19:00 . Tingkatkan Militansi, PAC IPNU-IPPNU Kepohbaru Gelar Diklatama   |   18:00 . Relawan: Optimis Menang, Jokowi - Amin Pilihan Tepat   |   17:00 . Disdik Anggarkan Rp32 M untuk 3.400 GTT   |   16:00 . BEM UNUGIRI Gelar Pemilihan Duta Kampus   |   15:00 . Ketua TKD Jatim Deklarasikan Kemenangan Jokowi - Amin di Bojonegoro   |   14:00 . Berikut Klarifikasi Kemenag RI   |   13:00 . Dari Hobi, Ingin Buat Tempat Edukasi Bonsai   |   12:00 . Waspada Berita Hoax, Bupati: Harus Ditindak Tegas   |   11:00 . Tak Hanya Bojonegoro, Kekeliruan Soal SKI Seluruh Indonesia   |   10:30 . Tabrak Truk, Pengendara Motor Meniggal Dunia   |   10:00 . Tak Sempat Lihat Konser Letto, Ini Dia ......   |   09:00 . Desa Rendeng Siap Gelar Festival Gerabah Kedua   |   08:00 . Target 10 Besar, KONI Bojonegoro Bakal Andalkan 6 Cabor   |   07:00 . Mengapa Kita Cocok Berteman dengan Orang - Orang Tertentu   |   00:00 . Keceriaan Pletonic Sambut Letto   |  
Sun, 24 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 15 March 2019 13:00

Pemilu 2019

Kaum Muda Berharap 'Negera Hadir'

Kaum Muda Berharap 'Negera Hadir'

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Tidak hanya menyediakan lapangan pekerjaan tetepi juga menyiapkan kesiapan tenaga kerja, sebab lapangan kerja lebih banyak dari pada tenaga kerja yang siap dipekerjakan. Sehingga kaum muda berharap 'Negara Hadir' untuk menjawab ketimpangan tersebut.

Calon legislatif (Caleg) DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur IX Bojonegoro-Tuban, Sugeng Bahagijo menyebut, lapangan kerja lebih banyak ketimbang kesiapan tenaga kerja. Ekosistem yang harus mendukung pelatihan kerja atau pelatihan vokasi, kerjasama swasta agar vokasi lebih efektif dan efisien, LPDP untuk pelatihan vokasi.

"Contoh tender pelatihan vokasi ala India, Perpres Presiden Trump tentang pemagangan. Tentang capaian yang sudah dilakukan pemerintah, kartu Pra kerja Pak Jokowi sejalan dengan trend dunia dan sebagainya. Semoga menambah perspektif untuk publik juga," ucap Kang Sugeng saat hadiri dialog Coffee Break di TV One, Kamis (14/3/2019).

Menurutnya, kesiapan tenaga kerja karena kurangnya investasi pelatihan kerja dan pemagangan, serta kurang tanggapnya sistem pendidikan kita. Sehingga perlu kolaborasi lintas pihak Pemda, swasta dan industri baik jasa dan manufaktur.

Termasuk peran pemerintah desa (Pemdes) melalui Dana Desa (DD) asalkan ada kebijakan pemerintah daerah. "Negara hadir adalah istilah kunci dalam kebijakan pemerintah Jokowi - JK, karena dengan mudah negara melakukan investasi dan program serta tindakan dan tidak membiarkan mekanisme pasar menentukan nasib semua warga (daya-beli. kaya-miskin)," jelas Kang Sugeng.

Kang Sugeng yang menjabat Direktur Eksekutif International NGO Forum for Indonesia (Infid) menerangkan, Pak Jokowi juga memberi sinyal sebagai kemajuan warga dan Bangsa Indonesia tidak boleh bergantung kepada pasang surut ekonomi internsional atau pasar internasional.

"Negara hadir kepada kaum muda artinya adalah memberi dukungan penuh kepada kebutuhan kaum muda melalui pendidikan, pelatihan, beasiswa, karir, profesi dan sebagainya," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Kabupaten Tuban ini juga menambahkan, dengan kata lain negera tidak membiarkan jurang daya beli antar warga dan jurang kaya miskin antar kaum muda menjadi kendala dan hambatan. Bagaimana caranya lanjut Kang Sugeng, jika alokasi anggaran kesehatan di APBN dan APBD telah dipatok 5 persen, maka alokasi untuk ketenagakerjaan dapat dipatok sebesar itu pula.

"Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD) juga dapat difokuskan pada pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia). Sudah waktunya Pemda dan desa berlaku sebagai Negara Hadir," pungkasnya. [sa/mu]

Tag : sugeng, sugeng bahagijo, caleg

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more