09:00 . Dakwah Islam Indonesia: Merangkul Bukan Memukul (Munas X MUI 2020)   |   08:00 . Indonesia Berpengalaman dan Siap Distribusi Vaksin Sampai ke Pelosok   |   07:00 . Nyeri Haid Hilang Setelah Menikah, Mitos atau Fakta?   |   06:00 . Ayo Warga Jatim Jangan Lengah Lur.....   |   20:00 . UPDATE Perkembangan Penanganan Covid-19 Indonesia   |   19:00 . Optimisme Pendidik di Tengah Tantangan Pandemi Covid-19   |   18:00 . Pembelajaran di Tengah Pandemi Covid, Pemkab Semangati Guru   |   17:00 . Vaksin Upaya Serius Negara Melindungi Masyarakat   |   16:00 . 36 Pelanggar Prokes di Ngasem Diberikan Sanksi Sosial   |   15:00 . Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang   |   14:00 . Masih Muda, Mahasiswi Ini Semangat Berwirausaha   |   13:00 . Kapan Anak Harus Pakai Masker?   |   12:00 . Hari Guru Nasional: Garda Guru Perangi Covid-19   |   11:00 . Peran Remaja Masjid Era Milenial   |   10:00 . 5 Hal yang Harus Dihindari saat Pakai Masker   |  
Fri, 27 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 15 March 2019 19:00

Kasus Bunuh Diri Lansia

Wabup Harap Karang Wreda Ada di Setiap Desa

Wabup Harap Karang Wreda Ada di Setiap Desa

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Wakil Bupati Bojonegoro berharap setiap desa/kelurahan Kelembagaan Karang Wreda terbentuk. Sebab hal tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap lanjut usia. Baik secara langsung maupun tidak langsung, mereka telah berjasa bagi negara.

Demikian yang disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, saat membuka acara Rapat Koordinasi Pembentukan Karang Wreda di Ruang Creative Room lantai 6 Gedung Pemkab Bojonegoro, Jumat (15/3/2019).

Budi Irawanto yang juga Ketua Komisi Daerah Lanut Usia Kabupaten Bojonegoro mengatakan, bahwa selain Karangwreda harus terbentuk di setiap desa/kelurahan juga harus diupayakan pembiayaannya melalui APBDes di masing-masing desa.

"Diharapkan untuk pembiayaan bisa melalui Perubahan APBDes tahun ini atau di APBDes Tahun 2020," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elizabeth mengatakan, bahwa pembentukan Karangwreda ini merupakan wadah berkumpulnya lanjut usia, dimana bertujuan agar para lanjut usia tetap mandiri, berguna dan berkualitas sehingga nantinya lanjut usia ini dapat berdaya.

Pihaknya mengungkapkan, bahwa pembentukan Karang Wreda merupakan amanat undang-undang. Selain itu juga keprihatinan dan perhatian Pemkab Bojonegoro terhadap tingginya kasus bunuh diri pada usia lanjut di Kabupaten Bojonegoro.

"Pada Tahun 2018 telah terjadi 18 kasus bunuh diri, dan 14 kasusnya pada usia lanjut usia," ungkapnya.

Karena itu, lanjut dia, berharap adanya sinergitas dan koordinasi dengan OPD terkait dan stakeholder lainnya agar keberadaan Karang Wreda ini dapat terbentuk dan menjadi kelembagaan  yang mempunyai fungsi di tengah-tengah masyarakat. [yud/mu]

Tag : lanjut usia, kasus bunuh diri, lansia, lansia bunuh diri


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 15:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat