17:00 . Terus Menurun, Total Ada 56 Orang ODP di Bojonegoro   |   16:00 . Masa Belajar di Rumah Siswa Diperpanjang   |   15:00 . Masyarakat Tolak Gedung Pusdiklat Jadi RS Sementara Corona   |   14:00 . Petugas Gabungan Semprot Disinfektan Hingga Pelosok Bojonegoro   |   13:00 . Timsar Perluas Pencarian Korban Hingga Bengawan Solo   |   12:00 . Gugus Tugas Tejo Rutin Semprot Disinfektan   |   11:00 . Selain Masker, Tempat Cuci Tangan Laris Terjual   |   10:00 . Cuci Kendaraan, Gratis Masker dan Handsanitizer   |   09:00 . Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 3 April   |   07:00 . 6 Nasihat Terbaik untuk Sahabatmu yang Sedang Putus Cinta   |   06:00 . EMCL Berikan Alat Pencegahan Penyebaran Virus Corona   |   19:00 . Timsar Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Kedungbondo   |   18:00 . Sisir Sungai, Warga dan Tim SAR Cari Korban   |   17:00 . Total Ada 60 ODP dan 35 Orang Usai Pemantauan   |  
Sat, 04 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 07 February 2019 20:00

Warga Berdesak-desakan Urus Administrasi Kependudukan

IDFoS Dorong Pelayanan Dispendukdakcapil Berbasis IT

IDFoS Dorong Pelayanan Dispendukdakcapil Berbasis IT

Kontributor: Jamil

blokBojonegoro.com - Pemohon Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik dan Kartu Keluarga (KK) di Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Bojonegoro membludak.

Ruang pelayanan pun penuh dengan sesak lantaran saking banyaknya pemohon. Tak sedikit masyarakat Kota Ledre mengeluhkan pelayanan Dispendukcapil Bojonegoro ini.

Hal itu menuai beragam tanggapan, termasuk saran untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil). Seperti disampaikan IDFoS Indonesia Kabupaten Bojonegoro. IDFoS mendorong supaya pelayanan administrasi Dinas Kependusukan dan Catatan Sipil Bojonegoro harus berbasis Informasi dan Teknologi (IT).

"Kami mendorong supaya menerapkan aplikasi berbasis IT," kata Divisi Advokasi dan Lingkungan IDFoS Indonesia, Ainun Na'im kepada blokBojonegoro.com saat dikonformasi, Kamis (7/2/2019).

Hal itu, kata dia, untuk meningkatkan sarana dan prasaran disesuaikan dengan jumlah penggunan layanan. Pelayanan berbasis IT merupakan grand design jangka panjang.

Dispendukcapil, lanjut Na'im, seharusnya dapat mengantisipasi dengan peningkatan sarana dan prasarana yang disesuaikan jumlah pengguna layanan.

"Setelah itu melakukan perbaikan Standart Operating Procedure (SOP) yang berbasis IT," ucapnya.

Lalu, penjadwalan perkecamatan dalam pengurusan atau dengan melaksanakan layanan keliling. Untuk jangka pendeknya penjadwalan perkecamatan dan jangka panjangnya dengan IT.

Naim menilai, permasalahan utama dalam pelayanan di Dispendukcapil itu dapat disimpulkan menjadi tiga hal. Yakni, hardware (sarana dan prasarana dan alat). Software (sistem/sop/it) dan brainware (sumber daya manusia)

"Hal itulah yang harus dievaluasi dan diperbaiki," imbuh pria yang juga sebagai Penyuluh Pratama KPK ini. [mil/lis]

Tag : dispendukcapil, it, idfos


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat