maut, jalan raya, jalan puk, puk kanor, jalan kanor


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat