18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |   10:00 . Suporter Persibo Sambut Mantan Pemain Persipura di Juanda Surabaya   |   09:00 . Festival Tari Thengul Internasional, ini Rangkaian Acaranya...   |   08:00 . Juli, di Bojonegoro ada Acara Berskala Internasional   |   07:00 . 8 Cara Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan untuk Anak   |   06:00 . Terima Kasih atas Dukungannya   |   23:00 . Intip Personil blokMedia Group   |   22:45 . Kue Ulang Tahun untuk Sang Bunda   |  
Tue, 25 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 10 February 2019 16:00

Longsor TPT Ngambon-Ngasem

Waspada Longsor Susulan, Butuh Penanganan Darurat

Waspada Longsor Susulan, Butuh Penanganan Darurat

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Akibat tembok penahan tanah  (TPT) di jalan poros Kecamatan Ngambon-Ngasem pada Kamis (7/2/2019) lalu longsor, masyarakat kecamatan setempat diminta waspada lantaran masih berpotensi longsor susulan.

Untuk mengantisipasi hal itu, pemerintah setempat diminta segera melakukan penanganan darurat, memasang bronjong penahan tanah/tebing untuk mengamankan jalan poros kecamatan tersebut.

Selain itu, perbaikan drainase/saluran air yang tepat. Sebab jalan poros kecamatan itu masih berpotensi terkena longsoran lanjutan. TPT yang longsor tepatnya di Dusun Karang, Desa/Kecamatan Ngambon.

"Kebutuhan mendesak adalah bronjong," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Bojonegoro, Eko Susanto kepada blokBojonegoro.com, Minggu (10/2/2019).

Sebelumnya, hujan intensitas tinggi terjadi diperparah dengan faktor-faktor lain di antaranya kondisi kemiringan lereng 75° hingga 90°, kondisi tanah mudah jenuh air dan bersifat lepas (endapan alluvial).

Kondisi tersebut menyebabkan bangunan yang ada (TPT, drainase, dan gapura) tidak mampu menahan tanah dan air yang ada, sehingga mendorong dan merusak bangunan di atasnya. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Pemasangan bronjong menunggu RAP teknisnya," ujar Eko menjelaskan.

Dampak bencana itu, dimensi longsoran terjadi sepanjang 9,50 meter, Lebar 8,90 meter dan Tinggi 2,60 meter. Kemudian, tembok penahan tanah sepanjang 9,5 meter rusak parah. Saluran air/drainase sepanjang 2 meter rusak parah.

"Dan satu unit gapura selamat datang rusak dan jalan poros Kecamatan Ngasem-Ngambon terancam tergerus longsoran," tutupnya. [yud/lis]

Tag : longsor, tpt

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat