19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |   09:00 . Mantabkan Ketahanan Pangan, Kodim Bojonegoro Tanam Padi Perdana di lahan Demplot   |   08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 07 February 2019 22:00

Warga Berdesak-desakan Urus Administrasi Kependudukan

Minim Alat Pencetakan, Rencana Dianggarkan di P-ABPD 2019

Minim Alat Pencetakan, Rencana Dianggarkan di P-ABPD 2019

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik dan Kartu Keluarga (KK) di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bojonegoro penuh sesak lantaran minim alat pencetakan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bojonegoro, Chosim, mengakui bahwa masih minim alat pencetakan sehingga pemohon harus sedikit bersabar menunggu.

"Memang kami akui alat pencetakan masih minim," katanya kepada blokBojonegoro.com, Kamis (7/2/2019).

Saking banyaknya pemohon, tak heran petugas Dispendukcapil kuwalahan mengatur antrean. Dalam ruangan pelayanan pun udaranya cukup panas lantaran tidak ada pendingin (AC). Tak sedikit pemohon yang mengeluhkan kondisi tersebut.

Di pintu masuk ruang pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bojonegoro pun penuh dengan sesak. Banyak pemohon yang berdesakan, ingin terlebih dahulu masuk dan mengurus keperluan.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ali Mustofa mengatakan, supaya sistem pelayanan diperbaiki sesuai standar pelayanan. Perlu kiranya ada pembatasan, misalnya dalam satu hari dibatasi 600 pemohon.

Pihaknya merencanakan proses pencetakan e-KTP tidak hanya di Dispendukcapil saja, melainkan juga bisa dicetak di kecamatan masing-masing. Segingga, seluruh warga Bojonegoro tidak tumpah ruah dalam pelayanan terbatas ini.

"Anggaran kita kan banyak, nanti akan kita usulkan di P-APBD 2019 untuk pengadaan alat pencetakan, sehingga proses pencetakan juga bisa dilakukan di kecamatan," tutupnya. [yud/lis]

Tag : dispendukcapil, administrasi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat