14:00 . FB, IG, dan WA Sedang Down? Coba Lakukan ini   |   13:00 . Prediksi Awal Hari Raya Idul Fitri Akan Bersamaan   |   12:00 . AMSI Himbau Publik Baca Berita Dari Sumber Dipercaya   |   11:00 . Bunda Belanja, Anak-anak Bermain   |   10:00 . 172 Jabatan Sekdes Kosong, Pemilihan Wewenang Desa   |   08:00 . Aula Belajar Maslakul Huda Resmi Dibuka untuk Kegiatan Belajar Mengajar   |   07:00 . Ada Riwayat Keluarga dengan Penyakit Jantung? Lakukan Ini...   |   00:00 . Teguhkan Komitmen Pada Muhammadiyah Melalui Baitul Arqom   |   23:00 . BPD dari 13 Desa di Kecamatan Kapas Dilantik   |   22:00 . Aksi 22 Mei, Penumpang KA Jurusan Jakarta Diperiksa   |   21:00 . Peringati Nuzulul Quran, Remas Jami'Baitul Ghofur Sumodikaran Bagi Takjil   |   20:00 . Kenalkan Bright Gas Melalui 'BEDUK'   |   19:00 . Liga 3 Mulai, Persibo Siapkah?   |   18:30 . Persibo di Group A, Inilah Selengkapnya   |   18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |  
Wed, 22 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 11 March 2019 10:00

Kerugian Akibat Banjir di Bojonegoro, Capai 1,8 Milyar Lebih

Kerugian Akibat Banjir di Bojonegoro, Capai 1,8 Milyar Lebih

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Bencana banjir yang melanda di Kabupaten Bojonegoro, beberapa hari lalu telah menyebabkan kerusakan di berbagai sektor. Mulai infrastruktur jalan rumah warga, persawahan, hingga peternakan warga. Diperkirakan, total kerugian dampak akibat bencana banjir tersebut mencapai Rp1.893.500.000 miliar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Kepala BPBD Bojonegoro, melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Eko Susanto. Menurutnya taksiran kerugian itu dengan rincian awal yakni Rp1.036.000.000. "Ditambah dengan total kerugian dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Baureno yakni Rp857.500. 000," ungkapnya.

Sebanyak 48 desa yang yang terkena dampak luapan Bengawan Solo yang tersebar di Kecamatan Kalitidu, Kota, Balen, Trucuk, Kanor, Dander, Padangan, Ngraho, dan Baureno. Namun kini desa-desa tersebut kini sudah kembali normal, seiring kondisi berada di bawah siaga.

"Banjir di Kecamatan Baureno sendiri telah menggenangi 14 desa dan mengakibatkan jalan, rumah serta seribuan hektar lahan pertanian terendam," tambah Eko kepada blokBojonegoro.com.

BPBD Bojonegoro  terus meningkatkan kewaspadaan dalam mengatasi banjir luapan Bengawan Solo, terlebih lagi, intensitas hujan masih terjadi di wilayah Bojonegoro. Dengan masih terjadinya hujan di Kabupaten Bojonegoro diimbau agar terus meningkatkan kewaspadaannya.[saf/ito]

Tag : banjir, bojonegoro, bpbd

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat