09:00 . Ancaman Pemilu, Kecurangan dan Hoax   |   08:00 . Golkar Berharap 7 Kursi Bisa Dipertahankan   |   06:00 . Amankan Rekapitulasi Suara, Banser Jaga 17 Jam Sehari   |   21:00 . Kepala SKK Migas Jabanusa Buka Lokakarya Media   |   20:00 . Sukur: Saya Hanya Sampaikan Keluhan Saksi   |   19:00 . Adu Argumen dan Tegang di PPK Kota   |   18:00 . Sempat Berhenti, Rekap di PPK Kota Berlanjut   |   17:00 . Ha..! Rekapitulasi Suara Di PPK Kota Dihentikan   |   16:00 . Penuhi Target APBN, EMCL Fokus Optimalkan Sumur Produksi   |   15:00 . UKW PWI ke 26 Ditunda, ini Sebabnya...   |   14:00 . Lapor Lebih dari 7 Hari, Bawaslu Anggap Hangus   |   13:00 . Ditanya Prediksi Perolehan Kursi, Ini Jawaban Petinggi Partai   |   12:00 . Rekapitulasi Suara Kecamatan Kepohbaru Pindah Lokasi   |   11:00 . Pengangguran di Bojonegoro Capai 23.818 Lebih   |   10:00 . Lagi, Puluhan Kader Gayam Belajar Public Speaking   |  
Tue, 23 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 18 March 2019 18:00

Belum Ada Kejelasan, PMII dan GMNI Kembali Datangi Kejaksaan Negeri

Belum Ada Kejelasan, PMII dan GMNI Kembali Datangi Kejaksaan Negeri

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bojonegoro, kembali mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro untuk menanyakan tindak lanjut dari empat petisi yang sebelumnya dituntut, saat aksi yang dilakukan pada 28 Januari lalu.

Keempat petisi tersebut adalah kasus korupsi BIMTEK (Bimbingan Teknis) DPRD Bojonegoro tahun 2012, dugaan Mark Up Anggaran Pembangunan Dam (Pintu Air) di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, kasus dugaan Penggelapan Pajak Bumi dan Bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2) yang dilakukan dua oknum Perangkat Desa (Perades) di Desa Talok dan satu  Perades wotongare, Kecamatan Kalitidu dan dugaan penyalahgunaan wewenang Inspektorat Bojonegoro dalam penggunaan anggaran tahun 2015-2017 yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

"Kita bersama dari perwakilan pengurus Cabang PMII dan GMNI untuk menanyakan tindak lanjut proses pengembangan kasus," ungkap Ketua PC PMII Bojonegoro, M. Nur Hayan, Rabu (18/3/2019).

Menurutnya, beberapa kasus ini sangat perlu penanganan khusus terkait tidak lanjutnya, sebab sangat merugikan negara dan masyarakat lebih khususnya. Selain itu pada aksi sebelumnya, juga telah dilakukan nota kesepakatan selama satu bulan terkait apakah ada perkembangan kasus tersebut atau tidak.

"Nota kesepakatannya adalah kita memberi waktu tenggang selama satu bulan kepada Kejari terkait kejelasan tersebut," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Sejalan dengan ketua PC PMII Bojonegoro, Ketua DPC GMNI Bojonegoro,  Oskar Pekajangga, menegaskan seharusnya Kejari Bojonegoro juga memberikan informasi sudah sejauh mana proses pengembangan kasus tersebut. Sebab publik juga menginginkan kejelasan terkait beberapa kasus yang dituntutkan oleh PMII dan GMNI sebelumnya.

"Soalnya ini sudah kasus lama, bahkan kasus Bimtek dan Inspektorat sudah sangat lama dan sampai saat ini juga belum ada kejelasan" lanjut Bung Oscar, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kasi Intelejen Kejari Bojonegoro, Syaiful Anam menjelaskan semua kasus yang dituntutkan oleh PMII dan GMNI sudah dalam tahap proses penyelidikan. Namun, sudah ada beberapa kasus yang sudah ada sedikit titik terang, tetapi belum bisa diinformasikan lantaran ditakutkan bakal mempersulit pencarian data.

"Sudah ada orang yang kita tetapkan sebagai   tersangka, namun belum kita lakukan penangkapan dan akan kita publikasikan pasca tanggal 17 April, lantaran ditakutkan akan mengganggu proses pemilu," terang Syaiful Anam.[din/ito]

Tag : kasus, korupsi, bojonegoro, pmii, gmni

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more