19:00 . Tingkatkan Militansi, PAC IPNU-IPPNU Kepohbaru Gelar Diklatama   |   18:00 . Relawan: Optimis Menang, Jokowi - Amin Pilihan Tepat   |   17:00 . Disdik Anggarkan Rp32 M untuk 3.400 GTT   |   16:00 . BEM UNUGIRI Gelar Pemilihan Duta Kampus   |   15:00 . Ketua TKD Jatim Deklarasikan Kemenangan Jokowi - Amin di Bojonegoro   |   14:00 . Berikut Klarifikasi Kemenag RI   |   13:00 . Dari Hobi, Ingin Buat Tempat Edukasi Bonsai   |   12:00 . Waspada Berita Hoax, Bupati: Harus Ditindak Tegas   |   11:00 . Tak Hanya Bojonegoro, Kekeliruan Soal SKI Seluruh Indonesia   |   10:30 . Tabrak Truk, Pengendara Motor Meniggal Dunia   |   10:00 . Tak Sempat Lihat Konser Letto, Ini Dia ......   |   09:00 . Desa Rendeng Siap Gelar Festival Gerabah Kedua   |   08:00 . Target 10 Besar, KONI Bojonegoro Bakal Andalkan 6 Cabor   |   07:00 . Mengapa Kita Cocok Berteman dengan Orang - Orang Tertentu   |   00:00 . Keceriaan Pletonic Sambut Letto   |  
Sun, 24 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 13 March 2019 08:00

Total Kerugian Petani Akibat Banjir Capai Rp350 Juta

Total Kerugian Petani Akibat Banjir Capai Rp350 Juta

Reporter: M Safuan 

blok Bojonegoro.com - Akibat banjir yang terjadi di Bojonegoro, kerugian materiil yang diderita petani mencapai Rp350 juta. Kerugian itu akibat bajir yang terjadi merendam lahan pertanian mereka. Meski demikian, pihak Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro memastikan tidak banyak padi yang rusak dan yang terancam gagal panen.

"Kerugian terbesar akibat padi terendam ada di 3 desa yang ada di Kecamatan Balen yakni, Desa Sidobandung, Kabunan dan Sobontoro," ucap Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Bojonegoro, Zaenal Fanani. 

Walaupun begitu, Tambah Zaenal Fanani, mengungkapkan petani yang lahan pertaniannya terkena dampak banjir belum ada yang mengajukan klaim asuransi kerugian.

"Hal itu, karena para petani yang ikut Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP) masih sedikit, dan kerusakannya tidak sampai mencapai 70 persen," ujarnya kepada blokBojonegoro.com

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com ada 17 kecamatan yang lahan pertaniannya terendam air banjir yakni meliputi Kecamatan Dander, Gondang, Sukosewu, Balen, Bojonegoro, Kapas, Baureno, Kalitidu, Kanor, Trucuk, Padangan, Purwosari, Ngasem, Ngambon, Kedungadem, Gayam dan Sumberrejo.

Namun rata-rata usia padi yang terendam usia 60 hingga 70 hari, bahkan adapula yang usia padi berusia 85 hari hanya ada di wilayah desa Simbatan Kecamatan Kanor yakni seluas 22 hektare dan sebagian desa Wedi Kecamatan Kapas, namun padi tersebut tidak mengalami kerusakan dan masih bisa dipanen.[saf/lis]

 

Tag : banjir, kerugian

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more