17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |   16:00 . Pastikan Ikut Kompetisi, Bojonegoro FC Seleksi Setelah Lebaran   |   15:00 . Polres Bojonegoro Sidak di Pasar Kota   |   14:00 . Banyak Reseller Geliat Pakaian Bekas di Bojonegoro   |   13:00 . Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban   |   12:00 . 403 Bakal Calon Kepala Desa Berebut Kursi   |   10:00 . Kapolres: Tidak Ada Warga yang Berangkat ke Jakarta   |   09:00 . Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI   |   08:00 . BEDUK, Cara Pertamina Berbagi Bareng UKM, Komunitas dan Hiswana Migas   |   07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |   22:00 . Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional   |   21:00 . Kuwalahan Layani Pesanan, Industri Rumahan Rekrut IRT Tiap Ramadan   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 March 2019 20:00

Teror Ular Piton di Temayang

Diduga Ada Banyak, 3 Piton Berhasil Ditangkap

Diduga Ada Banyak, 3 Piton Berhasil Ditangkap

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Setidaknya sudah ada tiga ular piton di Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro berhasil ditangkap warga. Tetapi dimungkinkan masih ada beberapa ular yang masih berkeliaran di Kali Pacal yang melintasi Desa Belun Kecamatan Temayang.

"Tiga ekor ular yang ditangkap salah satunya berbobot sekitar 10 kilogram dengan panjang 3 meteran," kata Ainur Rofiq, warga Desa Belun Kecamatan Temayang, Minggu (3/3/2019).

Menurutnya, ular yang ditangkap warga bernama Witanto itu langsung dijual. Sebab saat menangkap harus dengan tangan kosong, jika ada bekas pukulan ular tersebut tidak akan laku dijual. "Makanya kalau menangkap itu harus duel dengan ular," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Saat diamankan tidak sedikit warga yang menyaksikan, namun beberapa warga juga ada yang merasa ketakutan. Sebab ular-ular lain dirasa masih ada yang berkeliaran di sekitar pekerangan warga setempat.

Ditambahkan, ular-ular tersebut naik ke lingkungan rumah karena banjir Kali Pacal, serta hewan reptil menyukai tempat yang lembab seperti halnya di bawah pohon bambu di sekitar rumah warga. "Mungkin habitatnya terusik adanya pembangunan waduk gongseng, jadi ular berkeliaran," sebutnya.

Seperti diketahui, adanya teror ular piton tersebut warga banyak yang kehilangan hewan ternak seperti ayam dan unggas. Warga setempat memperkirakan teror akan berlanjut, karena masih memasuki musim penghujan. [saf/mu]

Tag : ular piton, ular

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat