20:00 . Komplotan Pencuri Antar Provinsi Incar Nasabah Bank di Bojonegoro Berhasil DIbekuk   |   19:00 . DPRD Dorong Pemberian Intensif Guru Madrasah   |   18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |  
Tue, 19 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 16 March 2019 11:00

Pertamina EP Terapkan Teknologi EOR di Lapangan Sukowati

Pertamina EP Terapkan Teknologi EOR di Lapangan Sukowati

Reporter: Ali Imron/blokTuban.com

blokBojonegoro.com- Pertamina EP berkepentingan terhadap implementasi Enhanced Oil Recovery/tertiary recovery (EOR) di Indonesia salah satunya di Lapangan Sukowati. Mengingat proven resources dengan tingkat kesulitan eksplorasi terendah praktis kini telah habis dieksploitasi dan menyisakan tingkat kesulitan yang lebih tinggi untuk mengurasnya.

"Oleh sebab itu EOR diterapkan dengan harapan dapat meningkatkan jumlah minyak diekstrak dari sumur-sumur minyak mencapai 30 hingga 60%, dibandingkan 20 hingga 40% dengan menggunakan primary dan secondary recovery," ujar Asset 4 General Manager, Agus Amperianto, ketika dikonfirmasi blokTuban.com, Sabtu (16/3/2019).

Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini, telah dilakukan studi dan uji laboratoriun untuk menentukan metode yang sesuai dan dapat membantu meningkatkan produksi minyak.

EOR merupakan teknologi yang berhubungan dengan proses di reservoir terkait dengan pengangkatan minyak yang belum bisa terangkat dengan cara pengangkatan primer dan sekunder (primary dan secondary recovery).

Pengangkatan primer menggunakan tekanan alamiah dari reservoir. Sementara pengangkatan sekunder, menggunakan cara injeksi (air atau gas) sebagai upaya untuk mempertahankan tekanan reservoir yang turun secara alamiah.

"Upaya-upaya inilah yang akan diterapkan salah satunya di lapangan Sukowati di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban ini," terang mantan Ramba Field Manager.

Pertamina EP akan memprioritaskan penggunaan teknologi tingkat lanjut EOR di 9 titik lokasi tahun ini. Program ini dilakukan sebagai upaya anak usaha PT Pertamina (Persero) dalam menggenjot produksi minyak di sumur-sumur yang sudah tua.

Sembilan lokasi tersebar di asset yang dikelola Pertamina EP. Rantau, Sago dan Ramba di Pertamina EP Asset 1, Jirak dan Limau di Pertamina EP Asset 2, Tambun dan Jatibarang di Pertamina EP Asset 3, serta Sukowati di Pertamina EP Asset 4 dan Tanjung di Pertamina EP Asset 5.

Lima di antara struktur itu menggunakan metode chemical, yaitu Tanjung, Rantau, Sago, Jirak, dan Limau. Empat lainnya menggunakan metode karbondioksida (CO2). [ali/rom]

Tag : pertamina, migas, minyak dan gas, sukowati, eksplorasi, eksploitasi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat