08:00 . Viral....!!! Pengembala Cantik Asal Tambakrejo   |   07:00 . 5 Penyebab Medis yang Memicu Sensasi Pening di Kepala   |   15:00 . Kapan Pandemi Berakhir? Satgas Covid-19: Kuncinya Kedisiplinan Masyarakat   |   14:00 . Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia   |   13:00 . Iman Kuat Libur Panjang Aman   |   12:00 . Kangen Nonton Bioskop? Ini Tips Aman saat Nonton Bioskop   |   11:00 . Harga Daging Ayam di Pasar Kembali Naik   |   10:00 . Hingga Oktober 2020, Korban Tenggelam di Sungai Capai 24 Jiwa   |   09:00 . Yang Muda yang Disiplin   |   08:00 . Wabup: Berwisata Harus Tetap Patuhi Prokes   |   07:00 . Cegah Sakit Punggung dengan 6 Cara Mudah Ini   |   06:00 . Hujan Lebat, Air Sungai Naik Gerus Tebing Bantaran   |   05:30 . Pasien Sembuh di Jatim 254, Kasus Baru 268 Orang   |   05:00 . Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Bertambah Menjadi 329.778 Orang   |   04:00 . 4 Pasien di Bojonegoro Sembuh, 3 Tambahan Kasus Baru   |  
Sat, 31 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 20 February 2019 08:00

Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia

Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Memasuki musim tanam di wilayah Bojonegoro, ketersediaan pupuk sangat diperlukan oleh para petani, pasalnya pupuk merupakan komponen utama untuk kesuburan tanaman. 

"Selain ketersediaan pupuk tercukupi, petani juga harus pandai dalam memilih jenis pupuk, karena hal tersebut sangat berdampak pada hasil panen," ucap Muksin, salah satu Kelompok Tani (Poktan) Desa Tejo, Kecamatan Kanor.

Ia menjelaskan, untuk pupuk para petani diimbau untuk menggunakan pupuk organik. Pasalnya, pupuk organik dinilai lebih banyak keunggulannya dibandingkan pupuk kimia.

Beberapa keunggulan dari pupuk organik antara lain yaitu, sebagai pembenah tanah sehingga mampu membuat tanah menjadi gembur, meningkatkan daya serap dan daya simpan air, menambah vitamin pada tanaman, serta meningkatkan produksi pertanian.

"Meskipun demikian, namun masih banyak petani yang memilih pupuk kimia sebagai pilihan utama pada pada pertumbuhan padi mereka," tambahnya, Selasa (19/2/2019).

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh Muntaman, petani asal Desa Sarangan, Kecamatan Kanor. Menurutnya manfaat pupuk organik lebih banyak dibandingkan pupuk kimia. Namun masalah di lapangan, masih banyak ditemukan alasan petani yang enggan menggunakan pupuk organik, sehingga para petani cenderung menggunakan pupuk kimia.

"Masih banyak petani yang berargumen bahwa jika memakai pupuk organik membuat sawah banyak rumput, serta membuat tanaman kelemon dan kropok," paparnya kepada blokBojonegoro.com.

Ia menambahkan, jika sawah yang sudah banyak organiknya, justru respon tanaman terhadap pupuk kimia akan menjadi baik. Namun, biasanya para petani masih memberi pupuk ZA maupun urea, sehingga menjadi kelebihan Nitrogen.

"Jika sawah sudah diberi pupuk organik, mestinya harus menggurangi dalam penggunaan pupuk ZA dan urea, agar respon tanaman terhadap pupuk menjadi baik," pungkasnya. [lin/lis]

Tag : padi, swah, pupuk


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat