20:00 . 248 Siswa dari 3 Kabupaten Ikuti Rekrutmen Tenaga Kerja   |   19:00 . Lika-liku Perjalanan Usaha Putu Bambu Pertigaan Sumuragung   |   18:00 . Perawatan Kulit dengan Teknologi Canggih Mulai Hadir di Bojonegoro   |   17:00 . Cek Kelengkapan Mobil Siaga Desa   |   16:00 . Pertamina Serahkan 2 Unit Mobil Siaga Desa di Tuban   |   15:00 . Jatim Kondusif, Kecuali 4 Kabupaten   |   14:00 . 17 Kecamatan, Sementara DPTb Ada 2.412   |   13:00 . Target Seminggu, Pelipatan 4 SS Dikebut   |   12:00 . Jaga Lingkungan, PEPC Tanam Pohon Trembesi di Ngasem   |   11:00 . Terima Maaf Tirto.id, Laporan di Polda Jatim Dicabut   |   10:00 . Mahasiswa ITS Kunjungi Lapangan Banyuurip   |   09:00 . Solihin Jadi Timsel Komisioner KPU   |   08:00 . Ada Pemain Naturalisasi, Samsul Tak Takut   |   07:00 . Awas, Impotensi Bisa Terjadi di Malam Pertama!   |   20:00 . Samsul: Persaingan Ketat, Makin Semangat   |  
Wed, 20 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 March 2019 11:00

Soroti Pengisian BPD, DPRD Harap Perhatikan Kuota Perempuan

Soroti Pengisian BPD, DPRD Harap Perhatikan Kuota Perempuan *Foto ilustrasi

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa, beberapa desa yang melakukan pengisian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendapat sorotan. Pasalnya disinyalir banyak desa yang tidak memperhatikan kuota perempuan saat pencalonan maupun penetapan calon BPD tersebut.

"Banyak desa yang tidak memperhatikan kuota perempuan di pengisian BPD," kata salah seorang warga Kecamatan Balen, Afif kepada blokBojonegoro.com, Minggu (3/3/2019).

Sementara itu wakil ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro, Anam Warsito sudah menyoroti pengisian BPD di desa-desa. "Agar suara perempuan terwakili di kelembagaan BPD, sangat diharapkan ada keterwakilan perempan yang jadi anggota BPD," terang Anam.

Menurut Anam, jika satu desa untuk BPD ada 5 orang setidaknya satu adalah perempuan. Meskipun untuk anggota BPD harus ada perwakilan perempuan tidak ada aturannya. "Namun peraturan menteri Desa tentang musyawarah desa mewajibkan adanya perwakilan perempuan. Maka di sini agar keterwakilan perempuan tidak hanya sebatas ikut Musdes, tetapi juga ikut memutuskan kebijakan desa. Maka tidak ada pilihan lain kecuali memberi porsi perempuan untuk masuk menjadi anggota BPD," jelasnya.

Politisi Partai Gerindra itu menandaskan, dengan memastikan perempuan ikut terlibat langsung memutuskan kebijakan di desa. Sehingga tidak cukup hanya diberi porsi untuk ikut Musdes saja atau hanya sebatas fungsi konsultatif (didengar aspirasinya).

Seperti diketahui, sekarang ini beberapa desa sedang melangsungkan pengisian BPD. Bahkan ada yang sudah melakukan pemilihan BPD dan masih ada yang membuka pengumuman calon BPD tersebut. [saf/mu]

Tag : bpd, dprd, perempuan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more