08:00 . Wihadi Wiyanto Jabat Dewan Pembina, Majlis Kehormatan dan Wasekjen DPP Gerindra   |   07:00 . Migrain, Apa Sih Ciri-Ciri dan Penyebabnya?   |   20:00 . Rencana Dimulai November, Bojonegoro FC Tunggu Surat Resmi dari Asprov Jatim   |   18:00 . Dukung Santri Belajar di Masa Pandemi, PEPC Beri Vitamin dan Alat Sanitasi   |   13:00 . Rumpun Bambu Terbakar   |   12:00 . Rumpun Bambu di Ngradin Terbakar Akibat Api Sisa Pembakaran Hasil Panen Tebu   |   11:00 . Akhir Pekan, Harga Telur Ayam Turun   |   08:00 . Lawan Corona Tak Sebatas Jargon Belaka   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . Kemenag Lantik 4 Pejabat Fungsional Madrasah   |   20:00 . Warga Nglampin Gelar Sedekah Bumi di Tengah Pandemi   |   20:00 . Pembangunan Jalan Rigid di 24 Titik ini Sudah 100 Persen   |   19:00 . Pelaksanaan Tes Tulis Perangkat se Kecamatan Dander Ditunda   |   18:00 . Rapat Kerja, Wihadi Minta Ada Satpolair dan Kapal Patroli di Laut Tuban   |   12:00 . Terjaring Razia, 40 Orang Disidang di Pengadilan   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 08 February 2019 20:00

Keamanan Gedung Pemkab Bojonegoro

Dinilai Tidak Ramah Masyarakat, DPRD Soroti Kebijakan Bupati

Dinilai Tidak Ramah Masyarakat, DPRD Soroti Kebijakan Bupati

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Mulai hari ini, Jumat (8/2/2019), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro membatasi izin pengunjung Gedung Lantai 7. Menanggapi kebijakan ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menilai tidak ramah masyarakat Kota Ledre.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro, Anam Warsito mengetahui kebijakan yang diterapkan dengan alasan efisiensi dan efektifitas kinerja pegawai. "Namun model pengamanan tersebut malah akan semakin memberi kesan bahwa pejabat pemerintah mengambil jarak dengan rakyat yang dilayani," ucapnya.

Politisi Partai Gerindra itu juga menuturkan, padahal paradigma pemerintahan adalah meletakan pejabat sebagai pelayan masyarakat dan harus dekat dengan rakyat. Lihat saja lanjut Anam, zaman Gus Dur menjabat Presiden RI yang membebaskan Istana Negara untuk dikunjungi rakyat, agar rakyat bisa langsung menyampaikan aspirasi dan masalahnya kepada Presiden.

Sekaligus Gus Dur menghapus stigma bahwa hanya pejabat penting saja yang bisa masuk Istana Negara. Bahkan PKL (Pedagang Kaki Lima) pun dibebaskan untuk berjualan di depan Istana Negara. "Jadi jika ada Bupati membuat kebijakan dengan memperketat pengamanan dengan membatasi akses masyarakat ke Kantor Pemda Lantai 7 itu, adalah kebijakan yang tidak populis dan kemunduran," tuturnya.

Anam yang juga Ketua DPD KNPI Kabupaten Bojonegoro menambahkan, Gedung Pemkab Lantai 7 itu sebenarnya juga dibangun dari pajak yang dibayar olah rakyat sehingga akan membuat kesan kepada masyarakat bahwa Pejabat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro elitis dan ekslusif serta tidak merakyat.

"Padahal selama ini tidak pernah ada kasus pencurian di lingkungan Pemkab dan juga tidak ada kasus yamg mengancam keselamatan atau jiwa para pejabat Pemkab," pungkas Anam Warsito. [ito/lis]

Tag : bupati, pemkab, lantai


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat