09:00 . Di Desa Karangdayu, Ada Sentra Pengasapan Ikan   |   08:00 . Petani Kalitidu Menyemai Refugia   |   07:00 . Ketahui Tanda Si Dia Memang Jodoh Ariska Puspita Anggraini   |   19:00 . Tahap I, Berkas Perkara Masih Dipelajari JPU   |   18:00 . Pemkab Siapkan Big Planning Peningkatan Penerimaan PAD   |   17:00 . Jamin Akses Pemasaran Produk UMKM di Bojonegoro   |   16:00 . Serapan Jagung Bulog Juga untuk Peternak   |   15:00 . Cempro Jawa Timur Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin   |   14:00 . Kemenag: Biaya ONH Tahun Ini Tak Naik   |   13:00 . Refugia, Si Cantik Pengendali OPT   |   12:00 . 22 Grup Ikuti SMA Muda Drumband Carnival   |   11:00 . Singgung Generasi Melenial, Siapkan Generasi Produktif   |   10:00 . Dinkes Sosialisasikan Pemberantasan Sarang Nyamuk 2 Minggu Sekali   |   09:00 . Sempat Grogi, Septian Telpon Orang Tua Sebelum Tanding   |   08:00 . Siswa SMAN 1 Sugihwaras ini Juara 2 Pencak Silat Asia Eropa   |  
Mon, 18 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 10 February 2019 16:00

Longsor TPT Ngambon-Ngasem

Waspada Longsor Susulan, Butuh Penanganan Darurat

Waspada Longsor Susulan, Butuh Penanganan Darurat

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Akibat tembok penahan tanah  (TPT) di jalan poros Kecamatan Ngambon-Ngasem pada Kamis (7/2/2019) lalu longsor, masyarakat kecamatan setempat diminta waspada lantaran masih berpotensi longsor susulan.

Untuk mengantisipasi hal itu, pemerintah setempat diminta segera melakukan penanganan darurat, memasang bronjong penahan tanah/tebing untuk mengamankan jalan poros kecamatan tersebut.

Selain itu, perbaikan drainase/saluran air yang tepat. Sebab jalan poros kecamatan itu masih berpotensi terkena longsoran lanjutan. TPT yang longsor tepatnya di Dusun Karang, Desa/Kecamatan Ngambon.

"Kebutuhan mendesak adalah bronjong," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Bojonegoro, Eko Susanto kepada blokBojonegoro.com, Minggu (10/2/2019).

Sebelumnya, hujan intensitas tinggi terjadi diperparah dengan faktor-faktor lain di antaranya kondisi kemiringan lereng 75° hingga 90°, kondisi tanah mudah jenuh air dan bersifat lepas (endapan alluvial).

Kondisi tersebut menyebabkan bangunan yang ada (TPT, drainase, dan gapura) tidak mampu menahan tanah dan air yang ada, sehingga mendorong dan merusak bangunan di atasnya. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Pemasangan bronjong menunggu RAP teknisnya," ujar Eko menjelaskan.

Dampak bencana itu, dimensi longsoran terjadi sepanjang 9,50 meter, Lebar 8,90 meter dan Tinggi 2,60 meter. Kemudian, tembok penahan tanah sepanjang 9,5 meter rusak parah. Saluran air/drainase sepanjang 2 meter rusak parah.

"Dan satu unit gapura selamat datang rusak dan jalan poros Kecamatan Ngasem-Ngambon terancam tergerus longsoran," tutupnya. [yud/lis]

Tag : longsor, tpt

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more