10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |   17:00 . Layanan Solar di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Tersedia   |   16:00 . Usaha Keras Potong Pohon yang Tua   |   15:00 . Pilanggede 2 Tahun Berturut-Turut Dapat Penghargaan   |   14:00 . Gubernur Serahkan Penghargaan ke Kades Pilanggede   |   13:00 . Liga Mahasiswa, UNUGiri Tahan Imbang UIN Malang 1-1   |   12:00 . Woow..! Pilanggede Dapat Penghargaan dari Menteri LHK   |   11:00 . Dapat Laporan, Bupati Sidak Rumah Karaoke di Sukosewu   |   10:00 . Angkat Khazanah Tari Rondo Songo yang Tak Populer   |   09:00 . Masuk Hari Kelima, Pendaftar CPNS 2019 Tembus 2,3 Juta Orang   |   08:00 . Awal Musim Hujan, Waspada DBD   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 12 February 2019 08:00

Nikmatnya, Mie Ramen Kuah Kental Makanan Khas Jepang

Nikmatnya, Mie Ramen Kuah Kental Makanan Khas Jepang

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Ramen, mie kuah Jepang sudah menjadi hidangan yang cukup populer di Indonesia dan kini juga mulai menyebar di Bojonegoro.

Seperti halnya salah satu kedai di Bojonegoro yang menyediakan hidangan ramen dengan berbagai macam toping.

"Yang khas dari ramen adalah kuahnya, biasanya tiap penjual memiliki resep sendiri" beber Kristian pemilik kedai saat berbincang dengan awak bB.

Kristian juga menceritakan, dia yang pertama kali menjajakan makanan khas Jepang itu di Kota Ledre pada tahun 2013. Saat itu dia hanya melayani pesan antar kemudian selang beberapa tahun baru membuka kedai.

Resma, salah satu pembeli yang baru pertama kali mencicipi mie ramen buatan Kristian mengakui keenakan mie khas Jepang tersebut, dia juga puas dengan porsi yang diberikan. 

"Porsinya banyak sekali, padahal tadi pagi saya belum makan tapi sekarang hampir tidak habis, saking banyaknya isi satu mangkok ramen," terangnya.

Untuk modal berjualan ramen setiap hari Kristian mengeluarkan modal sebesar Rp300 ribu. Dan memperoleh laba kotor Rp600 ribu. Yang menjadikan modal cukup banyak sebenarnya ada di kuahnya, yang membutuhkan banyak bumbu sehingga menjadikan tekstur kuah menjadi agak kental.

Kuahnya, kadang Kristian membuat dua hari sekali, bukan masalah habis atau tidak habis, tapi proses pembuatanya yang cukup lama karena harus dimasak berjam-jam.

"Agar pelanggan tidak terlalu lama menunggu. Setiap dua hari pasti kuahnya baru, karena kuah tersebut tidak bisa tahan lama," pungkas pemilik kedai ramen itu. [aim/lis]

 

Tag : ramen, mi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat