16:00 . Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman   |   15:00 . Santunan Kematian, Ahli Waris Harus Memiliki Rekening   |   14:00 . 44S Poultry Berikan Pelatihan Kepada 57 Peternak Ayam   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Tingkatkan Kemampuan PMKS   |   12:00 . DLH dan Polres Bojonegoro Bersih Sampah di TBS   |   11:00 . Diburu Pembeli, Laju Penjualan Laptop-Komputer Meningkat   |   10:00 . Tanya Kejejelasan Nasib Persibo, Suporter akan Turun Jalan   |   09:00 . Jelang UNBK, Laptop Baru dan Bekas Masih Diburu   |   08:00 . Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |   23:30 . Kenalkan SISTER, IKIP PGRI Bojonegoro Adakan Workshop Internal   |   23:00 . Emil Wagub Jatim Ajak Jaga Bengawan Solo - Bojonegoro   |   22:00 . Ha...Ada Ribuan Titik Kerusakan Akibat Penambangan Pasir Liar   |   21:00 . Emil Minta Sudetan Kaligandong Disegerakan   |   20:00 . Tepat Dua Jam, Emil Susuri Bengawan Solo   |  
Wed, 20 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 12 February 2019 15:00

CCTV di Alun-alun Sudah Ada Sejak Tahun Lalu?

CCTV di Alun-alun Sudah Ada  Sejak Tahun Lalu?

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Perbuatan asusila sepatutnya  tidak dilakukan, lantaran hal itu melanggar norma-norma yang ada. Namun masih ada saja yang melakukan  hal tersebut, bahkan di tempat umum. Seperti alun-alun Kota Bojonegoro. Sehingga Dinas PU Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro memasang CCTV di tempat itu.

Kepala Dinas PU Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama mengatakan, pemasangan kamera pengintai atau CCTV di taman alun-alun kota setempat sejak tahun lalu.

"Diharapkan dapat membantu dalam memberikan pengamanan atau antisipasi perbuatan oknum yang melakukan perbuatan asusila," katanya kepada blokBojonegoro.com, Selasa (12/2/2019).

Adanya kamera CCTV itu, pastinya oknum pasangan muda-mudi yang akan melakukan perbuatan asusila bakal berfikir berulang kali. Lantaran ada kamera CCTV yang setiap waktu mengaintai.

"Dengan begitu pengunjung di taman alun-alun kota dan sekitarnya akan merasa lebih nyaman. Sebab jika ada oknum melakukan perbuatan itu (asusila) pasti pengunjung tidak akan nyaman," pungkasnya.

Sebelumnya, rekaman kamera pengintai atau CCTV remaja yang sedang bermesraan di taman Alun-alun Kota Bojonegoro viral di media sosial. Dalam rekaman video itu nampak muda-mudi duduk dikursi sedang pelukan.

Tak hanya pelukan, vedio yang berdurasi beberapa menit itu menunjukan perbuatan yang tidak pantas. atau senonoh. Diduga salah satu dari mereka masih pelajar. Kejadian rekaman video itu terjadi pada Minggu (10/2/2019).

Terlihat dalam video itu, pihak perempuan mengenakan jilbab dan memakai celana panjang sembari memainkan handphone. Sedangkan pihak laki-laki memakai kaus hitam dan bercelana pendek. [yud/ito]

Tag : cctv, alun-alun, setahun, asusila

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more