22:00 . Antisipasi Aksi 22 Mei, Polres Bojonegoro Siaga di Stasiun   |   21:00 . Gandeng Pemuda NU, Ahbabul Musthofa Tebar Ta'jil di Kedungadem   |   20:00 . PC IPNU IPPNU Bojonegoro Ngaos Administrasi   |   19:30 . Baksos Ramadan dan Parenting Connection JCI Bojonegoro   |   19:00 . Viking Bojonegoro Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim   |   18:30 . Bersama Komunitas Offroad, Kapolres Bojonegoro Bagi Takjil   |   18:00 . Bedah Keorganisasian, Tingkatkan Keterampilan Kader Jalankan SOP   |   17:00 . Pentingnya Pendidikan Agama untuk Anak   |   16:00 . Pasar Surup, Ala Bazar Kartar Tulungagung   |   15:00 . Luas Tanam Bawang Merah Hingga 4 Bulan Capai 1.215 Hektar   |   14:00 . Sepakbola Awali Pagelaran Porprov di Bojonegoro   |   13:00 . Manasik Haji Kabupaten Dijadwalkan 19 Juni Mendatang   |   12:00 . Inilah Lowongan Pekerjaan yang Selalu Dinanti Saat Ramadan   |   11:00 . Sambang Pelajar, PKPT IAI Sunan Giri Kenalkan Aswaja Sejak Dini   |   10:00 . Dinas Pengairan : Jelang Kemarau, Sejumlah Embung Dinormalisasi   |  
Mon, 20 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 08 March 2019 19:00

130 KK di Kaliombo Terima Akses Sanitasi dari PEPC

130 KK di Kaliombo Terima Akses Sanitasi dari PEPC

Reporter: Parto Sasmito
 
blokBojonegoro.com - Dalam rangka mendorong dan mempercepat terwujudnya komunitas dan0 desa  Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan, Pertamina EP Cepu (PEPC) melalui program pengembangan masyarakat berkelanjutannya, menyalurkan salurkan bantuan akses sanitasi bagi 130 KK di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro.

Bertempat di balai Desa Kaliombo, serahterima diawali dengan Musyawarah Desa dan Kampanye Kesehatan Jum’at (8/3/2019).  Acara tersebut dihadiri oleh Community Relations & CSR PEPC, Edi Arto, Kepala Desa Kaliombo,  Dasmin, Camat Purwosari, Bayudono,  Kepala Puskesmas Purwosari, dr. Novi beserta 130 KK penerima manfaat di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro.

Community Relations & CSR PEPC, Edi Arto menyebutkan tingginya komitmen PEPC terhadap ketersediaan akses sanitasi sekaligus mendukung Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC) yang merupakan program Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Program Akses Sanitasi yang menyasar 4 Desa di wilayah Bojonegoro ini sudah diimplementasikan PEPC sejak tahun 2016 sehingga total Penerima Manfaat hingga saat ini adalah 390 KK,” jelas Edi. 

Adapun 4 Desa yang disasar termasuk dalam wilayah Area Akses Jalan (AAJ) Project Gas Jambaran – Tiung Biru (JTB). Edi melanjutkan, sebagai upaya optimalisasi pemberdayaan masyarakat, PEPC bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro bergerak di bidang peningkatan kesehatan masyarakat.

Program pengembangan masyarakat berupa akses sanitasi yang dilakukan PEPC bertujuan untuk memperoleh manfaat yang berkelanjutan.  Selain menyerahterimakan 210 paket jamban kepada TP PKK Kabupaten dan Pemerintah Desa sejak tahun 2016, PEPC juga bekerjasama dengan TP PKK dalam upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pemanfaatan jamban atau dengan tidak BAB sembarangan.

“Kegiatan Kampanye Kesehatan ini merupakan bagian penting dalam keberlanjutan program Akses Sanitasi, untuk meningkatkan rasa tanggung jawab penerima manfaat dalam mempergunakan akses sanitasi yang efisien dan efektif,” jelas Edi. 

Faktor tersebut menyebabkan urgensi penyediaan akses sanitasi yang layak khususnya bagi masyarakat perdesaan baik di Indonesia maupun di negara lainnya kian mendesak. Hal tersebut juga memicu PBB menetapkan sanitasi sebagai hak azazi manusia pada tahun 2010 silam.

Keberhasilan program peningkatan kesehatan pada penciptaan lingkungan yang kondusif (enabling environment), peningkatan kebutuhan sanitasi (demand creation) serta peningkatan penyediaan akses sanitasi (supply improvement).

“Setelah diberikan fasilitas sanitasi dan penyuluhan kesehatan,  PEPC berharap  para penerima manfaat dapat mengembangkan perilaku higienis dan pada akhirnya memperbaiki tingkat kesehatan, khususnya di Kabupaten Bojonegoro,” imbuh Edi.


Saat ini, PEPC menjadi operator proyek Jambaran Tiung Biru dengan target on-stream pada tahun 2021 yang memproduksi sales gas sebesar 192 MMSCFD. Dalam menjalankan proses bisnisnya, PEPC akan berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif pada pengembangan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah Bojonegoro.

Camat Purwosari, Bayudono menyatakan apresiasinya terhadap program pengembangan masyarakat yang diterapkan oleh PEPC. Sinergitas PEPC dengan Pemerintah Kabupaten sesuai dengan cita-cita Bojonegoro menuju Open Defecation Free (ODF).

"Dalam hal ini, kami dari Pemerintah Kecamatan Purwosari mengucapkan terima kasih karena melalui program CSR nya, PEPC telah membantu kami meningkatkan kesehatan warga kami,” ujar Bayudono.

Hadir dalam kegiatan penyuluhan dan kampanye kesehatan tersebut, Narasumber dari Puskesmas Purwosari. Dalam kegiatan penyuluhan tersebut, 130 KK yang hadir mendapat informasi terkait pentingnya akses sanitasi di mana tinjauan kesehatan membuktikan bahwa sanitasi yang tidak layak menjadi faktor penyebab penularan berbagai penyakit seperti diare, kolera, disentri, hepatitis A, tifus, polio dan terhambatnya pertumbuhan pada Balita. [ito/mu]

 

 

Jangan Lupa SUBCRIBE blokBojonegoroTV

Tag : PEPC, jtb, bojonegoro, purwosari

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat