09:00 . Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 3 April   |   07:00 . 6 Nasihat Terbaik untuk Sahabatmu yang Sedang Putus Cinta   |   06:00 . EMCL Berikan Alat Pencegahan Penyebaran Virus Corona   |   19:00 . Timsar Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Kedungbondo   |   18:00 . Sisir Sungai, Warga dan Tim SAR Cari Korban   |   17:00 . Total Ada 60 ODP dan 35 Orang Usai Pemantauan   |   16:30 . Warga Cari 2 Anak yang Tenggelam   |   16:00 . Mandi di Sungai, 2 Anak Kedungbondo Tenggelam   |   15:00 . Disperinaker Sidak Perusahaan di Bojonegoro   |   14:00 . Petugas Haji Sempat Khawatir Sepulang dari Surabaya   |   13:00 . Petugas Haji Bojonegoro yang Ikut Pelatihan di Surabaya Negatif Corona   |   12:00 . Pamit Buang Air Kecil, Warga Desa Jelu Ditemukan Gantung Diri   |   11:00 . Di Tengah Pandemi Corona, Sepasang Kekasih Diamankan di Kos   |   10:00 . Bantu Stok Darah PMI, Kodim Gelar Donor   |  
Sat, 04 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 13 February 2019 15:00

Asuransi Pertanian, Pemkab Berencana Audiensi dengan PT. Jasindo

Asuransi Pertanian, Pemkab Berencana Audiensi dengan PT. Jasindo

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Program asuransi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro masih menjangkau tanaman padi saja. Belum meyentuh yang lainnya. Karena itu, pemkab bakal udiensi dengan PT. Jasindo (Jasa Asuransi Indonesia) mendatang.

"Agar petani Bojonegoro, selain padi dapat memperoleh asuransi juga," kata Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah.

Sebelumnya, Bupati Anna bertemu dengan kelompok tani di empat Kecamatan yaitu Dander, Bojonegoro, Kapas dan Sukosewu di rumah Sukijan warga Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (12/2/2019).

Bupati Anna menyampaikan program AUTP (Asuransi Usaha Tanaman Padi). Asuransi ini bertujuan untuk menjamin petani padi apabila gagal panen yang disebabkan bencana alam, petani tetap mendapatkan ganti rugi dari pemerintah.

"Asuransi ini masih terbatas tanaman padi. Adapun tanaman yang lain, seperti tembakau, bawang merah dan tanaman yang lain belum bisa diasuransikan," katanya.

Selain itu, bupati juga menyampaikan program Pemberdayaan Kelompok Tani. "Terdapat 'sekolah lapang' yang bertujuan untuk memunculkan petani muda dan menambah wawasan terkait pertanian," kata Bupati.

Kemudian, PPM (Program Petani Mandiri). Implementasi dari program ini adalah KPM (Kartu Petani Mandiri) yang akan diberikan kepada anggota kelompok tani. Realisasi KPM tahap pertama ini masih sedikit. Namun tahap selanjutnya akan diperbanyak.

Semua program tersebut dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Karena itu, semua pihak harus bekerjasama dan saling mendukung supaya program ini tepat sasaran dan bermanfaat untuk masyarakat Bojonegoro.

"Program-program pemerintah, bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat agar lebih baik," pungkas Bupati. [yud/mu]

Tag : petani, pertanian, program


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat