11:00 . Ditemukan Meninggal, Korban Terseret Sejauh 8 Kilometer   |   10:00 . Diduga Takut, Banyak Pedagang Pasar Sumberrejo Tutup Stand   |   09:00 . Kades Sukorejo, Pasar Krempyeng Dipindah Sudah Difikirkan Matang   |   08:00 . Pedagang Tiga Pasar Tradisional di Rapid Test   |   07:00 . Pahami 4 Tanda Kekebalan Tubuh Sedang Melemah   |   19:00 . 1 Tambahan Baru, Kumulatif 52 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   18:00 . PBG Tuban: Kembangkan Inovasi, Lahirkan Prestasi   |   16:00 . Programmer Muda Asal Bojonegoro Bikin Aplikasi Bantu Pelayanan Warga   |   15:00 . Warga Desa Sukorejo Ingin Pasar Krempyeng Dibuka   |   14:00 . Tri Unggul EM, Resmi Jabat Ketua PN Bojonegoro   |   13:00 . Bagana Ansor Gondang Bantu Pencarian Korban   |   12:00 . Lebih Nyaman, UDD PMI Bojonegoro Resmikan Gedung Donor Baru   |   11:00 . Penerapan New Normal, Farida Hidayati Desak Pemerintah Pusat dan Daerah Perhatikan Pesantren   |   10:00 . Mengenal Lebih Dekat Arga Marvel, Penyanyi Asal Bojonegoro   |   09:00 . Pulang dari Ladang, Warga Gondang Terseret Arus Kali Kandangan   |  
Sat, 30 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 08 February 2019 18:00

DBH Migas Bojonegoro Tertinggi se Jatim

PMII: Politik Anggaran Harus Pro Rakyat

PMII: Politik Anggaran Harus Pro Rakyat

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bojonegoro berharap politik anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) Migas pro dengan rakyat. Pasalnya, masyarakat daerah penghasil harus sejahtera.

Ketua PC PMII Bojonegoro, M Nur Khayan mengatakan, alokasi DBH Migas Kabupaten Bojonegoro tahun ini sebesar Rp2,9 triliun lebih (Rp2.905.100.258.000). Terlebih porsi itu tertinggi se Jawa Timur.

"PMII Bojonegoro mendorong supaya Pemerintah Kabupaten dapat mengelola anggaran itu sebaik mungkin," katanya kepada blokBojonegoro.com, Jumat (8/2/2019).

PMII Bojonegoro akan mengawal pembangunan di Kabupaten Bojonegoro baik pembangunan fasilitas kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan, jembatan, dan pembangunan lain dalam rangka optimalisasi pelayanan.

Diharapkan, anggaran DBH Migas itu benar-benar untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat penghasil, khususnya masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Pun program pembangunan harus pro dengan rakyat.

"Kami siap mendukung dan menggagas pembangunan Bojonegoro," ucap Khayan.

Sementara itu, lanjut dia, Alokasi Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun ini pun cukup besar sekitar Rp4,6 triliun. Dapat disimpulkan, kata dia, saat ini anggaran Pemkab luar biasa.

"Nah, anggaran sebesar itu jangan sampai disalahgunakan oleh pemangku kebijakan," tandasnya.

Ia menegaskan, PMII Bojonegoro siap menggagas pembanguan di Kota Ledre yang pro dengan rakyat. Artinya, gagasan-gagasan cerdas PMII Bojonegoro bisa dijadikan bahan pertimbangan pemangku kebijakan. [yud/lis]

 

Tag : PMII, ANGGARAN, DBH


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat