19:00 . Tingkatkan Militansi, PAC IPNU-IPPNU Kepohbaru Gelar Diklatama   |   18:00 . Relawan: Optimis Menang, Jokowi - Amin Pilihan Tepat   |   17:00 . Disdik Anggarkan Rp32 M untuk 3.400 GTT   |   16:00 . BEM UNUGIRI Gelar Pemilihan Duta Kampus   |   15:00 . Ketua TKD Jatim Deklarasikan Kemenangan Jokowi - Amin di Bojonegoro   |   14:00 . Berikut Klarifikasi Kemenag RI   |   13:00 . Dari Hobi, Ingin Buat Tempat Edukasi Bonsai   |   12:00 . Waspada Berita Hoax, Bupati: Harus Ditindak Tegas   |   11:00 . Tak Hanya Bojonegoro, Kekeliruan Soal SKI Seluruh Indonesia   |   10:30 . Tabrak Truk, Pengendara Motor Meniggal Dunia   |   10:00 . Tak Sempat Lihat Konser Letto, Ini Dia ......   |   09:00 . Desa Rendeng Siap Gelar Festival Gerabah Kedua   |   08:00 . Target 10 Besar, KONI Bojonegoro Bakal Andalkan 6 Cabor   |   07:00 . Mengapa Kita Cocok Berteman dengan Orang - Orang Tertentu   |   00:00 . Keceriaan Pletonic Sambut Letto   |  
Sun, 24 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 March 2019 20:00

Teror Ular Piton di Temayang

Diduga Ada Banyak, 3 Piton Berhasil Ditangkap

Diduga Ada Banyak, 3 Piton Berhasil Ditangkap

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Setidaknya sudah ada tiga ular piton di Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro berhasil ditangkap warga. Tetapi dimungkinkan masih ada beberapa ular yang masih berkeliaran di Kali Pacal yang melintasi Desa Belun Kecamatan Temayang.

"Tiga ekor ular yang ditangkap salah satunya berbobot sekitar 10 kilogram dengan panjang 3 meteran," kata Ainur Rofiq, warga Desa Belun Kecamatan Temayang, Minggu (3/3/2019).

Menurutnya, ular yang ditangkap warga bernama Witanto itu langsung dijual. Sebab saat menangkap harus dengan tangan kosong, jika ada bekas pukulan ular tersebut tidak akan laku dijual. "Makanya kalau menangkap itu harus duel dengan ular," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Saat diamankan tidak sedikit warga yang menyaksikan, namun beberapa warga juga ada yang merasa ketakutan. Sebab ular-ular lain dirasa masih ada yang berkeliaran di sekitar pekerangan warga setempat.

Ditambahkan, ular-ular tersebut naik ke lingkungan rumah karena banjir Kali Pacal, serta hewan reptil menyukai tempat yang lembab seperti halnya di bawah pohon bambu di sekitar rumah warga. "Mungkin habitatnya terusik adanya pembangunan waduk gongseng, jadi ular berkeliaran," sebutnya.

Seperti diketahui, adanya teror ular piton tersebut warga banyak yang kehilangan hewan ternak seperti ayam dan unggas. Warga setempat memperkirakan teror akan berlanjut, karena masih memasuki musim penghujan. [saf/mu]

Tag : ular piton, ular

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more