14:00 . Terapkan Prokes, 121 Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi Wisuda Hari Ini   |   09:00 . Musim Penghujan, Petani Selatan Bojonegoro Mulai Tanam Jagung   |   08:00 . Viral....!!! Pengembala Cantik Asal Tambakrejo   |   07:00 . 5 Penyebab Medis yang Memicu Sensasi Pening di Kepala   |   06:00 . Pasien Sembuh di Jatim 215, Tambahan 222 Kasus Baru   |   05:00 . 4 Sembuh, Pasien Covid-19 di Bojonegoro Tambah 3 Orang   |   15:00 . Kapan Pandemi Berakhir? Satgas Covid-19: Kuncinya Kedisiplinan Masyarakat   |   14:00 . Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia   |   13:00 . Iman Kuat Libur Panjang Aman   |   12:00 . Kangen Nonton Bioskop? Ini Tips Aman saat Nonton Bioskop   |   11:00 . Harga Daging Ayam di Pasar Kembali Naik   |   10:00 . Hingga Oktober 2020, Korban Tenggelam di Sungai Capai 24 Jiwa   |   09:00 . Yang Muda yang Disiplin   |   08:00 . Wabup: Berwisata Harus Tetap Patuhi Prokes   |   07:00 . Cegah Sakit Punggung dengan 6 Cara Mudah Ini   |  
Sat, 31 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 16 February 2019 17:00

Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon

Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Musim Penghujan memang sering digunakan petani lain untuk menanam padi. Pasalnya air saat musim penghujan cukup lancar. Perawatanya pun tidak begitu susah.

Berbeda dengan petani di Kecamatan Sumberrejo bagian timur, Tepatnya Dusun Pacul, Desa Kayulemah. Petani di sana memilih untuk menanam melon.

Salah satu petani melon, Patemi mengaku memilih menanam melon karena masa panen nya yang cukup singkat, hanya 70 hari. Dan keuntungan yang lumayan.

Namun ada banyak kendala saat walikan (masa tanam ke dua) di musim seperti ini. Selain proses perawatannya yang cukup rumit, berbagai serangan penyakit yang menyerang daun melon pun cukup banyak.

"Penyakit yang sering menyerang daun melon ada banyak, termasuk trotol, lalat buah dan krapak," terang wanita 50 tahun itu.

Meski begitu, banyak petani di Desa Kayulemah Kecamatan Sumberrejo ini yang tetap memilih untuk menanam tanaman melon. Meskipun mencemaskan berbagai hama yang kadang muncul.

"Memang banyak penyakit yang menyerang daun dan menyebabkan gagal panen orang sini masih memilih untuk menanam melon, karena sudah terbiasa," beber Sardi petani asal Kayulemah kepada blokBojonegoro.com. [aim/ito]

Tag : petani, melon, kayulemah, sumberejo


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat