19:00 . Tingkatkan Militansi, PAC IPNU-IPPNU Kepohbaru Gelar Diklatama   |   18:00 . Relawan: Optimis Menang, Jokowi - Amin Pilihan Tepat   |   17:00 . Disdik Anggarkan Rp32 M untuk 3.400 GTT   |   16:00 . BEM UNUGIRI Gelar Pemilihan Duta Kampus   |   15:00 . Ketua TKD Jatim Deklarasikan Kemenangan Jokowi - Amin di Bojonegoro   |   14:00 . Berikut Klarifikasi Kemenag RI   |   13:00 . Dari Hobi, Ingin Buat Tempat Edukasi Bonsai   |   12:00 . Waspada Berita Hoax, Bupati: Harus Ditindak Tegas   |   11:00 . Tak Hanya Bojonegoro, Kekeliruan Soal SKI Seluruh Indonesia   |   10:30 . Tabrak Truk, Pengendara Motor Meniggal Dunia   |   10:00 . Tak Sempat Lihat Konser Letto, Ini Dia ......   |   09:00 . Desa Rendeng Siap Gelar Festival Gerabah Kedua   |   08:00 . Target 10 Besar, KONI Bojonegoro Bakal Andalkan 6 Cabor   |   07:00 . Mengapa Kita Cocok Berteman dengan Orang - Orang Tertentu   |   00:00 . Keceriaan Pletonic Sambut Letto   |  
Sun, 24 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 01 March 2019 16:00

Mengais Pundi Rupiah, Mahasiswa Ini Rela Jaga Rel KA

Mengais Pundi Rupiah, Mahasiswa Ini Rela Jaga Rel KA

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Salah satu Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojojonegoro yang memiliki nama M. Sulthoni asal Desa Margomulyo, Kecamatan Balen rela bekerja menjadi penjaga rel Kereta Api untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Remaja yang kerap di sapa Toni tersebut mengungkapkan, setiap hari ketika sedang libur kuliah dirinya bekerja sebagai penjaga rel KA di pertigaan dekat rumahnya. Ia juga mengaku sudah hampir satu tahun pekerjaan menjadi penjaga rel KA tersebut ia lakoni.

"Alhamdulillah, meskipun tak seberapa hasil dari pekerjaan menjaga rel, namun sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan saya sehari-hari tanpa membebani orang tua," ungkap Toni, ketika di temui blokBojonegoro.com, Jumat (1/3/2019).

Tak kenal lelah, meskipun sinar matahari terik menyegat di kepala, ia pun tetap semangat bekerja, mengais pundi-pundi receh yang diberikan pengendara roda empat yang melintasi rel KA.

"Saya tidak pernah mematok harga untuk pengendara yang lewat, jika dikasih ya saya terima, jika tidak ya tetap saya layani dengan senang hati," ucapnya sembari mengusap keringat.

Ternyata remaja yang baru menginjak usia 19 tahun tersebut juga aktif dalam organisasi kampus, baik OMIK (Organisasi Mahasiswa Intra Kampus) maupun OMEK (Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus).

"Saya ikut gabung dalam OMIK prodi yang sedang saya tempuh, dan OMEKnya saya ikut dalam PMII (Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia). Karena bagi saya tidak cukup jika seorang mahasiswa hanya memperoleh ilmu dari dalam prodi. Maka keikut sertaan mahasiswa dalam organisasi kampus itu perlu, karena hal tersebut akan menjadi pengutan kapasitas dari mahasiswa itu sendiri," pungkasnya sambil memotivasi. [lin/lis]

 

Tag : mahasiswa, rel, panjaga

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more