20:00 . Aksi Para Santri Belajar Jadi Jurnalis   |   19:00 . Besok, 8.500 Santri dan Pelajar Upacara HSN 2019 di Alun-alun   |   18:00 . 30 Penyandang Difabel Diskusi Meningkatkan Produksi Chip Mocaf   |   17:00 . Geliat Meningkat, Eksportir Lirik UMKM Bojonegoro   |   16:00 . Tak Hanya Sekadar Kirab, 3.600 Santri Attanwir Tampilkan Kreatifitas   |   15:00 . Meriahkan Hari Santri, PonPes Attanwir Gelar Kirab Santri   |   14:00 . Wow....!! 3.600 Pelajar Sekolah Ini Pawai HSN 2019   |   13:00 . Koramil Baureno Kerja Bakti Bersih Rumah Terbakar bersama Warga   |   12:00 . Setelah ke China, Keripik Bojonegoro Diekspor ke Timur Tengah   |   11:00 . Inilah Tiga Urutan Hasil Test Calon Sekda Bojonegoro   |   10:00 . Sisa Satu Laga, Ini Komentar Pelatih Pasca Imbang Lawan PSG   |   09:00 . Persibo Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah 16 Besar Liga 3 Jatim   |   08:00 . Sinergi Dengan Pemkab, DPRD 'Ambyar' Digrebek Jonegaran   |   07:00 . Riset: Kanker Payudara Semakin Banyak Terjadi di Perempuan Usia Muda   |   21:00 . Upacara HJB ke-342, Pemkab Bojonegoro Berikan Penghargaan   |  
Tue, 22 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 22 March 2019 15:00

BPJS Kesehatan Guru

Rp.3 M untuk BPJS Kesehatan, Guru Masih Harus Iuran

Rp.3 M untuk BPJS Kesehatan, Guru Masih Harus Iuran

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Guna memberikan Jaminan Kesehatan bagi para guru di Bojonegoro, Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda), bakal mendaftarkan para pejuang pendidikan di BPJS Kesehatan.

"Rencananya 3.400 guru itu baik GTT K2, Non K2 ber-NUPTK dan guru yang bukan K2 dan belum ber NUPTK," ucap Kadisdik Bojonegoro, Hanafi, Jumat (22/3/2019).

Dirinya menjelaskan, anggaran BPJS Kesehatan untuk guru kurang lebih Rp3 miliar lebih, dengan harapan semua guru bisa tercover ikut BPJS kesehatan.

"Dalam keikutsertaan BPJS Kesehatan itu, para  guru juga masih harus membayar dengan dipotongkan 2 persen dari honor/tunjangan yang diterima setiap bulan, hal itu karena ada aturan iuran BPJS Kesehatan, juga tanggung jawab dari pemberi pekerja," ungkap Hanafi.

Masih kata Hanafi, dengan adanya rencana potongan tunjangan itu, Disdik masih akan mendata guru yang siap untuk potong tunjangan.
"Saat ini masih akan mendata yang siap untuk ikut BPJS kesehatan," katanya. [saf/mu]

Tag : bpjs kesehatan guru, kesehatan guru, kesejahteraan guru, gtt, ptt, guru, disdik

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat