07:00 . Doa-doa dari Al-Quran untuk Dibaca Suami Istri Selama Masa Kehamilan   |   19:00 . Tinggal Hitungan Hari, Porprov Jatim Segera Bergulir   |   18:00 . Kuota Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   17:00 . Pagu Siswa SMA Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   16:00 . PPDB Offline Jalur Inklusi Sepi Peminat   |   15:00 . Dua Desa Dipastikan Tak Bisa Ikut Pilkades Serentak   |   14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |  
Tue, 18 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 16 March 2019 18:00

Pria Ini Mampu Ubah Bambu Jadi Kaligrafi dan Miniatur Keren

Pria Ini Mampu Ubah Bambu Jadi Kaligrafi dan Miniatur Keren

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Sebagian besar orang menganggap Pohon bambu dan rantingnya atau 'carang' dalam bahasa Jawanya adalah barang yang tidak berguna. Bahkan terkadang pohon bambu dan rantingnya dijadikan bahan bakar untuk memasak. Namun, ternyata pohon bambu dan rantingnya bisa dijadikan kerajinan tangan atau karya seni yang sangat indah dan bernilai ekonomi tinggi. 

Seperti yang dilakukan Muhammad Ansori (26), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Pemuda satu ini mampu mengolah bambu menjadi hiasan dinding bermotif kaligrafi dan miniatur-miniatur keren.

Dengan berbekal Gergaji, pisau, cat, pernis dan lem, ia mampu merubah bambu menjadi tulisan arab, aksara Jawa, lafaz 'Allah' dan 'Muhammad' yang sangat cantik meski bahan utamanya hanya bambu. Bahkan, rantingnya mampu ia sulap menjadi miniatur, Sepeda, gazebo, kursi dan miniatur-miniatur lainya seukuran korek api.

"Saya mengawalinya secara otodidak dan baru mengawalinya 3 tahun yang lalu, sedangkan untuk miniatur-miniatur baru beberapa bulan belakangan ini," ujarnya.

Pemuda yang masih lajang tersebut mengaku, mendapatkan ide tersebut dari Youtube yang kemudian ia kembangkan sendiri. Namun, ternyata untuk membuat kaligrafi tersebut tidak semudah yang ia fikirkan. Ia membutuhkan sebanyak 7 kali percobaan baru bisa hasilnya memuaskan.

Menurutnya, kesulitan untuk membuat membuat kaligrafi terletak pada menempelkan hasil potongan bambu. Bahkan dirinya sering gagal, lantaran tidak bisa sama dengan apa yang diharapkan dan bagian ini membutuhkan keuletan dan ketelitian.

"Yang paling sulit adalah menyatukan antara potongan bambu dan untuk memotong bambu juga tidak sembarangan, ada tehniknya sendiri," tutur pria yang akrab disapa Aang tersebut.

Untuk menghasilkan sebuah kaligrafi dengan ukuran 50X80 ia membutuhkan waktu selama 3 hari untuk menyelesaikanya. Sedangkan untuk miniatur sepeda maupun kursi hanya membutuhkan waktu selama 1 hari, tergantung tingkat kerumitanya.

Karya kaligrafi bambu buatan Aang dibanderol tak terlalu mahal. Untuk satu set hiasan dinding dengan kaligrafi Allah dan Muhammad, dia patok Rp200 sampai Rp300 ribu. Untuk miniaturnya ia banderol tidak lebih dari Rp50 ribu.

"Harga menyesuaikan ukuran dan kerumitannya saja," tuturnya kepada blokBojonegoro.com. [din/lis]

 

Tag : KALIGRAFI, BAMBU

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more