19:00 . Tingkatkan Sdm Bidang IT, Pemkab Undang #Amazon   |   18:00 . Disperta Dorong Galakkan Tanam Porang   |   17:00 . 542 Mahasiswa Menerima Beasiswa dari Pemkab Bojonegoro Tahun 2019   |   16:00 . Sukseskan Pilkades, Polres Libatkan Da’i Kamtibmas   |   15:00 . Puskemas Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Atas Virus Corona   |   14:00 . Pemkab Siapkan Ketentuan Bagi Calon Kades Mengundurkan Diri   |   13:00 . Mahasiswa IAI Sunan Giri Bojonegoro Kenalkan Pemasaran Digital   |   12:00 . Enam Wanita di Eks Lokalisasi Diamankan, Satu Diduga Positif HIV   |   11:00 . Tingkatkan SDM Bidang IT, 160 Guru SMP Dilatih   |   10:00 . Wujudkan Era 4.0, Pemkab Hadirkan Amazon Web Service di Bojonegoro   |   09:00 . Perdes yang Antisipasi Pencuri Porang   |   08:00 . Hijaukan Desa, Babinsa dan Pemdes Sedeng Tanam Pohon   |   07:00 . Zodiak yang Beruntung Dalam Percintaan karena Sikap Tulusnya   |   17:00 . 550 Hektare Porang di Selatan Bojonegoro   |   16:00 . Kwarcab Pramuka Bojonegoro, Gelar Pitaran Pelatih Pembina   |  
Tue, 28 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 07 February 2019 20:00

Warga Berdesak-desakan Urus Administrasi Kependudukan

IDFoS Dorong Pelayanan Dispendukdakcapil Berbasis IT

IDFoS Dorong Pelayanan Dispendukdakcapil Berbasis IT

Kontributor: Jamil

blokBojonegoro.com - Pemohon Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik dan Kartu Keluarga (KK) di Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Bojonegoro membludak.

Ruang pelayanan pun penuh dengan sesak lantaran saking banyaknya pemohon. Tak sedikit masyarakat Kota Ledre mengeluhkan pelayanan Dispendukcapil Bojonegoro ini.

Hal itu menuai beragam tanggapan, termasuk saran untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil). Seperti disampaikan IDFoS Indonesia Kabupaten Bojonegoro. IDFoS mendorong supaya pelayanan administrasi Dinas Kependusukan dan Catatan Sipil Bojonegoro harus berbasis Informasi dan Teknologi (IT).

"Kami mendorong supaya menerapkan aplikasi berbasis IT," kata Divisi Advokasi dan Lingkungan IDFoS Indonesia, Ainun Na'im kepada blokBojonegoro.com saat dikonformasi, Kamis (7/2/2019).

Hal itu, kata dia, untuk meningkatkan sarana dan prasaran disesuaikan dengan jumlah penggunan layanan. Pelayanan berbasis IT merupakan grand design jangka panjang.

Dispendukcapil, lanjut Na'im, seharusnya dapat mengantisipasi dengan peningkatan sarana dan prasarana yang disesuaikan jumlah pengguna layanan.

"Setelah itu melakukan perbaikan Standart Operating Procedure (SOP) yang berbasis IT," ucapnya.

Lalu, penjadwalan perkecamatan dalam pengurusan atau dengan melaksanakan layanan keliling. Untuk jangka pendeknya penjadwalan perkecamatan dan jangka panjangnya dengan IT.

Naim menilai, permasalahan utama dalam pelayanan di Dispendukcapil itu dapat disimpulkan menjadi tiga hal. Yakni, hardware (sarana dan prasarana dan alat). Software (sistem/sop/it) dan brainware (sumber daya manusia)

"Hal itulah yang harus dievaluasi dan diperbaiki," imbuh pria yang juga sebagai Penyuluh Pratama KPK ini. [mil/lis]

Tag : dispendukcapil, it, idfos


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat