20:00 . Para Pemuda Harus Jadi Pelopor Persatuan Bangsa   |   19:00 . 5 Gapoktan di Ngambon Terima 9 Ton Benih Jagung Hibrida   |   18:00 . Hujan Gerimis, Rumah Warga ini Disambar Petir   |   17:30 . 4 Rumah Rusak dan 18 Pohon Tumbang Saat Hujan Disertai Angin   |   17:00 . Atap Rumah di Ledok Kulon Terbang Diterjang Angin Puting Beliung   |   16:00 . Pertamina Meraih Predikat Gold di Ajang BUMN CSR Award Bali 2019   |   15:00 . Hujan Angin, Puluhan Pohon Tumbang   |   14:00 . Barokah Sinergi Lintas Komunitas, NH Resmikan TPQ Pelosok Desa   |   13:00 . Pengurangan Pupuk Tidak Pengaruhi Kebutuhan Petani Bojonegoro   |   12:00 . Air Bengawan Solo Lebihi Batas Ambang Mutu   |   11:00 . Alat Berat Berhenti di Ngablak, Warga Tak Seheboh di Wilayah Timur   |   10:00 . Hingga Akhir Tahun, Logam Mulia Masih Dominasi Agunan Pegadaian   |   09:00 . Manfaatkan Rumah Sebagai Spot Foto Instagramable   |   08:00 . Kartar Nusa Bakti Manfaatkan Lahan Desa Sebagai Agro Wisata   |   07:00 . 4 Cara Mencegah Anak Ngompol di Malam Hari   |  
Sun, 08 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 12 February 2019 09:00

60 Kali Bereksperimen, Sebelum Temukan Resep Ramen

60 Kali Bereksperimen, Sebelum Temukan Resep Ramen

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Mie kuah ramen memang tidak asli Indonesia, sebelum disukai dan mempunyai banyak pelanggan di Kota Ledre, seorang pebisnis kuliner ramen, Kristian mengaku sempat berkali-kali belajar membuat olahan ramen sebelum menemukan cita rasa khas.

"Tak hanya sekali, bahkan saya belajar meracik dan bereksperimen sebanyak lebih dari 60 kali percobaan," beber Kristian kepada awak bB.

Olahan ramen yang khas ada di kuahnya, sedangkan toping bisa mengikuti, tergantung selera. Ada juga yang diberi toping ikan mentah dan kuahnya juga bermacam-macam. Di kedai milik Kristian sendiri ada dua varian kuah, yaitu kuah merah dan kuah bening.

Laki-laki kelahiran Trenggalek itu juga membeberkan, setiap penjual memiliki resep untuk cita rasa kuah ramennya.

Untuk kuah ramennya sendiri, proses pemasakanya cukup lama, karena harus diproses beberapa jam untuk mendapatkan cita rasa yang pas.

"Sebenarnya dunia kuliner itu luas, tergantung cara kita mencoba hal-hal baru," tegasnya.

Sebelum terjun di dunia kuliner, Kristian sempat menempuh pendidikan strata satu di salah satu kampus negeri yang ada di Surabaya dan mengambil Jurusan Teknik Elektro.

Saat ditanya oleh awak bB, Kristian mengaku alasannya memilih dunia kuliner karena hobby. Pasalnya dari keluarga juga memiliki latar belakang berbisnis kuliner.

"Mulai dari kakak perempuan dan ibu saya sendiri juga berbisnis kuliner," ungkapnya.

Dan sejauh ini, Kristian juga memulai membuat mie sendiri dengan di dukung oleh penjual mie yang sebelumnya menjadi langganan Kristian.

"Jadi ya sekarang semuanya buat sendiri, kecuali mangkuk, sendok dan peralatan lainya. Karena saya tidak bisa buat sendiri," canda penjual ramen tersebut mengakiri percakapan dengan blokBojonegoro.com. [aim/lis]

Tag : ramen, mie


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat