08:00 . Viral....!!! Pengembala Cantik Asal Tambakrejo   |   07:00 . 5 Penyebab Medis yang Memicu Sensasi Pening di Kepala   |   15:00 . Kapan Pandemi Berakhir? Satgas Covid-19: Kuncinya Kedisiplinan Masyarakat   |   14:00 . Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia   |   13:00 . Iman Kuat Libur Panjang Aman   |   12:00 . Kangen Nonton Bioskop? Ini Tips Aman saat Nonton Bioskop   |   11:00 . Harga Daging Ayam di Pasar Kembali Naik   |   10:00 . Hingga Oktober 2020, Korban Tenggelam di Sungai Capai 24 Jiwa   |   09:00 . Yang Muda yang Disiplin   |   08:00 . Wabup: Berwisata Harus Tetap Patuhi Prokes   |   07:00 . Cegah Sakit Punggung dengan 6 Cara Mudah Ini   |   06:00 . Hujan Lebat, Air Sungai Naik Gerus Tebing Bantaran   |   05:30 . Pasien Sembuh di Jatim 254, Kasus Baru 268 Orang   |   05:00 . Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Bertambah Menjadi 329.778 Orang   |   04:00 . 4 Pasien di Bojonegoro Sembuh, 3 Tambahan Kasus Baru   |  
Sat, 31 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 22 February 2019 17:00

Setiap Bulan, 1 Ton Krupuk Tahu Kedungadem Dikirim ke Luar Kota

Setiap Bulan, 1 Ton Krupuk Tahu Kedungadem Dikirim ke Luar Kota

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Tak disangka, di Dusun Mojopahit Desa Sidomulyo Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro Jawa Timur, ada tempat produksi kerupuk tahu dalam skala yang cukup besar. Meskipun produksi sepenuhnya masih dilakukan sendiri bersama keluarga.

Lilik, pemilik tempat produksi kerupuk tahu menjelaskan, setiap hari ia memproduksi kerupuk tahu dengan menggunakan tepung seberat 75 kilogram.

"75 kilogram itu adalah campuran antara tepung trigu dan tepung kanji," terangnya.

Awal memproduksi kerupuk tahu ini, dimulai oleh Surhadi, suami Lilik yang saat itu bersekolah di Pasuruan. Saat di pasuruan, Surhadi ikut sang kakak dan belajar membuat kerupuk tahu sejak tahun 2004.

Setelah menikah, Surhadi pun tetap memproduksi kerupuk tahu bersama sang istri. Di desa kelahiranya itu, juga dibantu oleh sang ibu dan kerabat terdekat.

Mursini, orang tua Surhadi membeberkan, sebagian besar produksinya dikirim langsung ke Pasuruan setiap bulannya. Ada juga yang dijual ke pasar Sumberrejo.

"Untuk yang disetor ke Pasuruan biasanya per bulan, kita tunggu hingga 1 ton, kadang bisa lebih. Dan dijual mentah perkilogram seharga Rp15 ribu," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

"Kalau setiap minggu nanti malah rugi transportnya, soalnya jauh," imbuh lilik.

Sedangkan untuk ke pasar Sumberrejo dijual matang. Dari hasil penjualan tersebut, kata Lilik, pendapatannya masih jutaan rupiah. [aim/mu]

Tag : krupuk, usaha, usaha rumahan, produksi kerupuk


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat