21:00 . Patuhi Prokes, Polres Doa Bersana Anak Yatim   |   20:30 . Mars Tiga Wajib   |   20:00 . Dara Asal Tambakrejo ini Geluti Breeding Kambing   |   19:00 . Ranitya Nurlita juga Finalis di Ajang Internasional   |   18:00 . Teguhkan Khittah, ISNU Bojonegoro Siapkan Santri Perdamaian di Era Milenial   |   17:00 . Liburan Tetap Ingat Pesan Ibu   |   16:00 . Merosot di Awal Pandemi, Omzet Para Perajin Mulai Merangkak Naik   |   14:00 . Sungai Mengkuris Meluap Terjang Pembangunan Jembatan dan Putus Saluran PDAM   |   13:00 . Libur Maulid, Pengunjung Wisata Desa Meningkat   |   12:00 . Pendemi Covid-19, Undian Berlangsung Virtual   |   11:00 . Peringati HUT, UDD PMI Akan Gelar Undian Berhadiah Bagi Pendonor   |   10:00 . Pasien Sembuh Nasional Sudah Mencapai Angka 325.793 Orang   |   09:00 . Disbudpar Persilahkan Masyarakat Berlibur ke Wisata   |   08:00 . Ayo Wisata dengan Tetap Patuh Prokes   |   07:00 . 6 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mengencani Pria yang Lebih Muda   |  
Thu, 29 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 27 February 2019 12:00

Mesin Pengering Padi Desa Wotan Mulai Dioperasikan

Mesin Pengering Padi Desa Wotan Mulai Dioperasikan

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Untuk memfasilitasi masyarakat, khususnya Desa Wotan, Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Kelompok Tani Desa Wotan mendirikan gudang mesin pengering padi, yang bertempat di Dusun Laut desa setempat. Gudang itu, mulai dibangun pada Agustus 2018 lalu, dan mulai  dioperasikan lima hari terakhir ini.

"Mesin tersebut bisa digunakan untuk mengeringkan bermacam-macam hasil panen, seperti padi dan jagung," terang Komandan Pleton (Ndanton) Linmas Desa Wotan, Imam.

Menurutnya, dalam 24 jam mesin ini bisa mengeringkan minimal 10 sampai 60 ton padi. Kalau mengeringkan kurang dari 10 ton bisa, tetapi hitungannya rugi, karena tenaga listrik dan bahan bakar yang harus digunakan jumlahnya sama.. "Bahan bakar solar, listriknya menggunakan 35000 W," imbuhnya.

Kepala Desa Wotan, Ghufon juga menyampaikan, bahwa dengan adanya alat pengering padi tersebut, yang lebih diprioritaskan memanfaatkan mesin tersebut adalah masyarakat Desa Wotan.

"Setelah dihitung biaya, listrik, solar bahan bakar dan teaga kerja, warga yang mengeringkan padinya setiap 1 kilogram akan dikenai biaya Rp250,-" terangnya. [aim/ito]

Tag : Wotan, bojonegoro, sumberejo, Mesin, pengering


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat