16:00 . Tradisi Ramadan, Jalan KH M Rosyid Layaknya Pasar Tumpah   |   15:00 . Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota   |   13:00 . H-10 Pengerjaan dan Material Proyek Jalan Nasional Sudah Bersih   |   12:00 . Kapolres Cek Jalan Nasional Jelang Arus Mudik Lebaran   |   11:00 . Pengamanan Hasil Pemilu, 400 Aparat Gabungan Disiapkan   |   10:00 . Puasa Ramadan, Peserta Upacara Harkitnas Mengeluh Pusing Dan Mual   |   08:00 . Tes Wawancara, Tentukan 10 Nama Calon KPU   |   07:00 . Tips Mengurangi Bau Mulut di Saat Puasa   |   22:00 . Antisipasi Aksi 22 Mei, Polres Bojonegoro Siaga di Stasiun   |   21:00 . Gandeng Pemuda NU, Ahbabul Musthofa Tebar Ta'jil di Kedungadem   |   20:00 . PC IPNU IPPNU Bojonegoro Ngaos Administrasi   |   19:30 . Baksos Ramadan dan Parenting Connection JCI Bojonegoro   |   19:00 . Viking Bojonegoro Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim   |   18:30 . Bersama Komunitas Offroad, Kapolres Bojonegoro Bagi Takjil   |   18:00 . Bedah Keorganisasian, Tingkatkan Keterampilan Kader Jalankan SOP   |  
Mon, 20 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 15 March 2019 19:00

Kasus Bunuh Diri Lansia

Wabup Harap Karang Wreda Ada di Setiap Desa

Wabup Harap Karang Wreda Ada di Setiap Desa

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Wakil Bupati Bojonegoro berharap setiap desa/kelurahan Kelembagaan Karang Wreda terbentuk. Sebab hal tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap lanjut usia. Baik secara langsung maupun tidak langsung, mereka telah berjasa bagi negara.

Demikian yang disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, saat membuka acara Rapat Koordinasi Pembentukan Karang Wreda di Ruang Creative Room lantai 6 Gedung Pemkab Bojonegoro, Jumat (15/3/2019).

Budi Irawanto yang juga Ketua Komisi Daerah Lanut Usia Kabupaten Bojonegoro mengatakan, bahwa selain Karangwreda harus terbentuk di setiap desa/kelurahan juga harus diupayakan pembiayaannya melalui APBDes di masing-masing desa.

"Diharapkan untuk pembiayaan bisa melalui Perubahan APBDes tahun ini atau di APBDes Tahun 2020," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elizabeth mengatakan, bahwa pembentukan Karangwreda ini merupakan wadah berkumpulnya lanjut usia, dimana bertujuan agar para lanjut usia tetap mandiri, berguna dan berkualitas sehingga nantinya lanjut usia ini dapat berdaya.

Pihaknya mengungkapkan, bahwa pembentukan Karang Wreda merupakan amanat undang-undang. Selain itu juga keprihatinan dan perhatian Pemkab Bojonegoro terhadap tingginya kasus bunuh diri pada usia lanjut di Kabupaten Bojonegoro.

"Pada Tahun 2018 telah terjadi 18 kasus bunuh diri, dan 14 kasusnya pada usia lanjut usia," ungkapnya.

Karena itu, lanjut dia, berharap adanya sinergitas dan koordinasi dengan OPD terkait dan stakeholder lainnya agar keberadaan Karang Wreda ini dapat terbentuk dan menjadi kelembagaan  yang mempunyai fungsi di tengah-tengah masyarakat. [yud/mu]

Tag : lanjut usia, kasus bunuh diri, lansia, lansia bunuh diri

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat