20:00 . Aksi Para Santri Belajar Jadi Jurnalis   |   19:00 . Besok, 8.500 Santri dan Pelajar Upacara HSN 2019 di Alun-alun   |   18:00 . 30 Penyandang Difabel Diskusi Meningkatkan Produksi Chip Mocaf   |   17:00 . Geliat Meningkat, Eksportir Lirik UMKM Bojonegoro   |   16:00 . Tak Hanya Sekadar Kirab, 3.600 Santri Attanwir Tampilkan Kreatifitas   |   15:00 . Meriahkan Hari Santri, PonPes Attanwir Gelar Kirab Santri   |   14:00 . Wow....!! 3.600 Pelajar Sekolah Ini Pawai HSN 2019   |   13:00 . Koramil Baureno Kerja Bakti Bersih Rumah Terbakar bersama Warga   |   12:00 . Setelah ke China, Keripik Bojonegoro Diekspor ke Timur Tengah   |   11:00 . Inilah Tiga Urutan Hasil Test Calon Sekda Bojonegoro   |   10:00 . Sisa Satu Laga, Ini Komentar Pelatih Pasca Imbang Lawan PSG   |   09:00 . Persibo Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah 16 Besar Liga 3 Jatim   |   08:00 . Sinergi Dengan Pemkab, DPRD 'Ambyar' Digrebek Jonegaran   |   07:00 . Riset: Kanker Payudara Semakin Banyak Terjadi di Perempuan Usia Muda   |   21:00 . Upacara HJB ke-342, Pemkab Bojonegoro Berikan Penghargaan   |  
Tue, 22 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 08 February 2019 21:00

Tercatat 4.700 Ruang Kelas SD Butuh Perbaikan

Tercatat 4.700 Ruang Kelas SD Butuh Perbaikan

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Tahun 2019 ini Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro terus fokus melakukan rehab ruang kelas untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang membutuhkan perbaikan. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kerusakan ruang kelas masing-masing sekolah agar tidak semakin parah.

Kasi Sarana dan Prasana Disdikda Bojonegoro, M Zamroni mengatakan untuk SD ada 4.700 ruang kelas yang membutuhkan perbaikan, namun dari jumlah itu hanya ada 345 ruang kelas yang kategorinya rusak berat.

"Dari ratusan ruang kelas yang rusak berat di tahun 2019 ini akan ada total 70 ruang kelas yang direhab kembali baik SD dan SMP,"  terang Zamroni kepada blokBojonegoro.com, Jumat (8/2/2019).

Dirinya mengakui masih banyaknya ruang kelas yang belum diperbaiki dikarenakan keterbatasan anggaran. Apalagi, anggaran yang diperoleh juga diperuntukan untuk kebutuhan lain seperti pembelian alat kesenian hingga pembangunan untuk perpustakaan.

Untuk 2019 ini anggaran untuk jenjang SD hanya mendapatkan Rp12 miliar, nantinya jumlah anggaran itu bisa digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Adapun anggaran tersebut bersumber dari Dana Anggaran Khusus (DAK). Sedangkan untuk 2019 anggaran untuk SMP totalnya ada Rp13 miliar peruntukannya untuk rehab ruang kelas dan untuk kebutuhan lainnya.

"Diharapkan dengan anggaran itu, dapat mengcover sekolah yang memang sangat membutuhkan kualitas pendidikan di Bojonegoro salah satunya untuk pembangunan rehab," tandas Zamroni. [saf/lis]

 

Tag : kelas, disdikda, sd

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat