21:00 . Berikut Kondisi IDM Bojonegoro 2019   |   20:00 . Truk Material Nahas di Jalan Waduk Pacal   |   19:00 . Ketua Komisi B Terima Banyak Keluhan Sektor Pertanian   |   18:00 . Rumput Lahan Kosong Terbakar, Warga Desa Campurrejo Panik   |   17:00 . Syahdu di Warung Semok Bareng Gong Bumbung   |   15:00 . Gong Bumbung Jidok Temani Warung Semok   |   14:00 . Mars Kemenag, Ajang Kenalkan ASN Untuk Tanamkan Kerja dan Jalin Kesatuan   |   13:00 . Harga Emas Terpantau Turun Rp 3.000 Per Gram   |   12:00 . Tingkatkan IDM di Bojonegoro, Pemkab Sinergikan Para Pemangku Kebijakan   |   11:00 . Hari Terakhir, BPKAD dan Bapedda yang Diminati, Disdik Masih Kosong   |   10:00 . Saka Wira Kartika Siaga Kodim Bojonegoro Laksanakan Baksos di Rendeng   |   09:00 . Disnakan Berikan Bimtek Pengolahan Pakan Ternak   |   08:00 . Sejuk dan Jernih, Wisata Air yang Murah dan Menarik   |   07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   20:00 . Peringati Milad HMI Akan Gelar Lomba Menulis   |  
Thu, 30 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 11 February 2019 09:00

Warga Kabalan Tenggelam di Bengawan Solo

Ditengarai Korban Tak Bisa Berenang, Begini Kronologinya...

Ditengarai Korban Tak Bisa Berenang, Begini Kronologinya...

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo pada Sabtu (9/2/2019) malam lalu, bernama Suwarno (45) warga Desa Kabalan, Kecamatan Kanor ditengarai tak bisa berenang.

Sementara, dua korban selamat adalah Faris (anak korban) dan Muadim (46) warga Desa Kabalan, Kecamatan Kanor. "Korban tenggelam ditengarai tidak bisa berenang," kata Agung (25) pemuda desa setempat kepada blokBojonegoro.com, Senin (11/2/2019).

Kejadian itu berawal saat tiga orang tersebut mencari pasir di Bengawan Solo Desa Kenongo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Sabtu (10/2/2019) sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan perahu tambang pasir.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Suwarno (korban), Faris (anak korban) dan Muadim selesai mengambil pasir, berusaha menepikan perahu. Namun, perahu tersebut tidak bisa menepi karena jangkar nyangkut di dasar bengawan.

Saat berusaha mengangkat jangkar, namun korban tidak kuat. Akhirnya Suwarno memotong tali jangkar dengan harapan perahu bisa menepi. Namun nahas, setelah tali jangkar dipotong, perahu justru terbalik.

Ketiga korban pun berusaha menyelamatkan diri. Muadim berusaha menolong Faris. Namun, Suwanto hanyut tenggelam di Bengawan Solo lantaran tidak bisa berenang dan tidak terselamatkan.

Tidak lama berselang, tim BPBD setempat mendatangi lokasi untuk melakukan kaji cepat. Dibantu Polsek, Koramil, Camat dan SatPol PP Kanor, Perangkat Desa Kabalan, dan masyarakat setempat melakukan penyisiran.

Selain korban meninggal, akibat kejadian itu satu unit perahu tambang pasir hilang. Ditaksir kerugian mencapai Rp30 juta.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Bojonegoro, Eko Susanto mengatakan, korban hanyut di Bengawan Solo Desa Kabalan tersebut telah ditemukan, Minggu (10/2/2019) pukul 21.30 WIB.

"Korban sudah ditemukan malam kemarin," ucapnya kepada blokBojonegoro.com. [yud/ito]

Tag : korban, tenggelam, kabalan, kanor


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat