09:00 . Jumlah Pendonor Darah di UDD PMI Bojonegoro 2020 Menurun   |   07:00 . Meski Divaksin, Orang Masih Bisa Tularkan Virus Corona?   |   17:00 . Imunisasi saat Pandemi? Jangan Ditunda   |   16:00 . Hadir di Pelantikan IMM, Komisi C Bahas Masalah Pembelajaran Daring   |   15:00 . Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bojonegoro Resmi Dilantik   |   14:00 . Satgas Minta Tokoh Muda Ajak Kaum Milenial Sukseskan Vaksinasi   |   13:00 . Mengantisipasi Masuknya Varian Baru, Pintu Masuk Luar Negeri Diperketat   |   12:00 . Satgas Kedepankan Edukasi Masyarakat Manfaat Vaksinasi   |   11:00 . Perhutani Bersama CEC Bojonegoro Tanam Bibit Durian, Alpukat dan Kayu Putih   |   10:00 . Kesembuhan Pasien Nasional Bertambah Menjadi 718.696 Orang   |   09:30 . Bertekad Kembangkan Lembaga, Siapkan Siswa Mengabdi pada Masyarakat   |   09:00 . Turun Rp3.000 di Akhir Pekan, Harga Emas Dibanderol Rp940.000   |   08:00 . Warga Kedungadem Nekat Bunuh Diri Masuk Sumur   |   07:00 . Punya Penyakit Penyerta, Apakah Harus Tetap Vaksinasi Covid-19?   |   06:00 . Tambah 4 Kota/Kabupaten di Jatim yang Terapkan PPKM   |  
Sun, 17 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pilkades Serentak 2019

Bupati: Jangan Sampai Ada Perpecahan

blokbojonegoro.com | Friday, 08 March 2019 15:30

Bupati: Jangan Sampai Ada Perpecahan

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Sebanyak 156 desa di 27 kecamatan di Bojonegoro bakal melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang II pada 26 Juni 2019 mendatang.

Berbagai persiapan pun dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Misalnya, melakukan sosialisasi di pendopo setempat yang dihadiri langsung Bupati Bojonegoro.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan dalam pelaksanaan Pilkades serentak mendatang.

Semua kandidat kepala desa dihimbau untuk tidak menjadikan pesta demokrasi ini sebagai ajang rivalitas dan jangan sampai ada perpecahan. Harmonisasi harus tetap dijaga.

"Wujudkan pilkades yang damai dan tertib," pesan Bupati perempuan pertama di Bojonegoro ini.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito menjekaskan, ada beberapa hal yang harus dipenuhi oleh kandidat dalam Pilkades mendatang.

Yakni, kata dia, mentaati segala peraturan dan persyaratan yang dibuat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai panitia penyelenggara serta mengikuti segala bentuk administrasi menurut hukum yang berlaku.

Untuk ketentuan jumlah kandidat, kata Djoko, setiap desa yaitu minimal dua orang dan maksimal lima calon. Apabila jumlah kandidat lebih dari lima orang, maka akan dilakukan seleksi oleh tim seleksi.

"Namun, jika tidak ada calon yang mendaftar sebagai kandidat maka pelaksanaan pendaftaran akan di perpanjang selama 20 hari sebelum pelaksanaan pilkades," jelasnya.

Djoko menegaskan, jika seluruh anggaran pelaksanaan Pilkades berasal dari APBD. Dana tersebut digunakan untuk mendukung perlengkapan yang dibutuhkan. Termasuk honor panitia dan biaya pelantikan.

"Setiap desa rencananya akan mendapatkan bantuan anggaran Rp40 juta hingga Rp50 juta, sesuai jumlah DPT masing-masing," pungkasnya. [yud/mu]

 

 

Jangan lupa SUBCRIBE blokBojonegoroTV

Tag : pilkades


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat