09:00 . 35 Wartawan Ikuti Lokakarya SKK Migas dan KKKS   |   08:00 . Dua Kecamatan Ini Selesai Rekapitulasi Perhitungan Suara   |   06:00 . 17.765 Pelajar SMP di Bojonegoro Ikuti UNBK   |   20:00 . Mobil Muatan Perabotan Terbakar di Jalan Raya Kapas   |   19:00 . Puncak Arus Balik Liburan, Penumpang Terminal Rajekwesi Meningkat   |   18:00 . Tingkatkan Ekonomi, Warga Bogo Tanam Tanaman Kelor   |   17:00 . PPS dan Saksi Sempat Adu Argumen Pertanyakan Penulisan di Plano   |   16:00 . Ada Seminar Pakaian Khas Daerah di Festival Kartini   |   15:00 . Banser Ikut Amankan Rekapitulasi di Kanor   |   14:30 . Rekapitulasi Suara di Kanor Dijaga Ketat   |   14:00 . Buka Festival Kartini, Bupati: Pejuang Gender Harus Tetap Ingat Kodrat   |   13:00 . Bawaslu: Selama Pemilu Tidak Ada Laporan Kami Terima   |   12:00 . Forum IKM Gelar Bazar Produk di CFD Bojonegoro   |   11:00 . Real Count, Jokowi Ungguli Prabowo Hingga 67.53 Persen   |   10:00 . Hari Kartini 2019, Ini Sejarah & Kutipan Inspiratifnya   |  
Mon, 22 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 07 March 2019 15:00

#KabarBanjir

Akibat Banjir, Padi Belum Cukup Umur Terpaksa Dipanen Awal

Akibat Banjir, Padi Belum Cukup Umur Terpaksa Dipanen Awal

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Seluas 100 hektar area persawahan milik petani Desa Simbatan, Kecamatan Kanor dini hari telah di terendam oleh banjir. Melihat tanaman padi mereka yang telah di kepung oleh banjir, para petani Simbatan memilih untuk memanen lebih awal, meskipun bisa tanaman padi belum cukup umur.

"Sudah sejak subuh tadi sekitar pukul 05.00 WIB para petani berbondong-bondong pergi ke sawah untuk memanen padi mereka masing-masing," ucap Abu Sujak, salah satu petani.

Sujak menjelaskan, tamanan padi yang di panen tersebut rata-rata usianya baru menginjak dua bulan, dan bahkan ada juga yang baru menginjak usia satu bulan. Sehingga para petani memilih untuk memanen lebih awal, lantaran melihat air yang telah merendam area persawahan telah mencapai setinggi pinggul orang dewasa.

"Dengan cara manual, para petani tersebut memanen tanaman padi mereka hanya dengan berbekal alat seadanya yakni,  dengan sabit dan terpal merombak padi-padi yang terendam tersebut," tambahnya.

Tak hanya itu, bahkan para petani yang memliki lahan sawah luas, mereka sampai memanggil orang luar desa untuk membantu memanen. [lin/ito]

Janga Lupa Subcribe blokBojonegoroTV

Tag : simbatan, kanor, bojonegoro, banjir, petani

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more