22:00 . Tak Ada Tambahan, Masih ada 105 Positif Covid-19   |   21:00 . Tergeletak di Pinggir Jalan, Warga ini Diduga Sakit Sakit Diare   |   17:00 . 3 Alasan Jamaah Haji yang Lakukan Penarikan Pelunasan Bipih   |   16:00 . Terkendala Lahan 7 Warga, Pembangunan Jembatan KARE Tersendat   |   15:00 . 28 PAC IPNU-IPPNU di Bojonegoro Terbentuk   |   14:00 . BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya!   |   13:00 . Masa Tanam Tembakau Mundur Kini Baru 3.259 Hektar Sudah Tertanam   |   12:00 . Disnakkan Wajibkan Penjual Hewan Kurban Terapkan Protokol Kesehatan   |   11:00 . Kemenag: Salat Idul Adha Harus Terapkan Protokol Kesehatan   |   10:00 . Mahasiswi STEKIA Kembangkan Usaha Ayam Geprek, Omzet Melimpah   |   08:00 . Perdana, Mukbang Bareng Temen Kantor, Pada Deg-degan   |   07:00 . Meremehkan Alergi pada Anak, Ini Dampak Negatifnya   |   22:00 . Terus Bertambah, Hari ini 8 Orang Positif Covid-19   |   16:00 . Rektor dan Pejabat Struktural IAI AL Hikmah Tuban Periode 2020-2025 Resmi Dilantik   |   15:00 . PMI Bojonegoro Kirim 2 Relawan Operasi Satgas Percepatan Covid-19 Jatim   |  
Mon, 13 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 12 February 2019 09:00

60 Kali Bereksperimen, Sebelum Temukan Resep Ramen

60 Kali Bereksperimen, Sebelum Temukan Resep Ramen

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Mie kuah ramen memang tidak asli Indonesia, sebelum disukai dan mempunyai banyak pelanggan di Kota Ledre, seorang pebisnis kuliner ramen, Kristian mengaku sempat berkali-kali belajar membuat olahan ramen sebelum menemukan cita rasa khas.

"Tak hanya sekali, bahkan saya belajar meracik dan bereksperimen sebanyak lebih dari 60 kali percobaan," beber Kristian kepada awak bB.

Olahan ramen yang khas ada di kuahnya, sedangkan toping bisa mengikuti, tergantung selera. Ada juga yang diberi toping ikan mentah dan kuahnya juga bermacam-macam. Di kedai milik Kristian sendiri ada dua varian kuah, yaitu kuah merah dan kuah bening.

Laki-laki kelahiran Trenggalek itu juga membeberkan, setiap penjual memiliki resep untuk cita rasa kuah ramennya.

Untuk kuah ramennya sendiri, proses pemasakanya cukup lama, karena harus diproses beberapa jam untuk mendapatkan cita rasa yang pas.

"Sebenarnya dunia kuliner itu luas, tergantung cara kita mencoba hal-hal baru," tegasnya.

Sebelum terjun di dunia kuliner, Kristian sempat menempuh pendidikan strata satu di salah satu kampus negeri yang ada di Surabaya dan mengambil Jurusan Teknik Elektro.

Saat ditanya oleh awak bB, Kristian mengaku alasannya memilih dunia kuliner karena hobby. Pasalnya dari keluarga juga memiliki latar belakang berbisnis kuliner.

"Mulai dari kakak perempuan dan ibu saya sendiri juga berbisnis kuliner," ungkapnya.

Dan sejauh ini, Kristian juga memulai membuat mie sendiri dengan di dukung oleh penjual mie yang sebelumnya menjadi langganan Kristian.

"Jadi ya sekarang semuanya buat sendiri, kecuali mangkuk, sendok dan peralatan lainya. Karena saya tidak bisa buat sendiri," canda penjual ramen tersebut mengakiri percakapan dengan blokBojonegoro.com. [aim/lis]

Tag : ramen, mie


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 12 July 2020 14:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya! Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat