17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |   15:00 . EMCL Gelar Seminar Pemanfaatan Platform Berita Digital Kepada PBG Tuban   |   14:00 . Setelah Turun, Harga Cabai Mulai Naik   |   12:00 . Siswi SMKN I Sabet Juara Lomba Desain Batik Bengawan dan Kayangan Api   |   08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 10 February 2019 15:00

Hanyut di Bengawan Solo, Satu Korban Tenggelam Belum Ditemukan

Hanyut di Bengawan Solo, Satu Korban Tenggelam Belum Ditemukan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Upaya pencarian korban hanyut di Bengawan Solo, Desa Kabalan, Kecamatan Kanor terus dilakukan penelusuran oleh Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro meski hari sudah menjelang sore.

Data yang dihimpun blokBojonegoro, Sabtu, (9/2/2019) sore, sekitar pukul 17.30 WIB tiga orang sedang beraktivitas di Bengawan Solo dan tiba-tiba tenggelam. Ketiganya yakni Suwarno (45) belum ditemukan, Faris (11) terselamatkan, dan Muadim (46) terselamatkan.

Salah satu perangkat desa Kabalan, Nur Azhuri menjelaskan, Suwarno (korban) bersama anak korban  Faris dan Muadim sedang menarik jangkar perahu yang kondisinya nyangkut di dasar sungai. 

Saat berusaha mengangkat jangkar korban tidak kuat, dan akhirnya korban memutuskan untuk memotong tali jangkar. Namun, perahu tersebut justru malah tenggelam. Panik, ketiganya berusaha menyelamatkan diri. Saat Muadim dan Faris berhasil selamat, Suwarno hanyut terbawa arus.

"Hingga saat ini korban belum ditemukan," ungkapnya kepada blokBojonegoro.com, Minggu (10/2/2019).

Pencarian oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seta masyarakat bersama aparat keamanan masih terus dilakukan. 

"Semoga segera diketemukan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," pungkas Nur Azhuri. [lin/lis]

 

Tag : tenggelam, korban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat