14:00 . Wajah Baru Kota Bojonegoro   |   13:00 . Niat Lewat Rel, Tewas Tertabrak KA   |   12:00 . Akhir Pekan, Harga Emas Dibuka Naik Rp4.000 Per Gram   |   11:00 . Tingkatkan Kompetensi Calon Guru MI, Sanggar Tari HMP PGMI IAI Sunan Giri Gelar Pelatihan   |   10:00 . Kirab Koin Muktamar, PCNU Bojonegoro Kenalkan NU Sejak Dini pada Pelajar   |   09:00 . Jalur KA Kembali Normal Pasca Anjlok di Stasiun Doplang   |   08:00 . Cuaca Akhir Pekan Hujan Petir   |   07:00 . 5 Cara Mengatasi Keriput di Area Bawah Mata   |   20:00 . Forkopimcam Baureno Sinergi Bantu Korban Bencana   |   18:00 . Bappeda Gelar Lokakarya Expose tentang Sanitasi Air   |   17:00 . Kemenag Hanya Jalankan Aturan, Diska Wewenag PA   |   16:00 . Pilbox Peninggalan Belanda   |   15:00 . Melihat Tradisi Nyekar Jumat Pahing   |   14:00 . Senin, Peserta Lelang Jabatan Tes Wawancara   |   13:00 . Bulog Pastikan Mutu Beras di Bojonegoro Layak   |  
Sat, 14 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 15 March 2019 21:00

Masa Panen Gabah Turun Harga, Petani Resah

Masa Panen Gabah Turun Harga, Petani Resah

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Petani padi di wilayah Kecamatan Kapas, Kabupaten Kabupaten Bojonegoro belakangan ini dilanda keresahan. Pasalnya, harga jual gabah petani turun. Akibatnya petani gabah di beberapa desa di Kecamatan Kapas dipastikan bakal merugi.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebelum bulan Maret harga gabah di Bojonegoro, berkisar Rp4.000 sampai Rp5.000 perkilogramnya. Namun, kini harga gabah kering sawah di Bojonegoro sebesar Rp3.000 sampai Rp3.500 per kilogramnya.

Riski, salah seorang petani Desa Wedi mengatakan, dengan anjloknya harga gabah tersebut, petani terancam merugi. ”Dengan harga gabah sebesar Rp3.000/3.500 per kilogram, para petani di dipastikan merugi," ujar Riski.

Padahal, kualitas padi hasil panen bisa dikatakan sama dengan padi yang dipanen sebelumnya. Namun, harga yang dibeli tengkulak, harganya mengalami penurunan. Para tengkulak berasalan, karena cuaca kurang mendukung, karena akhir-akhir ini sering turun hujan.

Petani berharap, Pemerintah untuk segera mencarikan solusi tentang ancaman anjloknya harga padi saat musim panen nanti. Karena, persoalan harga padi anjlok ketika panen, sudah sering terjadi setiap tahun.

“Petani inginnya harga gabah tidak turun sampai Rp3.500 Kalau harga gabah Rp4.500 per kilogramnya petani bisa untung dan dapat memutar uang untuk operasional,” imbuhnya.

Sebelumnya, harga gabah turun juga dialami oleh petani di Kecamatan Dander. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Agus Hariyana saat dikonfirmasi belum bisa memberi komentar terkait hal tersebut, lantaran sedang ada pertemuan. Sehingga, dia enggan berkomentar lebih banyak. 

“Saya sedang ada pertemuan, lebih lanjutnya bisa menghubungi Ketahanan Pangan,” ujarnya via ponsel.[din/lis]

 

Tag : gabah, petani, panen


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Thursday, 12 December 2019 00:00

    Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu

    Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu Ada hal yang beda dalam pertemuan Arisan Rutin ibu PKK Gg. Namlo RT.04/RW.01 Kelurahan Mojokampung Bojonegoro. Dalam pertemuan kali ini dikemas dengan memperingati hari ibu, para ibu PKK sangat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat