20:00 . Aksi Para Santri Belajar Jadi Jurnalis   |   19:00 . Besok, 8.500 Santri dan Pelajar Upacara HSN 2019 di Alun-alun   |   18:00 . 30 Penyandang Difabel Diskusi Meningkatkan Produksi Chip Mocaf   |   17:00 . Geliat Meningkat, Eksportir Lirik UMKM Bojonegoro   |   16:00 . Tak Hanya Sekadar Kirab, 3.600 Santri Attanwir Tampilkan Kreatifitas   |   15:00 . Meriahkan Hari Santri, PonPes Attanwir Gelar Kirab Santri   |   14:00 . Wow....!! 3.600 Pelajar Sekolah Ini Pawai HSN 2019   |   13:00 . Koramil Baureno Kerja Bakti Bersih Rumah Terbakar bersama Warga   |   12:00 . Setelah ke China, Keripik Bojonegoro Diekspor ke Timur Tengah   |   11:00 . Inilah Tiga Urutan Hasil Test Calon Sekda Bojonegoro   |   10:00 . Sisa Satu Laga, Ini Komentar Pelatih Pasca Imbang Lawan PSG   |   09:00 . Persibo Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah 16 Besar Liga 3 Jatim   |   08:00 . Sinergi Dengan Pemkab, DPRD 'Ambyar' Digrebek Jonegaran   |   07:00 . Riset: Kanker Payudara Semakin Banyak Terjadi di Perempuan Usia Muda   |   21:00 . Upacara HJB ke-342, Pemkab Bojonegoro Berikan Penghargaan   |  
Tue, 22 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 12 February 2019 07:00

Tampil Keren dengan Baju Koko untuk ke Masjid dan Juga 'Ngantor'

Tampil Keren dengan Baju Koko untuk ke Masjid dan Juga 'Ngantor'

Reporter: --

blokBojonegoro.com - Di Indonesia, biasanya baju koko kerap dikenakan para pria Muslim untuk menjalankan ibadah shalat di masjid. Nah, bagi pria milenial yang ingin ngantor mengenakan baju koko di hari Jumat, desainer Ivan Gunawan memberikan tips agar penampilan semakin keren. Menurut perancang yang biasa disapa dengan nama Igun itu, ada lima hal yang bisa diperhatikan.

  1. Detail baju. Selama ini, detail bordir di bagian dada menjadi steorotip busana pria Muslim. Namun menurut Igun, hal ini memberikan kesan kaku. Untuk kaum milenial, sebaiknya menggunakan koko dengan gaya patchwork berpotongan besar. Menurut Igun, gaya semacam itu akan memberikan kesan dinamis.
  2.  Jenis kain. Igun menyarankan penggunakan bahan-bahan seperti katun, linen, kanvas, serta denim yang membuahkan rasa lebih maskulin. “Busana dengan aroma ke-Islaman menjadi sangat kekinian karena menggunakan bahan bahan bertekstur kasar atau bahan lentur,” ucap Igun kepada Kompas.com, belum lama ini. Baca juga: Cerita Baju Koko, dari Tui-Khim hingga Surjan .
  3.  Warna. Ada beberapa warna yang bisa digunakan. Ivan membaginya ke dalam tiga unsur dasar warna. Pertama, sun dalam sentuhan warna jingga, merah, dan warna hangat lainnya. Kedua, sea, yang beraroma putih, biru, dan bernuansa laut. Ketiga, earth, menggunakan coklat, khaki, dan gradasinya sebagai yang utama.
  4.  Peci.  Belum lama ini, Ivan Gunawan mengeluarkan peci yang kekinian dengan warna yang bisa dipadupadankan dengan berbagai warna. ide serupa bisa diadaptasi bagi mereka yang mau tampil semakin oke. Baca juga: Inilah Inspirasi Orisinal di Balik Baju Koko Ala Black Panther.
  5. Celana. Nah, yang terakhir, agar terlihat makin keren, kata Igun, kaum milenial bisa mengenakan potongan celana 7/8. "Sehingga pemakainya pun tidak takut terkena najis, kotoran, dan secara look, lebih asik," cetusnya. Selain jenis celana katun ataupun chinos, baju koko yang bergaya kekinian bisa dipadupadankan dengan celana parka yang memiliki banyak kantung. Ivan mengungkapkan, anak muda kerap ingin terlihat keren, wangi, saat Jumatan maupun ngantor. Untuk itu, tips ini bisa digunakan para kaum milenial. “Karena ganteng itu harus diperjuangkan,” kata Igun lagi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tampil Keren dengan Baju Koko untuk ke Masjid dan Juga "Ngantor" ", https://lifestyle.kompas.com/read/2019/02/11/220000120/tampil-keren-dengan-baju-koko-untuk-ke-masjid-dan-juga-ngantor-. 

 

Tag : style, fokus, koko

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat