02:00 . Lewat Jembatan, Kepala Truk Terpisah   |   01:30 . Rela Menunggu Demi Lihat Truk Lewat   |   01:00 . Unik, Lintasi Jembatan Kendaraan Tanpa Kepala   |   00:30 . Tunggu Alat Berat JTB Lewat, Warga Antre di Pinggir Jalan   |   00:00 . Tanpa Kepala, Alat Berat Lintasi Jembatan   |   23:30 . Pantau Lintasan Jembatan di Komputer   |   23:00 . Start Pukul 22.00 WIB, Jalanan Macet   |   22:00 . Detik-detik Menegangkan Ibu Muda Melahirkan di Hutan   |   21:00 . Lho...! Truk Parkir Pembawa Rejeki   |   20:00 . Penuh Sesak 'Wisata Dadakan' Alat Jumbo Parkir   |   19:00 . Novel Pulang ke Desa Diapresiasi Menteri PDTT   |   18:30 . Dishub : Tak Ada Pengamanan Saat Absorber Melintas di Kota Bojonegoro   |   18:00 . Pedagang dan Mainan Merihkan 'Wisata' Alat Berat   |   17:00 . Wisata Dadakan, Ribuan Warga Lihat Alat Berat   |   16:30 . Berjubel Hanya Ingin Lihat Alat Berat Parkir   |  
Sat, 07 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 March 2019 14:00

Januari-Februari, Penderita DB Capai 281 Kasus

Januari-Februari, Penderita DB Capai 281 Kasus

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Selama dua bulan awal tahun 2019 ini penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti di Kabupaten Bojonegoro terus bertambah. Hal tersebut diungkapkan Kasi Penyakit Menular,  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Wheny Dyah.

Berdasarkan data Dinkes, penderita DBD dari Januari hingga 27 Februari 2019 mencapai 281 orang. Dari jumlah ini ada lima orang meninggal dunia. DBD di Bojonegoro sendiri menyerang hampir semua kalangan, dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa.

"Pada bulan Januari ada 223 kasus dan yang meninggal ada 4 orang, sedangkan pada bulan Februari mengalami penurun, hanya 58 kasus dan satu orang meninggal dunia," ungkap Wheny Dyah.

Melihat penderita DBD yang terus bertambah, pihak Dinas Kesehatan terus melakukan gerakan pencegahan bersama masyarakat dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M plus. Yakni Menguras atau membersihkan penampungan air minum, drum dan bak-bak air lainnya. Menutup, yaitu menutup rapat-rapat penampungan air.

Serta, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk dan menaburkan bio larvasida atau obat cair anti nyamuk di penampungan air.

"PSN dengan cara 3M Plus ini harus kita lakukan bersama-sama masyarakat. Kalau kita melakukan ini insyaAllah penularan DBD dari nyamuk Aedes Aegypti dapat kita tanggulangi, karena ini untuk mencegah berkembangbiaknya," ucap perempuan yang akrab disapa dr. Wheny ini.

Dirinya juga menambahkan, pihaknya juga telah melakukan fogging di beberapa wilayah yang banyak penderita DBD-nya. Namun, Fooging sendiri sifatnya hanya untuk pemberantasan nyamuk dewasa bukan untuk jentik-jentik nyamuk.

"Kalau untuk pemberantasan yang paling manjur adalah dengan 3M tersebut, sebab mencegah perkembangan nyamuk," tutupnya kepada blokBojonegoro.com. [din/mu]

Tag : db, demam berdarah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat