18:00 . Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia   |   17:00 . Bus Baru Pemkab, Bupati: Untuk Pelayanan dan Sosial   |   16:00 . Maba IAI Sunan Giri Antusias Ikuti Seminar Pembuatan Makalah   |   15:00 . Mekanisme Berbeda, Pemilihan Ketua Lewat Formatur   |   14:00 . Pemuda Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Musda   |   13:00 . Serunya Lomba Mancing Merdeka Berebut Sepeda Motor   |   12:00 . Bupati Kunjungi Exit Tol Nganjuk ini Tujuannya   |   11:00 . Bak Moto GP, Ibu-Ibu Ikut Balap Traktor di Desa Tejo   |   10:00 . Mancing Merdeka, Berebut Ikan Dengan Bobot Terberat   |   08:00 . Ratusan Pemancing Turut Mancing Merdeka   |   07:00 . Apakah Asma Menular?   |   18:00 . Sutrac Bantu Droping Air Bersih di Tlogohaji   |   17:00 . Besok, Desa Tejo Kembali Gelar Lomba Balap Traktor   |   15:00 . MI Islamiyah Sarangan Sabet Juara Satu di Pesta Siaga Kwaran Kanor   |   14:00 . Pengusaha NU Bojonegoro Berkumpul, Mau Apa?   |  
Sun, 15 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 28 February 2019 11:00

Nasib Persibo Bojonegoro

Mantan CEO Sebut Persibo Butuh Dana

Mantan CEO Sebut Persibo Butuh Dana

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Menjelang laga kompetisi, persiapan Persibo Bojonegoro belum juga menuai titik terang. Pasalnya tim kebanggaan warga Kabupaten Bojonegoro dirasa terkendala finansial, sehingga mantan CEO Persibo Bojonegoro, Lukman Wafi menyebut tim berjuluk Laskar Angkling Dharma membutuhkan dana segar.

Agar dapat mengakses pendanaan tersebut, Persibo Bojonegoro berpindah ke amatir. Menurut Lukman Wafi, sumberdana Persibo itu berharap dari sponsor, Bupati (APBD) dan juga pengurus. Namun dengan status sebagai club profesional, dipastikan tidak bisa berharap dari dana APBD.

Sedangkan berharap dari sponsor juga hampir mustahil, karena dengan berkompetisi di Liga Tiga tidak memberikan dampak ekonomi untuk kepentingan sponsor dan berharap dari iuran para pengurus mungkin sangatlah terbatas.

"Lalu dengan cara apa untuk merespon semangat Boromania dan suporter yang sangat heroik itu. Tidak ada cara lain kecuali tanggalkan status Persibo sebagai tim profesional, beralihlah ke status sebagai club sepak bola amatir," terang Lukman Wafi.

Liga tiga 2019 pasti di gelar dengan predikat sebagai liga amatir, ini tidak ada hubungannya dengan Kongres luar biasa PSSI yang akan digelar setelah Pilpres yang agendanya adalah memilih ketua umum. Untuk itu kenapa tidak dimulai dari sekarang, manejemen ambil keputusan membubarkan PT. Semangat Bojonegoro Jaya dan menyerahkan Persibo kepada Askab PSSI. "Eksistensi Persibo itu hanya terkendala soal dana," jelas mantan ketua Koni Bojonegoro itu.

Ditambahkan, pembubaran sebuah PT perlu waktu tidak cukup hanya melalui RUPS, tetapi ditetapkan dengan keputusan pengadilan dan menejemen tidak usah sungkan-sungkan mengeluarkan surat keterangan tidak mampu untuk melanjutkan pengelolaan PT. Semangat Bojonegoro Jaya.

Serta tidak perlu menunda-nunda lagi segera proses pembubaran PT. Semangat Bojonegoro Jaya, kalau sudah ada putusan pengadilan yang membubarkan PT. "Maka Persibo sudah bisa mengakses dana APBD, untuk secara sunggu-sungguh berkompetisi di liga tiga dengan target promusi ke liga 2," imbuhnya.

Terkait Perda tentang APBD 2019 sedang berjalan, berharap dari APBD perubahan sekitar bulan September sangat riskan. Sementara kompetisi liga 3 akan dimulai pada bulan juli 2019. Dalam mempersiapkan tim liga 3 bisa berkolaborasi dengan tim sepak bola Porprov dengan pelatih yang sudah ada dan berlisensi dan tentu menambahkan pemain senior.

"Soal dana, Koni bisa menambah alokasi anggaran untuk Askab, dan Askab sementara meniadakan kompetisi internal untuk fokus mempersiapkan tim porprov dan tim liga 3," imbuhnya.

Saat ini Persibo berpacu dengan waktu, lanjut Lukman, hematnya yang diperlukan saat ini berembuk untuk ambil keputusan duduk satu meja, dari unsur Koni, Askab, Menjemen Persibo, Pemkab tentu dari perwakilan supporten juga disertakan.

"Insya Allah tidak ada yang sulit asal mengedepankan kepentingan Bojonegoro yang enerjik dan produktif itu," pungkasnya. [saf/lis]

Tag : persibo, nasib

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat