17:00 . Live Ramadan Bersama Anwar Zahid   |   15:00 . Jelang Lebaran, Transaksi Tebus Barang di Pegadaian Bojonegoro Naik   |   13:00 . Penetapan Calon Kepala Desa Dilakukan Setelah Lebaran   |   12:00 . Dinas Perdagangan Pastikan Stok Elpiji 3 Kilogram Aman   |   10:00 . Medsos Eror, Pedagang Online Mengeluh   |   09:00 . Anak SD Jual Es Keliling Bantu Orang Tua   |   08:00 . Pilkades Pomahan Lanjut Dengan Catatan   |   07:00 . 4 Buah yang Ampuh Redakan Radang Tenggorokan   |   06:00 . Polres dan Kodim Bojonegoro Pengajian Bersama Masyarakat   |   22:00 . Silahturahmi Makin Erat, Elemen Masyarakat Gayam Buka Puasa Bersama   |   21:00 . STAI Attanwir Peringati Haul Abuya Al-Maliki di Halaman Kampus   |   20:00 . KKKS Pertamina Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Media   |   19:00 . Dirjen Migas Pantau Sarfas Pengisian BBM di Ruas Tol Jatim   |   18:00 . DP3AKB Konsen Pendampingan Korban Kasus Korban Kekerasan   |   17:00 . Shaf Salat Makin Maju   |  
Thu, 23 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 06 March 2019 16:00

389 Rumah dan 10 Hektar Sawah di Kalianyar Terendam

389 Rumah dan 10 Hektar Sawah di Kalianyar Terendam

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Masih teringat jelas peristiwa banjir besar yang melanda Kabupaten Bojonegoro pada akhir tahun 2007 memasuki 2008 silam. Kala itu, luapan sungai Bengawan Solo membanjiri semua wilayah bantaran, bahkan kota dan sekitarnya. Termasuk Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Kondisi yang hampir sama, terjadi lagi Rabu (6/3/2019) di desa tersebut. Namun, bukan akibat luapan Bengawan Solo tetapi akibat curah hujan dan kiriman air dari hulu di wilayah Kecamatan Temayang dan Dander yang juga beberapa wilayah kebanjiran.

Kasi Kesejahteraaan Desa Kalianyar, Abdul Rouf menjelaskan, total ada 389 kepala keluarga (KK) dari 11 RT yang rumahnya kebanjiran. Selain itu, 10 hektar sawah terendam.

"Banjir hampir sama seperti tahun 2007. Jalan dan rumah warga kebanjiran. Biasanya kalau ada kiriman air dari hulu, tidak sebesar sekarang ini," kata Bayan Rouf, sapaan karibnya.

Banjir menggenangi jalan dan rumah warga, terutama di wilayah barat dengan ketinggian mulai 30 hingga sekitar 100 cm. Bahkan, air juga sempat meluber di Jalan Letda Nur Hasyim turut desa setempat. Sehingga beberapa warga menitipkan kendaraan kepada kerabat maupun tetangga yang tidak kebanjiran.

Sedangkan di lahan pertanian, rata-rata usia tanaman padi milik petani yang terendam banjir berusia antara 45 sampai 55 hari. "Kerugiannya kurang lebih 100 juta rupiah," jelas Rouf.

Air mulai datang sekitar menjelang subuh dan terus naik hingga siang hari. Mulai sore, perlahan air mulai surut, namun beberapa kali hujan dan gerimis masih mengguyur. [ito/mu]

Tag : banjir, kalianyar, kapas, bojonegoro, bengawan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat