19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Wed, 24 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 16 February 2019 17:00

Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon

Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Musim Penghujan memang sering digunakan petani lain untuk menanam padi. Pasalnya air saat musim penghujan cukup lancar. Perawatanya pun tidak begitu susah.

Berbeda dengan petani di Kecamatan Sumberrejo bagian timur, Tepatnya Dusun Pacul, Desa Kayulemah. Petani di sana memilih untuk menanam melon.

Salah satu petani melon, Patemi mengaku memilih menanam melon karena masa panen nya yang cukup singkat, hanya 70 hari. Dan keuntungan yang lumayan.

Namun ada banyak kendala saat walikan (masa tanam ke dua) di musim seperti ini. Selain proses perawatannya yang cukup rumit, berbagai serangan penyakit yang menyerang daun melon pun cukup banyak.

"Penyakit yang sering menyerang daun melon ada banyak, termasuk trotol, lalat buah dan krapak," terang wanita 50 tahun itu.

Meski begitu, banyak petani di Desa Kayulemah Kecamatan Sumberrejo ini yang tetap memilih untuk menanam tanaman melon. Meskipun mencemaskan berbagai hama yang kadang muncul.

"Memang banyak penyakit yang menyerang daun dan menyebabkan gagal panen orang sini masih memilih untuk menanam melon, karena sudah terbiasa," beber Sardi petani asal Kayulemah kepada blokBojonegoro.com. [aim/ito]

Tag : petani, melon, kayulemah, sumberejo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat