19:00 . 1 Tambahan Baru, Kumulatif 52 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   18:00 . PBG Tuban: Kembangkan Inovasi, Lahirkan Prestasi   |   16:00 . Programmer Muda Asal Bojonegoro Bikin Aplikasi Bantu Pelayanan Warga   |   15:00 . Warga Desa Sukorejo Ingin Pasar Krempyeng Dibuka   |   14:00 . Tri Unggul EM, Resmi Jabat Ketua PN Bojonegoro   |   13:00 . Bagana Ansor Gondang Bantu Pencarian Korban   |   12:00 . Lebih Nyaman, UDD PMI Bojonegoro Resmikan Gedung Donor Baru   |   11:00 . Penerapan New Normal, Farida Hidayati Desak Pemerintah Pusat dan Daerah Perhatikan Pesantren   |   10:00 . Mengenal Lebih Dekat Arga Marvel, Penyanyi Asal Bojonegoro   |   09:00 . Pulang dari Ladang, Warga Gondang Terseret Arus Kali Kandangan   |   08:00 . Permudah Layanan Kependudukan, Pemkab Luncurkan Aplikasi Online   |   07:00 . 5 Cara Hilangkan Rasa Baper Terhadap Mantan   |   21:00 . UDD PMI Bojonegoro Meski Idul Fitri Stok Darah Aman   |   20:00 . Tambah 1 Lagi di Kota, Kumulatif 51 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Kepohbaru   |  
Sat, 30 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 10 February 2019 15:00

Hanyut di Bengawan Solo, Satu Korban Tenggelam Belum Ditemukan

Hanyut di Bengawan Solo, Satu Korban Tenggelam Belum Ditemukan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Upaya pencarian korban hanyut di Bengawan Solo, Desa Kabalan, Kecamatan Kanor terus dilakukan penelusuran oleh Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro meski hari sudah menjelang sore.

Data yang dihimpun blokBojonegoro, Sabtu, (9/2/2019) sore, sekitar pukul 17.30 WIB tiga orang sedang beraktivitas di Bengawan Solo dan tiba-tiba tenggelam. Ketiganya yakni Suwarno (45) belum ditemukan, Faris (11) terselamatkan, dan Muadim (46) terselamatkan.

Salah satu perangkat desa Kabalan, Nur Azhuri menjelaskan, Suwarno (korban) bersama anak korban  Faris dan Muadim sedang menarik jangkar perahu yang kondisinya nyangkut di dasar sungai. 

Saat berusaha mengangkat jangkar korban tidak kuat, dan akhirnya korban memutuskan untuk memotong tali jangkar. Namun, perahu tersebut justru malah tenggelam. Panik, ketiganya berusaha menyelamatkan diri. Saat Muadim dan Faris berhasil selamat, Suwarno hanyut terbawa arus.

"Hingga saat ini korban belum ditemukan," ungkapnya kepada blokBojonegoro.com, Minggu (10/2/2019).

Pencarian oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seta masyarakat bersama aparat keamanan masih terus dilakukan. 

"Semoga segera diketemukan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," pungkas Nur Azhuri. [lin/lis]

 

Tag : tenggelam, korban


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat