12:00 . Ada Beberapa Kendala KBM Via Daring, Disdik Siapkan Skema Baru   |   11:00 . Adaptasi New Normal, Pengusaha Dekor Pernikahan Kembali Bergeliat   |   10:00 . Masalah Selesai, Partai Beringin Tetap 'Adem'   |   09:00 . Pengepul Banjir Kulit Kurban   |   08:00 . Cara Cepat Merobohkan Sapi Kurban   |   07:00 . Seberapa Sering Bra Harus Dicuci?   |   21:00 . Sembuh 3 Orang, 23 Pasien Positif Covid-19 Dirawat   |   20:00 . Unik, Layang-Layang Penis Terbang di Langit Ngasem   |   18:00 . New Normal: Persewaan Sound System Mulai Normal   |   17:00 . 1 Bulan, 2.296 Warga Bojonegoro Ikut Rapid Test Gratis   |   16:00 . Tim Basket Bojonegoro Bakal Latih Tanding dengan 3 Kabupaten   |   15:00 . Baznas Anggarkan R585 Juta Lebih untuk Beasiswa SD dan SMP   |   14:00 . 36 Siswa SMPN 4 Bojonegoro Dapat Beasiswa dari Baznas   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19   |   12:00 . Petani di Semambung Ikuti Sarasehan dan Penyemprotan Massal   |  
Tue, 04 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 15 March 2019 21:00

Masa Panen Gabah Turun Harga, Petani Resah

Masa Panen Gabah Turun Harga, Petani Resah

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Petani padi di wilayah Kecamatan Kapas, Kabupaten Kabupaten Bojonegoro belakangan ini dilanda keresahan. Pasalnya, harga jual gabah petani turun. Akibatnya petani gabah di beberapa desa di Kecamatan Kapas dipastikan bakal merugi.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebelum bulan Maret harga gabah di Bojonegoro, berkisar Rp4.000 sampai Rp5.000 perkilogramnya. Namun, kini harga gabah kering sawah di Bojonegoro sebesar Rp3.000 sampai Rp3.500 per kilogramnya.

Riski, salah seorang petani Desa Wedi mengatakan, dengan anjloknya harga gabah tersebut, petani terancam merugi. ”Dengan harga gabah sebesar Rp3.000/3.500 per kilogram, para petani di dipastikan merugi," ujar Riski.

Padahal, kualitas padi hasil panen bisa dikatakan sama dengan padi yang dipanen sebelumnya. Namun, harga yang dibeli tengkulak, harganya mengalami penurunan. Para tengkulak berasalan, karena cuaca kurang mendukung, karena akhir-akhir ini sering turun hujan.

Petani berharap, Pemerintah untuk segera mencarikan solusi tentang ancaman anjloknya harga padi saat musim panen nanti. Karena, persoalan harga padi anjlok ketika panen, sudah sering terjadi setiap tahun.

“Petani inginnya harga gabah tidak turun sampai Rp3.500 Kalau harga gabah Rp4.500 per kilogramnya petani bisa untung dan dapat memutar uang untuk operasional,” imbuhnya.

Sebelumnya, harga gabah turun juga dialami oleh petani di Kecamatan Dander. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Agus Hariyana saat dikonfirmasi belum bisa memberi komentar terkait hal tersebut, lantaran sedang ada pertemuan. Sehingga, dia enggan berkomentar lebih banyak. 

“Saya sedang ada pertemuan, lebih lanjutnya bisa menghubungi Ketahanan Pangan,” ujarnya via ponsel.[din/lis]

 

Tag : gabah, petani, panen


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat