09:00 . Sekolah Bengawan Solo Ajarkan Siswa Sayangi Alam   |   08:00 . Bupati Resmikan Taman Lokomotif dan Senam Produktif Bersama   |   18:00 . Ibu-ibu PKK di Kedungprimpen Belajar Pemasaran Daring   |   17:00 . FKMB UINSA Kembangkan Potensi Desa Melalui Bakmas   |   16:00 . Nyentrik, Polisi Ramah Dikenal Kumisnya   |   15:00 . Boromania Beri Waktu Manajemen Persibo Beri Kepastian   |   14:00 . Pendekar Velg Super Jago   |   13:00 . Sama-sama Naik, ini Harga Jual dan Buyback   |   12:00 . Meski Selesai Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Balik   |   11:00 . PWI Bojonegoro Gelar Lomba Menulis Potensi Desa   |   10:00 . Nurul Hayat Bojonegoro Resmikan 3 Rumah Baru untuk Korban Puting Beliung   |   09:00 . ABC Kampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat di Desa Setren   |   08:00 . Ular Besar Diamankan di Lingkungan Warga Kota Bojonegoro   |   07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   21:00 . Antisipasi Banjir, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Anggota Satlinmas Desa   |  
Fri, 24 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 26 February 2019 17:00

50 Peserta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata

50 Peserta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Sebagai upaya mengembangkan pariwisata dan yang ada, Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan dan sertifikasi kepada pemandu wisata di Bojonegoro. Pelatihan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut dilaksanakan selama tiga hari, dari 

tanggal 18, 19 dan terakhir pada hari ini, Selasa (26/2/2019).

"Mereka berasal daru biro perjalanan wisata, tour leader, pengelola wisata, genpi, saka pariwisata, BUMDes dan pendamping wisata yang ada di Bojonegoro," ungkap kepala Disbudpar, Amir Syahid.

Jika dilihat beberapa tahun terkahir, pengunjung wisata di Kota Ledre ini menunjukan perkembangan yang lumayan signifikan. Apalagi di Bojonegoro juga sudah mulai bermunculan beberapa wisata baru yang ada di perdesaan yang tak kalah bagus dengan wisata luar daerah. Sehingga jika wisata di Bojonegoro betul-betul dikelola dengan baik, ke depanya bisa menjadi kekuatan ekonomi baru.

Namun untuk mewujudkanya, tentu tidak bisa semudah membalikan telapak tangan dan tidak bisa dilakukan sendiri. Sehingga harus ada kebersinergian antara stake holder yang ada, dari masyarakat sampai pemerintah daerah.

"Wisata ini milik kita bersama dan kita harus bangga dengan semuanya," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Oleh karena itu, melalui pelatihan dan sertifikasi pemandu wisata diharapkan turut meningkatkan kemampuan pelaku pariwisata dalam hal pemandu ekowisata. Sehingga pemandu wisata bisa memahami bahwa pengembangan pariwisata juga harus bertanggung jawab terhadap pelestarian sumber daya alam dan budaya.

"Jika pemandu wisata bisa mengusai lapangan, tentunya keinginan dan kenyamanan wisatawan kepada tempat wisata bakal bertambah, sehingga ingin datang lagi ke wisata tersebut," pungkas Amir Syahid.[din/lis]

 

Tag : disbudpar, pelatihan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat