12:00 . AMSI Himbau Publik Baca Berita Dari Sumber Dipercaya   |   11:00 . Bunda Belanja, Anak-anak Bermain   |   10:00 . 172 Jabatan Sekdes Kosong, Pemilihan Wewenang Desa   |   08:00 . Aula Belajar Maslakul Huda Resmi Dibuka untuk Kegiatan Belajar Mengajar   |   07:00 . Ada Riwayat Keluarga dengan Penyakit Jantung? Lakukan Ini...   |   00:00 . Teguhkan Komitmen Pada Muhammadiyah Melalui Baitul Arqom   |   23:00 . BPD dari 13 Desa di Kecamatan Kapas Dilantik   |   22:00 . Aksi 22 Mei, Penumpang KA Jurusan Jakarta Diperiksa   |   21:00 . Peringati Nuzulul Quran, Remas Jami'Baitul Ghofur Sumodikaran Bagi Takjil   |   20:00 . Kenalkan Bright Gas Melalui 'BEDUK'   |   19:00 . Liga 3 Mulai, Persibo Siapkah?   |   18:30 . Persibo di Group A, Inilah Selengkapnya   |   18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |   17:30 . Cegah Pendangkalan, 6 Kali Dinormalisasi   |   17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |  
Wed, 22 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 22 February 2019 22:00

Perilaku Berkendara Cerminan Budaya Warga

Perilaku Berkendara Cerminan Budaya Warga

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Permasalahan lalu-lintas yang berkaitan dengan perilaku pengemudi tidak hanya tentang kecelakaan saja, namun juga kemacetan, polusi udara serta masalah sosial lainnya.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto BS mengungkapkan, perilaku pengemudi di jalan adalah cermin dari budaya bangsa dan wajah asli sebuah kota atau daerah masing-masing.

"Wajah asli dan budaya bangsa bisa dilihat dari perilaku pengemudi di jalan," katanya kepada blokBojonegoro.com, Jumat (22/2/2019).

Karena itu, kebijakan yang menyangkut pendidikan dan kompetensi calon pengemudi sepatutnya menjadi perhatian serius oleh semua pihak. Perlu upaya peningkatan kesadaran masyarakat.

"Kesadaran untuk tertib bukan karena ada Polisi, tapi untuk kelancaran dan ketertiban di jalan," tuturnya.

Maka dari itu, lanjut dia, perilaku dalam berkendara harus tercatat dalam suatu rekam jejak digital. Seperti yang di inisiasi oleh Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bojonegoro melalui pencatatan digital.

"Pencatatatan digital perilaku berkendara masyarakat dalam aplikasi traffic attitude record," katanya.

Kecelakaan lalu-lintas di jalan, terkadang berawal dari pelanggaran. Misalnya, menerobos lampu lalulintas (traffic light). Baru-baru ini, hal itu terjadi di traffic light pertigaan SMPN Kecamatan Baureno.

"Lampu lalu-lintas dibuat untuk menertibkan pengendara/pengemudi yang melintas," tandasnya.

Jika ada yang menerobos lampu lalulintas, lanjut dia, resiko terberatnya adalah kecelakaan. Hal itu sangat membahayakan. Sehingga, pihaknya meminta masyarakat Bojonegoro umumnya untuk tertib lalu-lintas.

"Pengawasan dan pengamanan di traffic light akan kami tingkatkan sekaligus penegakan hukum di lokasi," pungkasnya. [yud/lis]

 

Tag : terobos, kendara, lalu lintas

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat