09:00 . Dakwah Islam Indonesia: Merangkul Bukan Memukul (Munas X MUI 2020)   |   08:00 . Indonesia Berpengalaman dan Siap Distribusi Vaksin Sampai ke Pelosok   |   07:00 . Nyeri Haid Hilang Setelah Menikah, Mitos atau Fakta?   |   06:00 . Ayo Warga Jatim Jangan Lengah Lur.....   |   20:00 . UPDATE Perkembangan Penanganan Covid-19 Indonesia   |   19:00 . Optimisme Pendidik di Tengah Tantangan Pandemi Covid-19   |   18:00 . Pembelajaran di Tengah Pandemi Covid, Pemkab Semangati Guru   |   17:00 . Vaksin Upaya Serius Negara Melindungi Masyarakat   |   16:00 . 36 Pelanggar Prokes di Ngasem Diberikan Sanksi Sosial   |   15:00 . Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang   |   14:00 . Masih Muda, Mahasiswi Ini Semangat Berwirausaha   |   13:00 . Kapan Anak Harus Pakai Masker?   |   12:00 . Hari Guru Nasional: Garda Guru Perangi Covid-19   |   11:00 . Peran Remaja Masjid Era Milenial   |   10:00 . 5 Hal yang Harus Dihindari saat Pakai Masker   |  
Fri, 27 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 16 March 2019 15:00

Lima Kades Bermasalah, Pencairan ADD Tersendat

Lima Kades Bermasalah, Pencairan ADD Tersendat *Foto ilustrasi

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Ada lima kepala desa (kades) di Kabupaten Bojonegoro bermasalah. Sehingga berdampak pada pencairan alokasi dana desa (ADD) tahun ini. Lima kades itu dalam sidang gugatan atas pemberhentian jabatannya.

Lima kades tersebut adalah Kades Kuniran, Kecamatan Purwosari. Kades Sumberejo, Kecamatan Malo. Kades Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo. Kades Sukorejo, Kecamatan Malo. Kades Wotanngare, Kecamatan Kalitidu.

"Hal itu berdampak pada pencairan ADD," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, Ibnu Soeyuti.

Ia menambahkan, saat ini ada sekitar 405 desa yang sudah mengajukan pencairan ADD. Jumlah total desa yang ada di Kota Ledre ini sekitar 419 desa. Sedangkan jumlah total ADD yang akan dicairkan tahun ini mencapai Rp310 miliar.

Sebalumnya, target pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) molor. Padahal Bupati Bojonegoro menargetkan pencairan ADD tuntas pada Februari lalu. Namun, hingga saat ini pencairan ADD belum selesai.

Saat ini belum semua desa mengajukan pencairan ADD. Kesalahan administrasi berimbas pada pencairan. Sehingga untuk mencairkannya, maka desa harus menyelesaikan administrasinya.

Kesalahan administrasi masing-masing desa beragam. Misalnya, belum selesai laporan pertanggungjawaban (LPJ) hingga belum terselesaikannya proposal pencairan. Selain itu, juga ada kepala desa bermasalah.

"Sehingga ADD belum bisa dicairkan," pungkasnya. [yud/mu]

Tag : add, dd, add bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 15:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat