02:00 . Lewat Jembatan, Kepala Truk Terpisah   |   01:30 . Rela Menunggu Demi Lihat Truk Lewat   |   01:00 . Unik, Lintasi Jembatan Kendaraan Tanpa Kepala   |   00:30 . Tunggu Alat Berat JTB Lewat, Warga Antre di Pinggir Jalan   |   00:00 . Tanpa Kepala, Alat Berat Lintasi Jembatan   |   23:30 . Pantau Lintasan Jembatan di Komputer   |   23:00 . Start Pukul 22.00 WIB, Jalanan Macet   |   22:00 . Detik-detik Menegangkan Ibu Muda Melahirkan di Hutan   |   21:00 . Lho...! Truk Parkir Pembawa Rejeki   |   20:00 . Penuh Sesak 'Wisata Dadakan' Alat Jumbo Parkir   |   19:00 . Novel Pulang ke Desa Diapresiasi Menteri PDTT   |   18:30 . Dishub : Tak Ada Pengamanan Saat Absorber Melintas di Kota Bojonegoro   |   18:00 . Pedagang dan Mainan Merihkan 'Wisata' Alat Berat   |   17:00 . Wisata Dadakan, Ribuan Warga Lihat Alat Berat   |   16:30 . Berjubel Hanya Ingin Lihat Alat Berat Parkir   |  
Sat, 07 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 24 February 2019 16:00

Tingkatkan Kapasitas, BMT NU Latihan Manajemen Pengelolaan Koperasi Syariah

Tingkatkan Kapasitas, BMT NU Latihan Manajemen Pengelolaan Koperasi Syariah

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Keberadaan koperasi syariah di Kabupaten Bojonegoro terus berkembang pesat, hal itu ditunjukkan banyaknya BMT Baitul Maal wa Tamwil yang dikelola pengurus Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai upaya peningkatan kapasitas, forum BMT Bintang Sembilan (FBBS) mengadakan pelatihan manajemen pengelolaan koperasi syariah.

Kegiatan yang berlangsung di aula Al-Birru Dander, Bojonegoro, Minggu (24/2/2019), diikuti sekitar 125 peserta baik pengurus maupun pegawai BMT NU di Kota Ledre. Serta menghadirkan pemateri dari Lembaga Diklat Profesi (LDP) Sharia Business Consulting (SBC) Sidogiri, Pasuruan.

"Pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas pengelola koperasi syariah atau BMT agar mampu bersaing maupun berkompetisi dengan lembaga keuangan lainnya," kata ketua forum BMT Bintang Sembilan, Moh. Subkhi.

Dijelaskan Pak Subkhi, forum BMT ini terdiri dari beberapa BMT NU di Kabupaten Bojonegoro yang diinisiasi para kader muda NU. Sehingga ratusan peserta yang mengikuti pelatihan dari BMT At-Tajdid Temayang, BMT NU Temayang, BMT NU Balen, Kasiman, Kedungadem, Kalitidu dan BMT At-Tanwir Talun. Bahkan BMT NU dari Tuban dan Nganjuk juga mengikuti pelatihan tersebut.

"Melalui pelatihan manajemen ini diharapkan bisa menghasilkan karyawan-karyawan yang handal agar bisa mengerakan ekonomi syariah," jelas kepada blokBojonegoro.com.

Ditambahkan, keberadaan BMT yang digerakkan NU dirasakan sangat berguna dan memberikan dampak positif bagi warga NU khususnya. Pasalnya koperasi syariah ini menjadi tempat menabung, meminjam uang dan yang lainnya bagi masyarakat umum.

"Agar BMT NU di Bojonegoro berkembang, peserta pelatihan manajemen diberi beberapa materi termasuk pengelolaan koperasi syariah, pembiayaan, akad dan stategi pemasaran. Selain itu sebelumnya juga mengikuti pelatihan-pelatihan Manajer dan diskusi ekonomi syariah," pungkasnya.

Tampak dalam pelatihan tersebut, ratusan peserta begitu antusias dan bersemangat mengikuti pelatihan yang disampaikan para pemateri. Bahkan tidak sedikit peserta yang bertanya dan berdiskusi, agar BMT NU yang dikelolanya berkembang pesat. [saf/ito]

Tag : bmt, nu, koperasi, syariah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat