17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |   15:00 . EMCL Gelar Seminar Pemanfaatan Platform Berita Digital Kepada PBG Tuban   |   14:00 . Setelah Turun, Harga Cabai Mulai Naik   |   12:00 . Siswi SMKN I Sabet Juara Lomba Desain Batik Bengawan dan Kayangan Api   |   08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 06 February 2019 11:00

Makin Parah, Jalan PUK Kanor Membahayakan

Makin Parah, Jalan PUK Kanor Membahayakan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Kerusakan yang terjadi di jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Kanor, tepat di perbatasan Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo dan Desa Tejo Kecamatan Kanor, kondisinya makin parah dan tentu membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas.

Salah satu pengguna jalan, Agung Saputra, warga asal Desa Piyak Kecamatan Kanor mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama, ia pun mengaku resah dengan banyaknya lubang besar yang ada di jalan PUK tersebut.

Pasalnya jalan itu sangat ramai dilintasi warga dari berbagai Desa yang berada di wilayah Kanor dan sekitarnya, sehingga membuat warga yang melintas harus pelan dan ekstra hati-hati saat melewati jalan tersebut.

"Saya pernah hampir jatuh karena banyaknya lubang, dan ramainya kendaraan yang lewat terkadang membuat pengendara pecah konsentrasi," ucapnya, Rabu (6/2/2019).

Hal senada juga dikatakan Atik. Ia pun merasa resah dengan banyaknya lubang jalan, serta minimnya penerangan lampu saat malam hari.

Karena ia pedagang sayur yang setiap menjelang subuh sudah harus pergi ke pasar Sumberrejo untuk membeli barang-barang dagangannya.

"Setiap hari saya membawa barang bawaan banyak, dan melintasi jalan dengan kondisi yang rusak parah dan penerangan lampu minim. Jadi saya selalu ekstra hati-hati ketika melintasi jalan tersebut," ungkapnya.

Ia juga berharap agar pemerintah segera memperbaiki setiap ada jalan rusak, agar tidak ada masyarakat yang menjadi korban.

"Semoga cepat diperbaiki, karena ini juga sedang musim hujan dikhawatirkan jalan akan rusak lebih parah lagi," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com. [lin/mu]

Tag : jalan rusak, lubang, jalan berlubang, jalan maut, jalan raya, jalan puk, puk kanor, jalan kanor

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat