07:00 . Kenali 6 Khasiat Asam Jawa untuk Diabetes dan Pencernaan   |   18:00 . Hujan Disertai Angin Kencang Kembali Terjadi di Bojonegoro   |   17:00 . Pernikahan Sirri Harus Sidang Isbat Nikah   |   16:00 . Yuk...! Ikuti Sinau Bareng Nge-MC di Bojonegoro   |   15:00 . BPBD Taksir Kerugian Bencana Akibat Hujan dan Puting Beliung Capai 1.9 M   |   14:00 . Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Desa Kanten Terbakar   |   13:00 . Pengumuman CPNS Beredar, Pendaftaran Dimulai Besok   |   12:00 . Bukan di Pilanggede, Beredar Video Angin Puting Beliung di Jepara   |   11:00 . Progam KPP Dianggap Tak Berpihak kepada Pedagang   |   10:00 . Kapolres Bojonegoro Berharap Kompetensi Wartawan Terus Ditingkatkan   |   09:00 . Cerita ‘Bandung Bondowoso’ dan Tim Hebat   |   07:00 . 8 Tanda Orang yang Berjuang Mengatasi 'High-Functioning Anxiety'   |   06:00 . Bupati: Konsep Bagus, Tahun Depan Harus Konsisten   |   22:00 . Lukisan Menarik dari Festival Bengawan 2019   |   21:00 . Indah Wisata TPG Pilanggede Saat Sore Hari   |  
Tue, 12 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 12 March 2019 17:00

Terkenal Dalam Kota, Bata Sarirejo Produksi Setiap Hari

Terkenal Dalam Kota, Bata Sarirejo Produksi Setiap Hari

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Batu-bata asal Desa Sarirejo Kecamatan Balen Bojonegoro ini selalu diproduksi oleh masyarakat desa setempat setiap hari. Pasalnya bata sarirejo tak pernah sepi permintaan, meskipun penjualan masih beredar di lingkup dalam kota.

Sejauh ini, sudah ada 12 tempat produksi batu-bata dengan memanfaatkan endapan lumpur bengawan solo. Kegiatan tersebut juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan.

Pembuatan batu-bata tersebut dimulai dari pengambilan lumpur dari bengawan dengan dipikul, setelah lumpur diangkat dan didiamkan hingga bisa dicetak kemudian di jemur beberapa hari, sebelum dibakar.

Pembuatan batu-bata yang ada di desa tersebut berasal dari Abdullah, yang pertama kali mempraktekan pengalamanya dari Kabupaten Lamongan. sebab ia pernah bekerja di tempat pembuatan batu-bata yang juga menggunakan endapan lumpur bengawan.

"Saat saya bekerja di sana saya benar-benar mempelajari bagaimana cara pembuatannya, karena saya berfikir, kalau di sana bisa pasti lumpur bengawan di belakang rumah saya juga bisa dimanfaatkan untuk membuat batu-bata," ungkap Abdullah kepada blokBojonegoro.com.

Laki-laki paruh baya itu juga menjelaskan, dalam sehari ia bersama pekerjanya sejumlah 5 orang bisa menghasilkan hingga 300 batu-bata. Bahkan sekali proses pembakaran bisa menghasilkan 18.000 hingga 20.000 bata.

"Namun ada juga resiko yang harus ditanggung saat pembakaran gagal, sekali gagal ribuan batu-bata tidak bisa dijual. Selama ini batu-bata saya sudah dua kali gagal dalam proses pembakaran," beber istri Abdullah, Qosyatun. [aim/mu]

Tag : batu bata, bata

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat