17:00 . Live Ramadan Bersama Anwar Zahid   |   15:00 . Jelang Lebaran, Transaksi Tebus Barang di Pegadaian Bojonegoro Naik   |   13:00 . Penetapan Calon Kepala Desa Dilakukan Setelah Lebaran   |   12:00 . Dinas Perdagangan Pastikan Stok Elpiji 3 Kilogram Aman   |   10:00 . Medsos Eror, Pedagang Online Mengeluh   |   09:00 . Anak SD Jual Es Keliling Bantu Orang Tua   |   08:00 . Pilkades Pomahan Lanjut Dengan Catatan   |   07:00 . 4 Buah yang Ampuh Redakan Radang Tenggorokan   |   06:00 . Polres dan Kodim Bojonegoro Pengajian Bersama Masyarakat   |   22:00 . Silahturahmi Makin Erat, Elemen Masyarakat Gayam Buka Puasa Bersama   |   21:00 . STAI Attanwir Peringati Haul Abuya Al-Maliki di Halaman Kampus   |   20:00 . KKKS Pertamina Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Media   |   19:00 . Dirjen Migas Pantau Sarfas Pengisian BBM di Ruas Tol Jatim   |   18:00 . DP3AKB Konsen Pendampingan Korban Kasus Korban Kekerasan   |   17:00 . Shaf Salat Makin Maju   |  
Thu, 23 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 02 March 2019 15:00

Sukses Usaha Bawang Putih, Kini Miliki 40 Karyawan

Sukses Usaha Bawang Putih, Kini Miliki 40 Karyawan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Mbak Ita sapaan akrabnya, pemilik usaha bumbu dapur berjenis bawang  putih yang bertempat di Dusun Ngrakas, Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno yang telah bekembang pesat hingga ke luar Kota tersebut, kini memiliki karyawan sejumlah 40 orang yang di pekerjakannya setiap hari.

"40 orang tersebut tidak hanya dari dalam Desa Sraturejo saja, namun ada juga dari luar desa, yakni Desa Ngemplak dan Pasinan, serta dominan ibu rumah tangga yang sebelumnya nganggur di rumah. Namun ada juga beberapa karyawan laki-laki yang saya pekerjakan," ucapnya ketika di temui blokBojonegoro.

Ia menuturkan, dari 40 karyawan tersebut pola kerjanya dibagi bermacam-macam. Mulai dari pengupasan bawang, merapikan bawang pada karung-karung, pemasaran, hingga ada juga karyawan khusus mengambil stok bawang yang dibelinya dari Kota Surabaya.

"Semoga usaha yang saya rintis dari nol ini bisa semakin berkembang lebih besar sesuai harapan," harapnya, Sabtu (2/3/2019).

Terpisah, salah satu karyawan yang bernama Muawanah asal Desa Pasinan mengaku senang bisa bekerja sebagai buruh pengupas bawang, pasalnya sebelum ia menekuni pekerjaan tersebut dirinya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa yang tidak berpenghasilan.

"Saya senang bisa bekerja menjadi buruh pengupas bawang, meskipun gaji tak seberapa, namun lumayan bisa buat tambahan kebutuhan sehari-hari," ungkapnya. [lin/lis]

Tag : karyawan, bawang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat