22:00 . Antisipasi Aksi 22 Mei, Polres Bojonegoro Siaga di Stasiun   |   21:00 . Gandeng Pemuda NU, Ahbabul Musthofa Tebar Ta'jil di Kedungadem   |   20:00 . PC IPNU IPPNU Bojonegoro Ngaos Administrasi   |   19:30 . Baksos Ramadan dan Parenting Connection JCI Bojonegoro   |   19:00 . Viking Bojonegoro Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim   |   18:30 . Bersama Komunitas Offroad, Kapolres Bojonegoro Bagi Takjil   |   18:00 . Bedah Keorganisasian, Tingkatkan Keterampilan Kader Jalankan SOP   |   17:00 . Pentingnya Pendidikan Agama untuk Anak   |   16:00 . Pasar Surup, Ala Bazar Kartar Tulungagung   |   15:00 . Luas Tanam Bawang Merah Hingga 4 Bulan Capai 1.215 Hektar   |   14:00 . Sepakbola Awali Pagelaran Porprov di Bojonegoro   |   13:00 . Manasik Haji Kabupaten Dijadwalkan 19 Juni Mendatang   |   12:00 . Inilah Lowongan Pekerjaan yang Selalu Dinanti Saat Ramadan   |   11:00 . Sambang Pelajar, PKPT IAI Sunan Giri Kenalkan Aswaja Sejak Dini   |   10:00 . Dinas Pengairan : Jelang Kemarau, Sejumlah Embung Dinormalisasi   |  
Mon, 20 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 12 March 2019 15:00

#KabarBanjir

Akibat Banjir, Budidaya Ikan Rugi Rp305 Juta

Akibat Banjir, Budidaya Ikan Rugi Rp305 Juta

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Banjir yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro beberapa hari lalu, tidak hanya menyebabkan lahan pertanian terendam, tapi juga kolam ikan milik warga di 3 kecamatan terkena dampaknya, sehingga mereka rugi.

"Total Rp305,750 juta kerugian yang diderita para pembudidya ikan di 3 kecamatan yakni Bojonegoro, Dander dan Kapas," ungkap Kabid Industri dan Perikanan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro, Imam Suprayogi.

Imam mengatakan, dari bencana banjir itu sebanyak 35 budidaya ikan baik kelompok maupun perorangan menderita kerugian yang cukup bervariasi, bisa sampai Rp25 juta, karena ikan hasil budidayanya sudah masuk masa panen, seperti milik Rivanto peternak ikan asal Desa Bogo Kecamatan Kapas.

"Adapun komoditas ikan tersebut mulai jenis Lele, Tawes, Nila, Tombro dan Gurame," kata Imam.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com, total luas area budidaya ikan yang terdampak 11.880 meter persegi.

"Disnakkan Bojonegoro akan berupaya memberi solusi terbaik bagi pembudidaya ikan, agar kerugian serupa tidak terulang kembali," katanya. [saf/mu]

 

Jangan Lupa Subcribe blokBojonegoroTV

Tag : BANJIR, KOLAM IKAN, BUDIDAYA, KERUGIAN, PEMBUDIDAYA

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat