21:00 . PDAM Macet, Begini Tanggapan Perusahaan   |   20:00 . Masyarakat Keluhkan Air PDAM Macet   |   19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |   10:00 . Suporter Persibo Sambut Mantan Pemain Persipura di Juanda Surabaya   |   09:00 . Festival Tari Thengul Internasional, ini Rangkaian Acaranya...   |   08:00 . Juli, di Bojonegoro ada Acara Berskala Internasional   |   07:00 . 8 Cara Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan untuk Anak   |  
Wed, 26 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 28 February 2019 11:00

Nasib Persibo Bojonegoro

Mantan CEO Sebut Persibo Butuh Dana

Mantan CEO Sebut Persibo Butuh Dana

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Menjelang laga kompetisi, persiapan Persibo Bojonegoro belum juga menuai titik terang. Pasalnya tim kebanggaan warga Kabupaten Bojonegoro dirasa terkendala finansial, sehingga mantan CEO Persibo Bojonegoro, Lukman Wafi menyebut tim berjuluk Laskar Angkling Dharma membutuhkan dana segar.

Agar dapat mengakses pendanaan tersebut, Persibo Bojonegoro berpindah ke amatir. Menurut Lukman Wafi, sumberdana Persibo itu berharap dari sponsor, Bupati (APBD) dan juga pengurus. Namun dengan status sebagai club profesional, dipastikan tidak bisa berharap dari dana APBD.

Sedangkan berharap dari sponsor juga hampir mustahil, karena dengan berkompetisi di Liga Tiga tidak memberikan dampak ekonomi untuk kepentingan sponsor dan berharap dari iuran para pengurus mungkin sangatlah terbatas.

"Lalu dengan cara apa untuk merespon semangat Boromania dan suporter yang sangat heroik itu. Tidak ada cara lain kecuali tanggalkan status Persibo sebagai tim profesional, beralihlah ke status sebagai club sepak bola amatir," terang Lukman Wafi.

Liga tiga 2019 pasti di gelar dengan predikat sebagai liga amatir, ini tidak ada hubungannya dengan Kongres luar biasa PSSI yang akan digelar setelah Pilpres yang agendanya adalah memilih ketua umum. Untuk itu kenapa tidak dimulai dari sekarang, manejemen ambil keputusan membubarkan PT. Semangat Bojonegoro Jaya dan menyerahkan Persibo kepada Askab PSSI. "Eksistensi Persibo itu hanya terkendala soal dana," jelas mantan ketua Koni Bojonegoro itu.

Ditambahkan, pembubaran sebuah PT perlu waktu tidak cukup hanya melalui RUPS, tetapi ditetapkan dengan keputusan pengadilan dan menejemen tidak usah sungkan-sungkan mengeluarkan surat keterangan tidak mampu untuk melanjutkan pengelolaan PT. Semangat Bojonegoro Jaya.

Serta tidak perlu menunda-nunda lagi segera proses pembubaran PT. Semangat Bojonegoro Jaya, kalau sudah ada putusan pengadilan yang membubarkan PT. "Maka Persibo sudah bisa mengakses dana APBD, untuk secara sunggu-sungguh berkompetisi di liga tiga dengan target promusi ke liga 2," imbuhnya.

Terkait Perda tentang APBD 2019 sedang berjalan, berharap dari APBD perubahan sekitar bulan September sangat riskan. Sementara kompetisi liga 3 akan dimulai pada bulan juli 2019. Dalam mempersiapkan tim liga 3 bisa berkolaborasi dengan tim sepak bola Porprov dengan pelatih yang sudah ada dan berlisensi dan tentu menambahkan pemain senior.

"Soal dana, Koni bisa menambah alokasi anggaran untuk Askab, dan Askab sementara meniadakan kompetisi internal untuk fokus mempersiapkan tim porprov dan tim liga 3," imbuhnya.

Saat ini Persibo berpacu dengan waktu, lanjut Lukman, hematnya yang diperlukan saat ini berembuk untuk ambil keputusan duduk satu meja, dari unsur Koni, Askab, Menjemen Persibo, Pemkab tentu dari perwakilan supporten juga disertakan.

"Insya Allah tidak ada yang sulit asal mengedepankan kepentingan Bojonegoro yang enerjik dan produktif itu," pungkasnya. [saf/lis]

Tag : persibo, nasib

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat