13:00 . Tokoh Intelektual Banyak Dilahirkan Dari Ma'arif   |   12:00 . Target Sapu Bersih, ini Jadwal Persibo Putaran ke Dua   |   11:00 . IAI Sunan Giri Bojonegoro Gelar Pemilu Raya Ala Pilpres   |   09:00 . Nusantara CSR Award 2019, Pertamina Raih 4 Penghargaan   |   08:00 . Prioritas Berdayakan Kader, Advokasi Kebijakan   |   07:00 . 5 Tips Menghentikan Kebiasaan Anak yang Suka Memukul   |   18:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Tandatangani Komitmen Implementasi Inklusi Kesadaran Pajak   |   16:00 . Berikut Hasil Rekonsiliasi terkait IMB Pasar Ngampel   |   15:00 . Lupa Matikan LPG Usai Masak, 3 Rumah Warga Kedungadem Terbakar   |   11:00 . Bojonegoro Memiliki Kesamaan dengan 5 Kota Kreatif di Dunia   |   10:00 . Hingga Kini, Belum Ada Komunikasi Terkait Penambahan SR Baru   |   09:00 . BMKG Memprediksi Musim Kemarau dan Hujan Akan Mundur   |   08:00 . Bojonegoro Menuju Kota Kreatif   |   07:00 . 7 Saran yang Bisa Orang Tua Lakukan saat Anak Gagap Bicara   |   06:00 . Ribuan Warga Tumpah Ruah Dalam Kemeriahan Senam Gojo   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 12 February 2019 08:00

Nikmatnya, Mie Ramen Kuah Kental Makanan Khas Jepang

Nikmatnya, Mie Ramen Kuah Kental Makanan Khas Jepang

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Ramen, mie kuah Jepang sudah menjadi hidangan yang cukup populer di Indonesia dan kini juga mulai menyebar di Bojonegoro.

Seperti halnya salah satu kedai di Bojonegoro yang menyediakan hidangan ramen dengan berbagai macam toping.

"Yang khas dari ramen adalah kuahnya, biasanya tiap penjual memiliki resep sendiri" beber Kristian pemilik kedai saat berbincang dengan awak bB.

Kristian juga menceritakan, dia yang pertama kali menjajakan makanan khas Jepang itu di Kota Ledre pada tahun 2013. Saat itu dia hanya melayani pesan antar kemudian selang beberapa tahun baru membuka kedai.

Resma, salah satu pembeli yang baru pertama kali mencicipi mie ramen buatan Kristian mengakui keenakan mie khas Jepang tersebut, dia juga puas dengan porsi yang diberikan. 

"Porsinya banyak sekali, padahal tadi pagi saya belum makan tapi sekarang hampir tidak habis, saking banyaknya isi satu mangkok ramen," terangnya.

Untuk modal berjualan ramen setiap hari Kristian mengeluarkan modal sebesar Rp300 ribu. Dan memperoleh laba kotor Rp600 ribu. Yang menjadikan modal cukup banyak sebenarnya ada di kuahnya, yang membutuhkan banyak bumbu sehingga menjadikan tekstur kuah menjadi agak kental.

Kuahnya, kadang Kristian membuat dua hari sekali, bukan masalah habis atau tidak habis, tapi proses pembuatanya yang cukup lama karena harus dimasak berjam-jam.

"Agar pelanggan tidak terlalu lama menunggu. Setiap dua hari pasti kuahnya baru, karena kuah tersebut tidak bisa tahan lama," pungkas pemilik kedai ramen itu. [aim/lis]

 

Tag : ramen, mi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat