22:00 . Bank Jatim Cabang Bojonegoro Siap Sukseskan Program Satu Rekening Satu Pelajar   |   21:00 . Nakes dan ASN Meninggal, Masih Bandel Langgar Protokol Kesehatan ?   |   20:00 . 6 Orang Sembuh, Tambahan 4 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Ditarget Selesai Akhir Tahun, Pembangunan Pasar Banjarejo Capai 55 Persen   |   18:00 . Bahagia, Seribuan Sertifikat Hak Tanah Diterima Warga Sarirejo   |   17:00 . Di Bawah Etalase Bengkel, Ular 1.5 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar   |   16:00 . 1 ASN Meninggal Karena Covid-19, Pemkab Akan Terapkan Work From Home   |   15:00 . Sebelum Menyesal Ingat Ini   |   14:00 . Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko Kenakan Kaos ini...   |   13:00 . 56 Personel Kodim Bojonegoro Naik Pangkat   |   12:00 . Ayo Ikut Kompetisi PFMuda Pertamina Foundation   |   11:30 . Ingat Pesan Ibu, 3M   |   11:00 . Rayakan Ultah Ke-20 Biznet Tawarkan Promo dan Bonus Menarik   |   10:00 . VF: Alhamdulillah Saya Sembuh dari Covid-19   |   09:00 . Cerita Pasien Saat Terkonfirmasi Positif Covid   |  
Fri, 02 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 18 March 2019 10:00

DP3AKB Bojonegoro Kukuhkan 1.585 Satgas PPA

DP3AKB Bojonegoro Kukuhkan 1.585 Satgas PPA

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bojonegoro harus mendapatkan perhatian lebih, agar setiap kasus di wilayah seperti dusun bisa tertangani. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melaksanakan deklarasi pembetukan dan Pengukuhan Satuan Tugas (satgas) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Pendopo Malowopati, Senin (17/3/2019).

"Satgas PPA ini dibentuk untuk mencegah kekerasan Perempuan dan Anak hingga tingkat desa," ucap Kepala (DP3AKB), Adie Wicaksono.

Menurutnya, kekerasan yang terjadi selama ini biasanya dilakukan oleh orang terdekat, sehingga terkadang korban takut melapor kekerasan yang dialaminya, sehingga angka kekerasan perempuan dan anak cukup tinggi.

"Dengan dibentuknya Satgas PPA ini diharapkan dapat menekan angka kekerasan tersebut," harap Adie sapaan akrabnya.

Pembentukan dan pengukuhan satgas PPA ini melibatkan 1.585 petugas se-Kabupaten Bojonegoro. Petugas ini nantinya akan mendampingi saat ada korban di wilayah masing-masing. Satgas juga harus menjaga rahasia si korban.

Ribuan Satgas PPA langsung dikukuhkan oleh Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah. Dan pada kesempatan itu satgas PPA juga mendeklarasikan menolak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bojonegoro. [saf/mu]

Tag : satgas, kekerasan anak dan perempuan, PPA, kekerasan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat