17:00 . Live Ramadan Bersama Anwar Zahid   |   15:00 . Jelang Lebaran, Transaksi Tebus Barang di Pegadaian Bojonegoro Naik   |   13:00 . Penetapan Calon Kepala Desa Dilakukan Setelah Lebaran   |   12:00 . Dinas Perdagangan Pastikan Stok Elpiji 3 Kilogram Aman   |   10:00 . Medsos Eror, Pedagang Online Mengeluh   |   09:00 . Anak SD Jual Es Keliling Bantu Orang Tua   |   08:00 . Pilkades Pomahan Lanjut Dengan Catatan   |   07:00 . 4 Buah yang Ampuh Redakan Radang Tenggorokan   |   06:00 . Polres dan Kodim Bojonegoro Pengajian Bersama Masyarakat   |   22:00 . Silahturahmi Makin Erat, Elemen Masyarakat Gayam Buka Puasa Bersama   |   21:00 . STAI Attanwir Peringati Haul Abuya Al-Maliki di Halaman Kampus   |   20:00 . KKKS Pertamina Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Media   |   19:00 . Dirjen Migas Pantau Sarfas Pengisian BBM di Ruas Tol Jatim   |   18:00 . DP3AKB Konsen Pendampingan Korban Kasus Korban Kekerasan   |   17:00 . Shaf Salat Makin Maju   |  
Thu, 23 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 24 February 2019 16:00

Tingkatkan Kapasitas, BMT NU Latihan Manajemen Pengelolaan Koperasi Syariah

Tingkatkan Kapasitas, BMT NU Latihan Manajemen Pengelolaan Koperasi Syariah

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Keberadaan koperasi syariah di Kabupaten Bojonegoro terus berkembang pesat, hal itu ditunjukkan banyaknya BMT Baitul Maal wa Tamwil yang dikelola pengurus Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai upaya peningkatan kapasitas, forum BMT Bintang Sembilan (FBBS) mengadakan pelatihan manajemen pengelolaan koperasi syariah.

Kegiatan yang berlangsung di aula Al-Birru Dander, Bojonegoro, Minggu (24/2/2019), diikuti sekitar 125 peserta baik pengurus maupun pegawai BMT NU di Kota Ledre. Serta menghadirkan pemateri dari Lembaga Diklat Profesi (LDP) Sharia Business Consulting (SBC) Sidogiri, Pasuruan.

"Pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas pengelola koperasi syariah atau BMT agar mampu bersaing maupun berkompetisi dengan lembaga keuangan lainnya," kata ketua forum BMT Bintang Sembilan, Moh. Subkhi.

Dijelaskan Pak Subkhi, forum BMT ini terdiri dari beberapa BMT NU di Kabupaten Bojonegoro yang diinisiasi para kader muda NU. Sehingga ratusan peserta yang mengikuti pelatihan dari BMT At-Tajdid Temayang, BMT NU Temayang, BMT NU Balen, Kasiman, Kedungadem, Kalitidu dan BMT At-Tanwir Talun. Bahkan BMT NU dari Tuban dan Nganjuk juga mengikuti pelatihan tersebut.

"Melalui pelatihan manajemen ini diharapkan bisa menghasilkan karyawan-karyawan yang handal agar bisa mengerakan ekonomi syariah," jelas kepada blokBojonegoro.com.

Ditambahkan, keberadaan BMT yang digerakkan NU dirasakan sangat berguna dan memberikan dampak positif bagi warga NU khususnya. Pasalnya koperasi syariah ini menjadi tempat menabung, meminjam uang dan yang lainnya bagi masyarakat umum.

"Agar BMT NU di Bojonegoro berkembang, peserta pelatihan manajemen diberi beberapa materi termasuk pengelolaan koperasi syariah, pembiayaan, akad dan stategi pemasaran. Selain itu sebelumnya juga mengikuti pelatihan-pelatihan Manajer dan diskusi ekonomi syariah," pungkasnya.

Tampak dalam pelatihan tersebut, ratusan peserta begitu antusias dan bersemangat mengikuti pelatihan yang disampaikan para pemateri. Bahkan tidak sedikit peserta yang bertanya dan berdiskusi, agar BMT NU yang dikelolanya berkembang pesat. [saf/ito]

Tag : bmt, nu, koperasi, syariah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat