16:00 . Tradisi Ramadan, Jalan KH M Rosyid Layaknya Pasar Tumpah   |   15:00 . Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota   |   13:00 . H-10 Pengerjaan dan Material Proyek Jalan Nasional Sudah Bersih   |   12:00 . Kapolres Cek Jalan Nasional Jelang Arus Mudik Lebaran   |   11:00 . Pengamanan Hasil Pemilu, 400 Aparat Gabungan Disiapkan   |   10:00 . Puasa Ramadan, Peserta Upacara Harkitnas Mengeluh Pusing Dan Mual   |   08:00 . Tes Wawancara, Tentukan 10 Nama Calon KPU   |   07:00 . Tips Mengurangi Bau Mulut di Saat Puasa   |   22:00 . Antisipasi Aksi 22 Mei, Polres Bojonegoro Siaga di Stasiun   |   21:00 . Gandeng Pemuda NU, Ahbabul Musthofa Tebar Ta'jil di Kedungadem   |   20:00 . PC IPNU IPPNU Bojonegoro Ngaos Administrasi   |   19:30 . Baksos Ramadan dan Parenting Connection JCI Bojonegoro   |   19:00 . Viking Bojonegoro Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim   |   18:30 . Bersama Komunitas Offroad, Kapolres Bojonegoro Bagi Takjil   |   18:00 . Bedah Keorganisasian, Tingkatkan Keterampilan Kader Jalankan SOP   |  
Mon, 20 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 27 February 2019 17:00

Usia Renta, Nenek Asal Ngraho Ini Tekuni Jual Bantal dan Guling

Usia Renta, Nenek Asal Ngraho Ini Tekuni Jual Bantal dan Guling

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Meski usia sudah tak lagi muda, Suratih (67) nenek asal Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro yang setiap harinya berjualan bantal dan guling mengelilingi Kecamatan Sumberrejo dan Baureno.

Ia mengaku berangkat dari Ngraho pukul 07.00 WIB, setelah itu naik angkutan umum bus, dan ketika sampai kecamatan yang dituju, ia langsung berjalan dan berkeliling menyusuri jalan dengan mengunakan caping gunung sebagai pelindung kelapa dari sengatan matahari dan kain sarung untuk menggendong barang dagangannya.

"Sejak tahun 1860 saya menekuni pekerjaan tersebut," ucapnya sembari menghitung rupiah yang telah di perolehnya.

Bantal dan guling yang dijual Suratih adalah hasil dari karya tangannya sendiri, ia mengisi bantal dan guling tersebut dengan kapuk asli, setelah itu ia jahit manual dengan bermodalkan benang dan jarum yang dirajut dengan tangannya yang sudah berkeriput.

"Satu bantal saya patok dengan harga Rp25.000, sedangkan bantal Rp30.000, dan Alhamdulillah setiap hari pasti terjual meskipun terkadang tidak selalu habis, tapi cukup lah untuk modal lagi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com, Rabu (27/2/2019). [lin/lis]

 

Tag : guling, bantal

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat