07:00 . Mengapa Minuman Manis Picu Kematian Dini   |   17:00 . Tingkatkan Wawasan, Ratusan Anggota Babinsa Ikuti Latnister   |   16:00 . Musim Hujan, Buah Rentan Busuk   |   15:00 . Lulus Pelatihan, 41 Peserta Kantongi Paspor HSSE   |   14:00 . Jago Masak, Mahasiswi Ini Tak Malu Jualan di Kampus   |   13:00 . Di Bojonegoro, ada 74.940 Pemilih Pemula   |   12:00 . Hari Pertama UAMBN-BK MTs, 639 Siswa Attanwir Dibagi 3 Sesi   |   11:00 . Clariant Membuka Fasilitas Baru di Bojonegoro   |   10:00 . Terus Bertambah, 14 Orang Positif DBD pada Pertengahan Maret   |   09:00 . 95 Persen Penderita HIV di Bojonegoro Berusia Antara 25-49 Tahun   |   08:00 . Mengenal lebih Dekat Program Sahabat Pertamina   |   07:00 . Pentingnya Air bagi Kesehatan   |   20:00 . 248 Siswa dari 3 Kabupaten Ikuti Rekrutmen Tenaga Kerja   |   19:00 . Lika-liku Perjalanan Usaha Putu Bambu Pertigaan Sumuragung   |   18:00 . Perawatan Kulit dengan Teknologi Canggih Mulai Hadir di Bojonegoro   |  
Thu, 21 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 24 February 2019 19:00

SPP Diklaim Jadi Solusi Pengusaha Perempuan dari Rentenir

SPP Diklaim Jadi Solusi Pengusaha Perempuan dari Rentenir

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Pembinaan Kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) atau Usaha Ekonomi Produktif (UEP) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Diharapkan lebih mampu memanajemen keuangan dalam pengembangan usaha.

Misalnya, Pemkab Bojonegoro memberikan pembinaan kepada pelaku SPP atau UEP di Kecamatan Sumberrejo kemarin. Disampaikan, perempuan harus tangguh dan harus pandai dalam memanajemen keuangan. Perempuan juga harus bisa mandiri.

"Dalam hal ini, perempuan harus pandai memanajemen," kata Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah.

Bupati Anna mengatakan, bahwa perempuan merupakan sentral dari rumah tangga. Karena perempuan biasanya yang mengelolaa keuangan atau sebagai bendahara keluarga. "Jadi perempuan harus cermat dalam menggunakan dan mengatur keuangan keluarga," katanya.

Adanya SPP atau UEP diharapkan dapat lebih mendorong peran perempuan dalam meningkatkan taraf perekonomian keluarga.

Terlebih, Pemkab Bojonegoro baru meluncurkan KPP (Kartu Pedagang Produktif). Pemegang kartu tersebut dapat meminjam uang ke Bank BPR maksimal Rp25 juta.

"Sehingga hal tersebut dapat membantu para pedagang dalam mengembangkan usahanya. Selain itu agar para pedagang terhindar dari rentenir yang mengambil bunga tinggi," pungkasnya. [yud/col]

Tag : SPP, koperasi, perempuan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more