08:00 . Belum Berijin dan Jual Miras, Dua Karaoke di Mojoranu Diamankan   |   07:00 . Waspada, Pemberian MPASI Kurang Tepat Bisa Berisiko Stunting   |   19:00 . 3 Orang Sembuh, Tambahan 2 Positif Covid-19   |   18:00 . Hadirkan Hotspot Area Untuk Akses Jangkauan Informasi yang Luas   |   17:00 . Gotong Royong Masyarakat Samin yang Masih Terjaga   |   16:00 . Pandemi, Apakah Pentol Sejati Terdampak?   |   15:00 . Siap Jaga Kyai Dan NKRI, Santri IPSPN-NU Dikukuhkan   |   13:00 . 852 Modin Wanita Dapat Insentif Rp125 Ribu Tiap Bulan   |   12:00 . MTQ di Bojonegoro Dilaksanakan 15 Oktober Mendatang   |   10:00 . Perlancar Aliran Sungai, Pemkab dan Koramil Kerja Bakti   |   08:00 . Angin Kencang Akibatkan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang   |   07:00 . Berikut Ciri-Ciri Sakit Jantung   |   23:00 . Makin Maju, Pesantren Mahasiswa Attanwir Diresmikan   |   22:00 . Intip Museum Pertanian di Wisata Edukasi Pejambon   |   21:00 . Wisata Edukasi Pejambon Diresmikan Menteri Desa   |  
Mon, 28 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 02 March 2019 15:00

Sukses Usaha Bawang Putih, Kini Miliki 40 Karyawan

Sukses Usaha Bawang Putih, Kini Miliki 40 Karyawan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Mbak Ita sapaan akrabnya, pemilik usaha bumbu dapur berjenis bawang  putih yang bertempat di Dusun Ngrakas, Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno yang telah bekembang pesat hingga ke luar Kota tersebut, kini memiliki karyawan sejumlah 40 orang yang di pekerjakannya setiap hari.

"40 orang tersebut tidak hanya dari dalam Desa Sraturejo saja, namun ada juga dari luar desa, yakni Desa Ngemplak dan Pasinan, serta dominan ibu rumah tangga yang sebelumnya nganggur di rumah. Namun ada juga beberapa karyawan laki-laki yang saya pekerjakan," ucapnya ketika di temui blokBojonegoro.

Ia menuturkan, dari 40 karyawan tersebut pola kerjanya dibagi bermacam-macam. Mulai dari pengupasan bawang, merapikan bawang pada karung-karung, pemasaran, hingga ada juga karyawan khusus mengambil stok bawang yang dibelinya dari Kota Surabaya.

"Semoga usaha yang saya rintis dari nol ini bisa semakin berkembang lebih besar sesuai harapan," harapnya, Sabtu (2/3/2019).

Terpisah, salah satu karyawan yang bernama Muawanah asal Desa Pasinan mengaku senang bisa bekerja sebagai buruh pengupas bawang, pasalnya sebelum ia menekuni pekerjaan tersebut dirinya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa yang tidak berpenghasilan.

"Saya senang bisa bekerja menjadi buruh pengupas bawang, meskipun gaji tak seberapa, namun lumayan bisa buat tambahan kebutuhan sehari-hari," ungkapnya. [lin/lis]

Tag : karyawan, bawang


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat